LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
183 part 2 [Aron'hazel]


__ADS_3

setelah kejadian Aron yg tiba-tiba datang kerumahnya hazel, dari situlah Aron mulai sangat perhatian pada hazel entah karena apa hazel juga bingung atas perubahan sikap Aron yg begitu drastis menurutnya.


seperti saat pagi ini pagi-pagi sekali Aron sudah berada di depan rumah hazel menunggu gadis itu keluar untuk berangkat ke kampus bersama.


"pagi kak"sapa hazel ramah "udah sarapan belum?"


"belum "jawab Aron jujur.


"nih aku bawain kakak sarapan, Nnti di makan ya?"


Aron tersenyum tipis."thanks"


mereka berdua meninggalkan perkarangan rumah hazel untuk pergi menuju kampus. tapi seperti nya Dewi Fortuna sedang tidak berpihak kepada mereka, tiba-tiba saja motor Aron pecah ban saat ingin menuju kampus.


"kok bisa pecah ban?"tanya hazel saat ia turun dari motor Aron.


"gak tau." jawab Aron seadanya


"ya udah cari bengkel yuk."ajak hazel yg di balas anggukan oleh Aron. tak lama mereka pun sudah sampai di depan bengkel, Aron lansung menyerahkan motor nya pada montir bengkel.


"pecah ban yah mas?"


"iya"jawab Aron singkat


hazel yg sedari tadi bergerak gelisah lansung menyenggol bahu Aron. "kak gimana nih lima menit lagi jam mata kuliah aku dimulai."ucapnya sambil melihat jam yg melingkar di tangan kecilnya


Aron yg menyadari itu lansung melihat jam nya" yaudah gak usah masuk,jam kedua aja masuk"jawab Aron santai


hazel mendengus saat mendengar Jawaban santai dari Aron "tapi Nnti aku bisa di marahin sama dosen."


"enggak akan"


"kata siapa enggak?"tanya hazel kesal


"gue"


"serah!" hazel benar-benar kesal dgn jawaban singkat Aron, sudah berpacaran sifat dinginnya tidak pernah hilang.


merasa handphone nya bergetar,Aron lansung mengeluarkan handphone nya dari saku celana nya.


DROOM CHAT!!!!


Gabriel :Aron lu di mana skrang?


Richard :Ade Aron sayang! kamu di mana?aku rindu


Gabriel : Richard jgn ngetik gitu


me :gue gk masuk


Gabriel :lah kok?

__ADS_1


me :pecah ban


Richard :gak asik lu Ron,bolos gak ngajak-ngajak


Gabriel :pecah ban woy!!! bukan gak kekampus


Aron lansung mematikan handphone saat ia mendengar suara hazel yg sedang misah misuh gk jelas di sampingnya.


"kenapa?"tanya Aron


"kacangin aja terus, gak usah nanya kenapa-kenapa!"sewotnya


"maaf"ucap Aron lembut yg sukses membuat jantung hazel berdetak dengan cepat.


"hmmm"Jawab hazel untuk menutupi sikapnya yg salah tingkah.


"gk usah salting"


"hah?siapa yg salting?"tanyanya pura-pura tak mengerti.


"lo"


"enggak"elaknya sambil membuang wajah kearah lain, ia tak ingin Aron melihat pipinya yg memerah, itu sangat memalukan.


"lucu kalo lagi marah"goda Aron kepada hazel


"apaan sih"jawabnya tidak ingin melihat kearah Aron, ia sangat malu skrang, Aron yg melihat tingkah hazel tanpa sadar senyum terukir di bibirnya.


......................


tak ada yg membuka suara saat perjalanan ini,Aron sedang fokus mengendarai motor dan hazel yg sangat menikmati perjalanan nya. tak lama motor Aron berhenti di sebuah danau yg sangat indah, jarang sekali di kota-kota besar yg banyak polusi ini masih ada danau yg indah.


"turun" perintah Aron, hazel langsung turun dari motor Aron dan memandang takjub saat melihat danau yg indah berada di depan nya.


"suka?"


"suka banget, ini bagus kak"ucapnya di sertai dgn senyuman lebar.


Aron mengajak hazel untuk duduk di pinggir danau.


"kakak sering kesini?"


"lumayan."


"bagus ya,aku GK nyangka di tengah-tengah kota yg bnyk polusi udara ini teryata masih ada danau seindah ini.


Aron hanya menjawab ucapan hazel dgn senyuman.


"suka banget sama tempat ini, sering-sering ajak aku kesini ya kak"


"iya"

__ADS_1


mereka berdua sama-sama menikmati pemandangan yang berada di depannya, keduanya saling terdiam.


"kak"panggil hazel


"hmm "jawab Aron


"kak "rengek hazel


"apa? "


"lapar"jawab nya sambil mengelus perutnya yg terasa keroncongan.


Aron lansung mengambil tasnya dan mengeluarkan sekotak tempat makan yg tadi di beri hazel untuk dirinya.


"nih "


"apa? "tanya hazel bingung


"makan "


" kan ini untuk kakak"


"katanya lapar, udah ini"


"gak mau, kan aku kasih ini untuk kakak"


"gak mau?"tanya Aron memastikan


hazel hanya mengeleng polos


"yaudah untuk gue aja "kata Aron sambil membuka tempat bekal berwarna biru itu.


hazel yg melihat itu lansung merasa sangat lapar, pasalnya ia belum sempat sarapan tadi "kak"lirik nya saat melihat Aron memakan bekal pemberiannya.


"kenapa?"


"mau ih lapar"cicitnya sambil menunduk


"katanya gk mau "cibir Aron.


hazel mendengus kesal "tega amat sih liat pacar nya kelaparan "kesal hazel


"dih ngambek"


"bodo"


"nih"ucap Aron sambil menyodorkan tempat makanannya "mau gak?"


hazel membalikkan badannya kearah Aron "mau"


"yaudah nih makan"

__ADS_1


hazel langsung mengambil tempat makan itu, ia tak perduli jika nanti Aron akan ilfil padanya atau tidak, kalo sudah menyangkut dengan urusan perut itu tidak bisa lagi di tunda-tunda.


Aron hanya tersenyum melihat hazel, gadisnya ini sangat berbeda dgn gadis lain. di saat gadis lain jaim jika makan bersama dgn pacarnya, tapi tidak dgn hazel yg terlihat bergitu lahap memakan makanannya di depan Aron.


__ADS_2