LET ME LOVE YOU BABY

LET ME LOVE YOU BABY
06 Bab


__ADS_3

sepulang dari hotel kenan bukan melaksana kan tugas dari Regan melain kan bersantai dan malah tidur sedang kan di rumah sakit kiara masih belum sadar kan diri masih terpengaruh obat bius angga pun menghampiri istri nya maya angga pun duduk di samping nya maya sembari menggengam tangan nya maya


"sayang nanti sore aku harus pergi keluar kota jadi aku mau kamu menjaga kiara dgn baik selama aku pergi.


"apa ngak bisa di batal kan mas kiara belum sadar kan diri masa mas mau pergi sih tunggu kiara siuman dulu mas." bujuk maya agar angga tdk pergi


"ini ngak bisa di batal kan klien itu sangat penting bagi perusahaan kita kiara pasti mengerti kok aku akan usaha kan akan pulang cepat jadi tolong jaga kira dgn baik yaa."


" baiklah, aku pasti akan menjaga kiara dgn baik bagai mana pun kiara kan anak nya mas berarti anak aku juga aku sudah menganggap kiara seperti anak ku sendiri jadi mas ngak perlu khawatir aku pasti akan menjaga nya dgn baik mas selesai kan tugas mas dgn baik, jadi jam berapa mas akan berangkat?."


"satu jam lagi." jawab angga, walau pun sulit untuk meninggal kan putri nya yg masih belum sadarkan diri,namun ia harus pergi demi perusahaan nya.


"ya udah aku telpon bik surti dulu ya untuk datang kesini aku akan membatu mas mensiap kan keperluan mas pergi hari ini." maya pun pergi keluar untuk menelpon bik surti"


"sayang cepat bangun yaaa, maaf papa ngak bisa jagain kamu papa harus keluar kota hari ini papa janji akan pulang secepat nya." sembari mengusap kepala kiara dgn penuh kasih sayang 15 menit kemudian bik surti pun sampai di rumah sakit.


"maaf tuan nyonya saya telat."


"ngak papa kok bik,bik tolong jaga kiara bentar ya saya sama mas angga mau pulang sebentar soal nya mas angga mau pergi keluar kota sore ini untuk beberapa hari."ucap maya panjang lebar


"iya nyonya saya akan menjaga non kiara dgn baik."


"ayo mas." angga pun bangkit dari duduk nya angga pun mencium kening putri kesayangan nya lagi yg terasa berat angga tinggal kan saat ini


"nak cepat bangun nya papa pergi dulu, bik jaga nona kiara ya."


"baik tuan angga." dan maya pun keluar dari ruangan tersebut bik surti pun duduk di samping nya kiara


"non apa yg terjadi sama non sih sebenar nya knp non harus mendapat kan ini semua, ingin rasa nya bibik bilang sama tuan sipat iblis nya nyonya dan putri nya itu tapi bibik ngak punya keberani,an untuk mengata kan nya kepada tuan saat nona di siksa bibik ngak bisa berbuat apa2 maaf kan bibik non yg ngk bisa lindungi non selama ini." sembari menyentuh kepala nya kiara dgn lembut, tut,,tut,,, bik surti pun mengalihkan pandangan nya kearah meja dan melihat hp nya kiara bergetar dan bik surti pun mengambil hp tersebut dan melihat siapa yg menelpon


"den devan." gumam bik surti2 pun menggeser warna hijau tersebut

__ADS_1


"Hallo kiara kamu di mana? aku di depan rumah mu nih ada yg ingin aku sampai kan sama kamu."ucap devan


"maaf den ini bibik bukan non kiara." jawab surti


"kiara nya mana bik kok bibik yg angkat bukan nya kiara.?" ucap devan dgn heran biasa nya kiara tidak pernah meningal kan hp nya kecuali pergi mandi


"aden ngak tau kalo non kiara masuk rumah sakit?..."


setelah mengantar Kiara ke hotel kmaren Devan tidak tau apa yg terjadi selanjutnya kepada kiara.devan masih menunggu Kiara tiba-tiba hp nya berbunyi yg menelpon nya adalah sang papa. Devan pulang kerumahnya untuk menemui sang papa.


