
kiara sudah berdandan sangat cantik malam ini, ia berangkat bersama ke3 anak nya menuju hotel berbintang lima yg sudah di pesan husus oleh Regan untuk acara nya yg bergitu terkesan megah. kiara turun dari mobil setelah tujuan mereka sampai di depan lobi hotel tersebut. dgn raut wajah sedih melangkah memasuki hotel yg sudah terlihat bergitu ramai dari tamu undangan.mata Kiara melihat keatas panggung di mana sosok laki laki berjas hitam yg terlihat bergitu tampan yg tengah berdiri di tengah panggung bersama MC yg sedang menyambut para tamu undangan. Wulan datang dgn anggun menghampiri kiara yg baru tiba.jgn di tanya kemana pergi ke 3 anak nya, Gabriel dan kedua adik nya udah di tarik oleh Kenan dan Julian agar membiar kan kiara berjalan sendirian.
" senyum dong Kiara! jgn menghancur kan acara malam ini karna kamu tdk menampil kan wajah senyum" ucap Wulan ketus saat melihat kiara hanya terdiam dgn wajah sendu nya. hati mana yg tdk terluka jika suami nya saat ini melakukan acara yg bergitu megah hanya untuk melamar wanita laen di hadapan nya.hati mana yg tdk hancur melihat suami nya tersenyum bahagia saat ini tampa berdosa sama sekali menatap wanita laen yg berada di samping nya saat ini.Namun wanita itu tetap berusahan tegar dan kuat menahan sesak di dadanya. ia pun menampil kan senyum palsu kepada semua orang ketika MC memanggil pemeran utama naik keatas panggung tampa menyebut nama si wanita tersebut.
" ayo kiara temani aku." ucap wulan tak sabaran ia pun merangkul lengan kiara dgn paksa agar wanita itu mau menjadi pendamping dirinya keatas panggung.
" baiklah para hadirin, mari beri tepuk tangan kepada sang wanita nya yg bergitu cantik ini." ucap MC memberi arahan agar semua tamu undangan memberi tepuk tangan menyambut kedua wanita itu berjalan mendekat kearah sang pria.
" kemarilah." ucap Regan tersenyum sambil mengulurkan tangan nya saat kedua wanita tersebut sedang berjalan kearah nya.
" ya allah kak Regan romantis bangat sih? nyesal bangat aku pergi meninggal kan nya terlalu lama." gumam Wulan merasa senang dan itu di dengar oleh kiara sehingga membuat mata nya berkaca kaca tak kuat menahan sesak di dada nya.
" setelah kamu menyentuh tangan nya di depan mata ku,aku pasti kan saat itu juga hatiku yg aku serah kan padamu akan aku kubur dalam dalam mas, agar aku tdk dapat merasa kan cinta lagi kepadamu,dan setelah aKu turun dari panggung ini, aku akan pergi dari kehidupan kamu selama nya, biarlah aku yg mengalah demi kebahagiaan kamu yg sesungguh nya selama ini yg tertunda gara gara kehadiran diri ku, maaf jika kamu harus berpura pura bahagia demi untuk membahagia kan diriku di sampingmu.
" kiara dan wulan berjalan melangkah menghampiri Regan yg tersenyum lembut kepada kedua wanita tersebut.tangan wulan menyambut tangan Regan membuat kiara menghentikan langkah nya. Wulan menoleh kearah kiara ia pun tersenyum lembut kepada kiara dan menghampiri kiara kembali.
" ayok, kenapa malah berenti?." ucap wulan sambil menarik lengan kiara lalu menyerah kan nya kepada Regan membuat kiara terheran heran di buat nya.apa yg terjadi? wanita itu benar tdk mengerti dgn apa yg terjadi saat ini membuat Regan terkekeh melihat raut wajah bingung istri nya.
" tepuk tangan dulu buat pemeran wanita nya, yaitu adalah nyonya Kiara Melinda Winara." seru MC besorak senang sambil bertepuk tangan bergitu pun juga dgn tamu undangan.
sebuah paket ratusan tangkai bunga mawar putih terpanjang saat tirai di angkat keatas dgn tulisan wendding aniversary, membuat kiara menutup mulut nya tdk percaya.
