
Satu Minggu berkumpul bersama anak dan suaminya, membuat kesehatan Eleanor pulih dengan cepat. Setelah sehat, Eleanor merawat baby Abraham dan Leonard dengan kasih yang tulus.
Leonard dan baby Abraham sama-sama belajar berdiri dan berjalan. Eleanor mendampingi keduanya, memberikan semangat dan juga dukungan agar cepat berjalan.
Tepat satu tahun usianya, baby Abraham sudah bisa berjalan walaupun masih tertatih dan kadang terjatuh. Saat itu pula, Leonard juga bisa mulai melangkahkan kakinya, walaupun belum bisa menjangkau tempat yang jauh. Ayah dan anak itu sama-sama belajar berjalan.
Usia kandungan Eleanor sudah menginjak enam bulan. Perutnya sudah mulai membuncit. Menurut prediksi dokter, anak keduanya berjenis kelamin laki-laki juga.
Walaupun sifat Eleanor masih manja, akan tetapi seiring berjalannya waktu sikap Eleanor semakin dewasa. Dia semakin pandai mengurus anak dan suaminya. Dulu dia memang tidak peka terhadap keadaan sekitar, sekarang dia mudah sekali tanggap.
Ini bukan kali pertamanya Eleanor memakaikan sepatu Leonard. Sebenarnya Leonard tidak terbiasa dengan perlakuan Eleanor. Akan tetapi akhir-akhir ini Eleanor selalu membuatnya terpukau.
Tidak hanya melayani di atas ranjang, Eleanor juga memasak sendiri makanan yang dihidangkan di meja makan. Bahkan semua kebutuhan Leonard dan baby Abraham semua dia yang mengurus.
"Terima kasih, sudah mau menemani hari-hari manusia ca*cat seperti aku ini. Hidup dengan keterbatasan itu sangatlah tidak mudah. Aku hanya merepotkan kamu saja," ucap Leonard dengan wajah sendu.
Leonard selalu merasa insecure jika bertemu dengan teman ataupun kerabat kerjanya. Dia merasa hidupnya saat ini sungguh tak berguna. Akan tetapi kehadiran Eleanor yang selalu mendampinginya dan memberikan semangat agar dia bisa berjalan lagi, membuat dirinya mulai percaya diri.
Kedua orang tuanya juga keluarga besar Gladston selalu memberikan semangat dalam menjalani perobatan. Kini hasil dari kerja kerasnya belajar berjalan, dapat dinikmati. Walaupun belum bisa mengangkat beban berat, tetapi dia sangat bersyukur.
__ADS_1
*
*
Berbanding terbalik dengan keadaan sang anak yang berbahagia. Tuan Robert Winston dan istrinya, nyonya Theresa. Mereka hidup sebagai nelayan yang hidupnya serba pas-pasan karena tidak memiliki perahu sendiri. Untuk mencari ikan awal mulanya hanya ikut pada tetangga, kini tuan Robert sudah bisa menyewa kapal sendiri.
Nyonya Theresa yang tidak terbiasa hidup sederhana pun selalu mengeluh. Setiap kali dia mengeluh, selalu dibentak oleh sang suami.
"Aku ingin kita pulang! Perusahaan itu masih milik kita, kenapa tidak bisa kita nikmati hasilnya? Aku sudah bosan hidup seperti ini Robert!" Keluhan itu terdengar lagi di rungu tuan Robert.
"Sudah syukuri saja! Atau kamu mau aku mendekam di penjara dan kamu berfoya-foya menghabiskan uangku. Iya? Seperti itu bukan mau kamu, hah?" bentak tuan Robert sembari mendekati istrinya.
"Jangan sembarangan menuduh! Mana mungkin aku bersenang-senang di atas penderitaanmu. Sudah lama kita bersama, apa kamu masih meragukanku?" bantah nyonya Theresa.
"Kita merintis usaha dari bawah kemudian menjadi berhasil seperti saat ini. Apa pernah sekalipun aku meninggalkanmu?"
*
*
__ADS_1
*
Selamat sore kezeyengankuuhh 😍😍😍
Othor Gabut mau ajak kalian semua untuk mampir ke karya temenku. Jangan lupa tinggalkan jejak ya kalau mampir 🤗🤗🤗

Judul: PENAKLUK SANG CASANOVA
Napen: Warnyi
Blurb:
Diandra, perempuan dingin dan cenderung angkuh, berusia 27 tahun. Kehidupannya begitu rumit, dengan berbagai masalah yang mengelilinginya. Pertemuannya dengan laki-laki yang merupakan seorang pemain wanita, perlahan mulai merubah kehidupannya.
Giovano, laki-laki dewasa berusia 32 tahun. Seorang casanova juga pewaris perusahaan keluarganya. Dia hidup dengan sebuah janji kepada mending ayahnya. Hingga akhirnya dia harus pergi ke suatu tempat terpencil, untuk mengembalikan kembali kejayaan hotel peninggalan kakeknya. Giovano merasa tertanang saat bertemu dengan seorang perempuan yang terus menolak pesonanya.
Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka berdua?
__ADS_1
Mampukan Giovano membantu Diandra untuk menyelesaikan semua permasalahannya?