"apaaa!,,,rumah sakit." ucap devan dgn terkejut, bik surti pun menyebut nama rumah sakit tersebut kepada devan." yaaa udah aku kesana sekarang bik." devan pun lansung memutus sambungan telpon tersebut devan masuk kedalam mobil nya dan melaju kan mobil nya kearah rumah sakit tersebut


"apa yg sebenar nya terjadi apa kah ini murni dari kecelakaan atau di sengaja kan tidak butuh waktu lama devan pun sampai di rumah sakit dan devan lansung menuju ruangan nya kiara.


next....


"bik bagai mana keadaan kiara?." ucap devan sesampai di dalam ruangan


"non kiara baik2 aja cuma menunggu non kiara sadar aja sekarang dokter bilang non kiara mengalami amnesia setengah ingatan nya hilang."


"kiara bangun dong aku ingin ngomong sama kamu." bik surti pun memutus kan untuk menunggu di luar


"maaf kiara aku tidak bisa menepati janji ku melindungi kamu aku sahabat yg tak berguna maaf kan aku yah, hey,,,kiara buka mata mu aku ngak suka kamu diam seperti ini aku suka kamu yg rewel ayo bangun kita beri pelajaran sama zein dan raisa." ucap devan sembari menepuk pelan tangan nya kiara namun itu semua sia sia kiara masih setia dgn tidur nya itu


"kamu belum sadar bagai mana aku mau ngomong." tiba2 tangan kiara yg ada di dalam genggaman devan pun bergerak devan lansung menoleh sama kiara.


"kiara kamu sudah sadar?..." dgn wajah amat senang kiara melihat devan dgn mata sayu


"Bik,,,,(teriak) panggil dokter kiara udah sadar." surti yg mendengar teriakan devan pun berlari memanggil seorang dokter tak butuh waktu lama dokter johan pun datang dan dokter johan lansung memeriksa kiara


"bagai mana dok keadaan teman saya." tanya devan saat dokter johan selesai memeriksa kiara

__ADS_1


"teman anda sekarang baik2 aja dia butuh istirahat yg banyak dan tolong jangan paksa dia mengingat apa pun saat ini." ucap dokter panjang lebar


"baik dok saya mengerti dokter." johan dan suster yg mengikuti dokter johan pun keluar dari ruangan nya kiara


"kiara apa ada yg sakit? kiara kamu masih ingat aku kan?..." tanya devan dgn wajah panik nya kiara pun tersenyum melihat tingkah sahabat nya itu.


"aku baik2 aja kok ngk ada yg sakit, tapi kepala ku sedikit sakit sih dan pertanyaan konyol apa yg kamu kata kan tadi." dgn wajah kesal


"kamu ngk lupa sama aku?..."😀


"aku ngk lupa sama kamu,kamu kan sahabat terbaik aku devanra vernandess, tapi apa yg terjadi sama aku dan knp aku bisa ada di rumah sakit? di mana papa dan mama ku? kenapa mereka ngak ada di sini bersama kalian.." tanya kiara heran karna tdk melihat keluarga nya di sana, kiara pun menoleh kearah bik surti


"bik papa dan mama mana kok ngak datang kesini.?..."


"tuan mau pergi keluar kota non ada yg di uras dan tidak bisa di tunda, kata nya ngak lama kok dan mama nya non mungkin mengantar tuan di bandara bentar lagi pasti nyonya datang kok non."


"papa selalu sibuk dari dulu." dgn wajah sedih dan kecewa."


"hey,,,jgn sedih kan ada aku dan bibik di sini menemani kamu, apa kamu mau makan sesuatu." tawar devan kpd kiara


"ngak ada aku cuma haus aja." bik surti pun mengambil air untuk kiara


"ini non di minum." kiara pun menerima gelas tersebut


"terima kasih bik." kiara pun meminum air tersebut selesai minum kiara meletakkan gelas tersebut di atas meja


"kiara besok aku mau pergi ke kota B bersama papa ku mungkin selama satu minggu atau dua minggu gitu lah." ucap devan


"ke kota B buat apa kamu kesana bersama papa mu?..." tanya kiara dgn kepo


"papa ingin mengajak aku melihat anak perusahan nya yg ada di kota B dan dia juga menyuruh aku mengurus nya setelah lulus nanti." jelas Devan

__ADS_1


"owh,,,ya udah pergi aja tapi kan kita masih lama lulus (SMA) nya." ucap kiara yg masih mengira mereka masih sma.


"kata papa untuk persiapan dulu." ujar devan dan kiara hanya menganggu kan kepala nya mereka terus berita"


__ADS_2