" ya allah mas." ucap kiara menangis karena bergitu terkejut.
" anniversary penikahan kita sayang,aku emang bukan makluk yg sempurna, saat nafas ini berhembus kadang ada kala nya aku melakukan kesalahan dan membuat kamu tdk nyaman.tapi kamu harus tau bahwa hanya kamu lah wanita yg sanggat aku cintai dan aku tdk akan menyia sia kan nya dalam hidup ku aku tdk akan pernah mengulang kesalahan ku yg kedua kali nya,terimakasih udah memberi aku kesempatan dan kepercayaan untuk menjaga kamu, selamat hari penikahan sayang." ucap Regan membuat kiara menangis haru, kiara benar benar telah melupakan hari yg bergitu menyakitkan.
" jadi semua ini."
" iya, semua ini adalah drama yg telah di bikin oleh sutradara yg membuat aku terpaksa melakukan nya. sebenar nya aku tdk tega melakukan nya sayang.hati aku benar benar sakit melihat kamu menangis, di saat aku mendiam kan kamu selalu bersikap dingin dan acu kepada kamu dan selalu cuekin kamu di rumah, maafkan aku sayang semua nya udah di atur oleh sutradara di sebelah sana." Regan menunjuk kearah Queenza,Julian dan kenan saat ini pura pura tdk mendengar dan tdk melihat.
" kamu jahat bangat,bener bener jahat bangat. lalu siapa wanita itu?." ucap kiara sanbil memukul kecil dada Regan.di dalam hati kiara bernafas lega karna semua nya adalah panggung sandiwara.akan tetapi ia juga penasaran dgn wanita yg bernama wulan itu.
" wulan, kemarilah." panggil Regan.dan Wulan pun menghampiri kedua nya sambil menahan senyumnya.
" maaf yah kiara aku terlalu menikmati peran ku sebagai plakor." ucap Wulan sambil memeluk kiara
__ADS_1
" tapi kamu siapa nya mas Regan?." tanya kiara dgn penasaran
" sayang, wulan ini adalah adik angkat aku di sekolah dulu, walau pun aku tdk pernah menganggap nya tapi dia bersikeras untuk mendekati aku agar aku mau mengangap nya sebagai adik dia 11-12 sikap nya ama Queenza bahkan dia berani menemui mom dan daddy dan bilang dia adik agkat ku dan mom tdk marah tapi malah senang, bukan nya aku pernah cerita sama kamu yah tentang dia." ucap Regan seingat nya dulu dia pernah cerita kepada kiara pas seminggu setelah melahir kan sikembar.
" tapi yg kamu cerita itu bukan wulan nama nya tapi zerlinda ulanda."
" itu nama asli aku kak ipar, wulan itu nama panggilan aku dari kecil, maaf yah kak ipar kalo aku kelewatan batas main ya." sesal wulan
" aah tdk papa kok."
" makasih, kak ipar emang baik ngk kyak ni orang." ujar Wulan menatap sinis kepada Regan.
" jahat bangat kamu mas, aku pikir mas udah tdk sayang lagi sama aku.aku bener2 ngak kuat jika mas bener bener mau ninggalin aku dan menikah lagi sama wanita laen." ucap kiara menangis sehingga membuat regan menarik sang istri kedalam pelukan nya.sebenar nya ia juga tdk tega namun sang sutradara selalu mengancam diri nya agar tetap memain kan peran drama yg telah mereka bikin dan itu adalah ulah jail seorang Queenza.
" hari ini adalah hari istimewa buat kita sayang, selamat ulang tahun penikaha sayang ku, semoga aku bisa menjadi pengembira di hati kamu, aku akan selalu berusaha membuat hari hari kamu berwarna,semoga hari ini mengesan dan menjadi kenangan manis dalam kisah cinta kita.aku mencintai kamu istriku, sanggat mencintai kamu." ucap Regan sambil mengecup lembut kening nya kiara.
kiara membenam kan kepala nya di dada Regan untuk menyembunyikan isakan tangis nya
" aku sanggat bahagia hari ini, terima kasih mas selalu ada buat aku dan anak2 dan selalu buat aku bahagia aku sanggat bersyukur tuhan mempertemukan aku sama kamu selamat ulang tahun penikahan aku juga sanggat mencintai kamu mas."
