
Bel masuk pun telah berbunyi, semua murid sudah duduk di tempat mereka masing-masing mereka semua bergitu tegang karna akan melakukan ujian akhir tahun.
buk Amira pun masuk kedalam kls dan lansung membagi kertas ujian.
" waktu kalian 20 menit mulai dari sekarang."
Mereka semua bergitu serius dalam mengisi lembar ujian mereka. buk amira berjalan mengelilingi meja mereka semua detik demi detik telah di lalui dan tak terasa waktu mereka sudah habis, mereka pun menyerahkan lembar ujian mereka karna ujian hari ini hanya satu mata pelajaran mereka pun sudah di bolehkan pulang.
" Keby tangan kamu berdarah karna apa?..." tanya fanya tdk sengaja melihat luka di telapak tangan nya Keby saat mengisi kertas ujian tadi.
" owh ini gara-gara Hazel dia mendorong gw sampe jatoh, maka nya berdarah."
" kok bisa?..."
" karna aku menyandung kaki nya Flora tadi dan membuat flora terjatuh, dan Hazel tdk terima dan marah sama aku dan gini deh jadi nya, aku harus membalas perbuatan nya hazel kpd ku." ucap keby dgn kesal
" aku setuju." ujar fanya menyetujui perkataan nya keby. fanya dan keby berteman sedari kecil mereka selalu melakukan bersama kalo keby membenci sesuatu fanya juga akan membenci nya bergitu pun sebalik nya.
sesampai nya di luar Keby tersenyum kearah fanya karna ia mendapat ide untuk membalas perbuatan nya Hazel.
" fanya aku punya ide."
" ide apaan." fanya pun mendekat kepada keby
" kita lepasin angin ban mobil mereka, kamu lepasin angin mobil nya Flora dan mobil nya Hezel."
" oke setuju." mereka pun melihat sekeliling dan karna merasa aman mereka berdua pun menjalani misi mereka dan tampa mereka sadari tiga orang cwok menghampiri mereka berdua.
" akhir nya selesai juga." ucap keby tersenyum bahagia melihat ban mobil hazel udah habis." fanya bagai mana dgn mu apa udah selesai?..."
" udah kok." pas fanya berdiri ia melihat tiga cwok sudah berdiri di belakang Keby tampa keby sadari, fanya memberi keby kode dgn mengerak kan bibir nya. namun keby tdk mengerti kode yg di beri fanya kpd nya.
" kamu knp sih fan, monyong gitu bibir nya kyak orang mau di cium aja." ucap nya kesal
" dasar gadis nakal." ucap orang itu yg tak lain adalah Akxel dan kedua sahabat nya. akxel lansung menjewer telinga sang adik yg beda lima menit itu.
" awh..sakit!..lepasin xel sakit tau main jewer aja." ucap keby sambil memukul tangan akxel yg masih menarik telinga nya.
" ini hukuman untuk kamu, karna udah melakukan hal jahat dan sekarang ikut aku pulang." tegas akxel, ia membawa keby kedalam mobil dgn tangan masih menarik telinga sang adik setelah keby masuk kemobil ia melirik kearah fanya.
" dan kamu fanya juga harus pulang kalo tdk aku aduin kelakuan kamu sama om Kenan selama di sekolah." ancam akxel dgn rasa takut fanya pun mengikuti perkataan nya akxel.
" ba..baiklah bang aku pulang, tapi jgn bilang ke papa aku yah." ucap fanya dgn wajah memohon.
" iya, pergi kemobil mu sekarang." perintah akxel. dgn terburu-buru fanya lansung menghampiri mobil nya.
" bagai mana dgn dua mobil ini xel." tanya Mark sambil melirik dua mobil di samping nya. Mark adalah putra nya julian dan Queenza.
__ADS_1
" hmmm..biarkan saja." jawab akxel santai
" ya benar aja bro, nanti pemilik mobil ini kecelakaan gimana?." ucap Kevin. kevin adalah putra nya Devan dan Reyna.
" hufft kau di manakan otak mu kevin, pemilik mobil ini pasti akan menyadari mobil nya nanti saat melihat ban mobil nya, emang kamu bisa membengkel ini mobil hah?..."
" ngak bisa lah, akukan cuma bisa terima beres kalo udah rusak tinggal di ganti dgn yg baru."
" ya udah karna di antara kita ngk ada yg bisa, jadi kita pulang aja." Mark dan Kevin pun saling pandang walau mereka tdk tega ya mau gimana lagi diantara mereka ngk ada yg mempunyai no pemilik bengkel untuk membantu mobil yg sudah di lepas angin nya oleh fanya dan keby dan mereka pun masuk kedalam mobil mereka masing-masing.
sebelum pergi kepakiran flora pergi menemui Sara dan mengajak nya pulang bersama, namun Sara menolak ajakan flora dan flora pun menghampiri hazel.
" gimana apa Sara mau pulang bersama kamu?." flora pun mengelengkan kepala nya.
" di mana Reydan dan Ryan." tanya flora karna tdk melihat kedua teman cwok nya itu.
