Love After Parting

Love After Parting
LAP 45


__ADS_3

Eleanor tampak memilih diapers untuk keperluan dua buah hatinya, dia mencari ukuran yang tepat untuk kedua balita yang sama-sama sangat aktif.


Dari kejauhan tampak seorang laki-laki mengawasi gerak-gerik Eleanor. Laki-laki itu telah membuntuti Eleanor sejak keluar dari kediamannya. Akan tetapi Eleanor tidak merasa jika sedang diikuti seseorang. Dia tetap melanjutkan acara belanjanya.


Selesai mengambil diapers dan keperluan lainnya, dia pun mendorong troli menuju kasir. Usai membayar semuanya, dia pun menelepon sopir untuk membawa belanjaan ke dalam mobil.


"Non, sepertinya ada yang mengikuti kita. Bagaimana ini, Non?" ucap sang sopir sambil melihat ke arah kaca spion.


Eleanor pun langsung panik mendengar ucapan sopirnya.


"Jangan menoleh ke belakang, Non. Lihat dari spion saja!" teriak sang sopir saat majikannya akan menoleh ke belakang.


"Baiklah kalau begitu aku akan menghubungi Leonard. Tetap jalan seperti tidak ada yang mengikuti, tapi tambah kecepatan sedikit," perintah Eleanor.


"Baik, Nona."


*


*

__ADS_1


Sudah seminggu Anna Grace menghilang dari WGC. Kalau saja tuan Oxy tidak menghubungi George menanyakan keberadaan perempuan itu, George tidak akan tahu. George sudah melayangkan surat pemecatan ke apartemen Anna. Akan tetapi, George tetap memerintahkan beberapa anggotanya untuk mengawasi apartemen itu. Namun tidak ada perubahan sama sekali, pintu apartemen itu tidak pernah terbuka sama sekali.


Orang bayaran George pun berinisiatif menanyakan pada pengurus apartemen. Mereka mengaku sebagai keluarga Anna Grace. Sehingga mereka diijinkan untuk masuk ke apartemen itu dengan diantar pengurus apartemen.


Apartemen Anna Grace kosong, isinya tampak rapi walaupun sudah lama ditinggalkan. Mereka tampak terkejut ternyata tidak ada orang di dalamnya. Akhirnya mereka keluar dengan tangan kosong. Tidak ada petunjuk apapun di dalam apartemen itu.


"Tuan, Anna Grace juga menghilang dari apartemennya. Sepertinya dia saat ini bersama Tuan Michael menyusun siasat baru. Lebih baik Tuan lebih berhati-hati lagi."


"Penjagaan terhadap Nyonya Muda Eleanor beserta Tuan Muda harus diperketat. Takutnya sasaran mereka kali ini Nyonya Muda dan Tuan Muda, Tuan," lapor George pada sang majikan.


"Lakukan saja! Hal seperti itu tidak perlu menunggu persetujuan dariku. Lakukan yang terbaik untuk keluargaku, George!" jawab Leonard dengan perintah.


Baru beberapa menit keluar dari ruangan sang tuan, George kembali lagi dengan langkah terburu-buru.


"Tuan, Nyonya saat ini sedang diikuti seseorang dalam perjalanan. Saya sudah mengirimkan pasukan untuk melindunginya. Hanya saja, saya takut mereka datang tidak tepat waktu," ucap George panik.


Leonard yang saat itu sedang memeriksa dokumen pun langsung mengangkat kepala karena terkejut.


"Dimana posisi Eleanor sekarang? Siapkan heli, aku akan menjemputnya sekarang juga!"

__ADS_1


Leonard langsung bergegas meninggalkan meja kerjanya begitu saja, tanpa menunggu jawaban dari sang asisten pribadi.


George pun segera menghubungi pilot untuk menyiapkan heli dan langsung disanggupi. Setelah itu, George pun segera mengejar langkah tuannya.


George tidak menyangka Mike lebih cepat beraksi . Berarti dia ketinggalan satu langkah.


"Sh****!!"


Michael menye kap Anna Grace di kediamannya, yang mana sampai saat ini belum terlacak oleh Leonard dan George.


Menghilangnya Anna Grace membuat George berpikir, jika Anna dan Michael sedang menyiapkan rencana lagi. Akan tetapi dia tidak menyangka akan secepatnya ini. Di saat tuan Oxy terus mendesak agar kerjasama cepat dilakukan, ada gangguan dari Mike.


George beberapa kali melihat tuan Oxy dan Anna Grace pergi berdua. Bahkan dengan terang-terangan tuan Oxy meminta ijin untuk membawa Anna ke negaranya. Tuan Oxy akan mempersunting Anna Grace. Oleh karena itu dia terus mendesak kontrak kerja sama segera selesai. Semua itu agar dia bisa membawa Anna ke negaranya.


Leonard bisa melihat mobil yang ditumpangi oleh istrinya dari udara. Dia juga melihat dengan jelas mobil yang mengikuti sang istri dan sopir.


Leonard sudah menghubungi sang sopir untuk mengarahkan mobilnya ke lapangan atau halaman luas terdekat. Leonard akan menjemput istrinya.


Namun, nasib baik belum berpihak pada Leonard dan istrinya. Penumpang mobil yang mengikuti mereka melepaskan tembakan pada mobil yang ditumpangi Eleanor di tempat sepi. Tembakan itu mengenai ban mobil, sehingga mobil pun tak dapat dikendalikan oleh sang sopir.

__ADS_1


__ADS_2