" mas ayok kita kesana juga." ajak Queenza nya dan sisil kepada suami mereka masing masing.
" selamat annivesary yah kiara." ucap Queenza sambil memeluk kiara
" terima kasih yh." jawab kiara sambil membalas pelukan nya Queenza
" selamat anniversary ya kiara." ucap sisil
" makasih sil "
" apa kamu bahagia?." ucap kenan
" tentu saja aku bahagia, ini adalah hari istimewa ku, aku benar2 bahagia memiliki diri nya." ucap Regan membuat Julian menepuk pundak nya bangga.
" semoga samawa yah Re, doain juga penikahan kita2 juga samawa bersama." ucap Julian dan di angguki oleh Regan
__ADS_1
" bener tuh doain juga yg terbaik buat kita2." sambung kenan.
" iya pasti kok..."
###🕷🕷
di lain tempat di mana para anak muda berkumpul menyaksikan drama yg sudah selesai di atas panggung.
" untung aja ini cuma drama kalo tdk daddy hari ini udah tdk bernyawa lagi." ucap Keby sambil memasuk kan kue kedalam mulut nya
" aku tdk bisa memikirkan kalo kita mempunyai mama tiri walau pun tante wulan cantik sih ttap aja ngak akan ada yg bisa gantiin mommy." jawab Akxel
" bener bangat ngak kebayang, tapi tante wulan orang nya baik dan asik juga orang nya kyak tante Queenza dan tante sisil malam tadi aja dia cerita tentang dia ngejar daddy cuma mau jadi adik anggat daddy." ujar keby menginggat kejadiam malam tadi di mana Wulan ingin tdur di kamar nya.
" aku tdk habis pikir dgn pikiran mama aku yg mempunyai ide seperti itu, menurut kalian bukan kah itu sangat mengerikan?." ucap Mark sambil menoleh kepada teman teman nya.
" bener bangat itu sanggat mengerikan tapi aku kagum juga dgn persahabatan mereka berempat (Regan,Julian,Kenan,Queenza)." ujar si fanya
" aku harap persahabatan kita bisa seperti orang tua kita yg selalu bersama dan selalu ada dalam suka mau pun duka." ucap Kevin menatap kearah para orang tua mereka berkumpul
" hmm bener ayo berteman baik." akxel-Mark-Kevin.
" akhir nya aku bisa bernafas lega karna ini semua sandiwara kalo tdk, aku tdk tau apa yg akan terjadi dgn keluarga, ku saat melihat mommy menangis tadi sore membuat jantung ku sakit aku benar tdk bisa melihat mommy menangis apalagi membayangkan mereka berpisah gara gara ada yg ke3 di atara mereka." ucap Gabriel dgn mata menatap kedua orang tua nya ia tersenyum bahagia melihat mommy nya yg tersemyum bahagia di dalam pelukan sang daddy yg lagi bersama para sahabat nya.
" aku ikut senang melihat bunda kiara dan ayah Regan bahagia seperti sekarang, aku sendiri kapan seperti itu." ucap Ricard mengingat Ranna aksa masih tdk mau menerima diri nya.
" ada saat nya jadi bersabar lah dalam hubungan tdk selalu bahagia dan harus siap menerima apa yg akan datang menimpa mau baik atau baik." ujar Aaron menatap kearah Ricard
" iya sih." mereka bertiga pun sibuk memasuk kan makanan kedalam piring kosong di tangan mereka sedang kan para orang tua sibuk dgn dunia mereka acara malam ini berjalan dgn lancar sesuai rencana yg di buat oleh Queenza dan tim nya.
Â
*bersambung*...
Â
__ADS_1