" Reydan pergi ke toilet kata nya mau buang air kecil dan kalo Ryan udah pulang barusan kau tau sendirikan Ryan bawa motor bukan satu mobil sama Reydan, ayo kita tunggu Rey du luar." ajak hazel kpd flora
sesampai nya di luar flora jadi terkejut melihat ban mobil nya sedang kan hazel sibuk dgn hp di tangan nya.
" ada apa dgn ban mobil ku? perasaan tadi baik-baik saja dan knp sekarang jadi gini." ucap flora melangkah kemobil nya kemudian ia menoleh kearah mobil nya hazel dan teryata juga seperti mobil nya." hazel ban mobil mu juga kempes." seketika hazel menoleh kearah mobil nya saat mendengar perkataan nya flora.
" seperti nya ada orang yg sengaja melepas angin nya." ucap Hazel sambil berjongkok di dekat mobil nya.
" siapa yg melakukan ini semua?..."
" ngak baik nuduh orang tampa bukti zel."
" hufft...flora-flora kamu tau sendiri kan cuma dia yg suka menganggu kamu, ngak mungkin orang lain melakukan nya udah pasti ini ulah nya keby." ucap nya yakin
Reydan pun datang menghampuri kedua teman nya.
" hey teman-teman kalian knp?." tanya Reydan dgn heran karna melihat raut wajah kedua teman nya.
" kamu lihat aja sendiri." ucap hazel sambil menunjuk kearah mobil nya dan mobil flora. kemudian Rey pun melihat kearah mobil flora dan hazel secara bergantian namun ia tdk menemukan ada yg aneh dgn kedua mobil teman nya.
"ngak ada apa-apa dgn mobil kalian." jawab Reydan
" apa kamu punya mata yg sehat Rey." ucap hazel dan menatap dgn kesal kpd Reydan.
" yaaa,,,punya lah." jawab Rey ikut kesal karna ia tau maksud dari perkataan yg hazel lontarkan kpd nya.
" kalo kamu emang punya pasti tau." Reydan pun berpikir dgn keras.
" apa mobil kalian kehabisan bensin?..." seketika flora dan hazel menepuk jidat mereka saat mendengar perkataan nya Reydan.
" Reydan!..apa kamu bodoh! ban mobil nya oon." ucap hazel dgn meninggi kan suara nya.
__ADS_1
" ya ampun knp bisa begini." Reydan dgn panik.
" kita juga ngak tau." jawab flora dan flora pun melihat Sara berjalan sendirian dan ia pun menghampiri Sara dan berharap sara mau membantu nya.
" Sara.." panggil flora saat tiba di dekat Sara
" ada apa lagi sih, jgn menganggu aku." dgn nada sinis
" tolong aku?..." sambil mengengam tangan nya Sara
" ngak mau!." ujar Sara dan melepas tangan flora dari tangan nya.
" aku mohon Sara tolong aku, beri aku tumpangan, ban mobil aku kempes dan ngak tau kenapa."
" apa urusan nya dgn ku, kamu urus aja sendiri itu mobil kamu bukan mobil aku, aku pulang dulu ya bye flora." ucap Sara dgn tersenyum sinis.
Reydan pun memeriksa ban mobil nya dan teryata ban mobil nya baik baik saja.
" alhamdulillah, ban mobil ku tdk kena." ujar Reydan dgn senang karna ban mobil nya ngk ikut kempes seperti ban mobil teman nya.
" huuuh😧 Sara tdk mau pulang bersama ku." kata Flora dgn kecewa
" ada apasih sebenar nya sama Sara, apa dia ngak suka melihat kamu?..." tanya hazel
" mungkin saja." Reydan menghampiri kedua teman nya itu
" ayo pulang bersama ku, aku akan mengantar kalian pulang dgn selamat sampai rumah."
" pakai apa?..."tanya hazel karna ia berpikir mobil Reydan juga kena seperti mobil nya dan flora.
" pake pesawat papa ku."
" heh..emang papa kamu punya pesawat?." tanya hazel dgn heran.setau dia papa Reydan tdk mempunyai pesawat
" ya pake mobil aku lah,mana ada papa ku punya pesawat emng kamu pikir aku orang kaya raya apah." dgn wajah kesal
" tapi mobil kita gimana?..." ucap flora
" nanti kalian suruh la orang memjemput mobil kalian du sini."
" owh iya juga yah." dan mereka pun pulang dgn mobil nya Reydan.
" kita pulang." teriak keby saat sampai di rumah
" ngak usah teriak dik." ucap seorang yg lagi santai di ruang tengah yg tak lain adalah Gabriel. mereka berdua pun mendekat dan lansung menyalami tangan nya sang kakak.
" tangan kamu knp dek?..."
__ADS_1
" owh aku tadi ngak sengaja jatoh kak." jawab Keby bohong, karna ia takut kalo berkata jujur yg ada nanti di marahi oleh sang kakak. sedang kan Akxel lansung menaiki anak tangga menunju kamar nya di lantai atas.