Love After Parting

Love After Parting
LAP 48


__ADS_3

George berulang kali mendatangi kediaman Winston, meminta kedatangan nyonya Theresa untuk menjenguk sang majikan. Namun, nyonya Theresa tidak pernah mau menjumpai dirinya.


"Orang tua macam apa yang tega tidak mau menjenguk anaknya yang koma? Ckck!" gumam George kesal sembari meninggalkan rumah mewah milik Winston.


George datang ke rumah itu atas inisiatifnya sendiri. Dia berpikir, mungkin dengan kedatangan nyonya Theresa, Eleanor akan bangun dari komanya. Seperti usaha yang dia lakukan hanya sia-sia. Nyonya Theresa tidak mau menemui dia.


"Apalagi yang harus aku lakukan untuk membantu Tuan Leonard? Anak-anak sudah dibawa ke rumah sakit berulang kali, tetapi Eleanor masih setia dengan tidur panjangnya.


Nyonya Theresa belum tahu jika anaknya dalam keadaan koma. Dia selama ini tidak mau mendengar apapun tentang kehidupan Eleanor. Sehingga kabar keadaan Eleanor tidak diketahuinya.


Sementara itu, keadaan Leonard semakin menyedihkan. Badannya kurus, wajah pun mulai tirus dan bawah matanya pun menghitam akibat kurang tidur. Kumis dan jambangnya tidak pernah dicukur.


Selama enam bulan menunggu sang istri terbangun dari tidur panjangnya, membuat Leonard kehilangan arah. Semua urusan pekerjaan dihandle oleh Goerge, karena Leonard tidak mau beranjak dari sisi istrinya sama sekali.


*


*


Nyonya Theresa hari ini pergi ke mall untuk shopping. Saat di mall dia bertemu dengan teman yang kebetulan mengetahui kabar kecelakaan Eleanor.


"Nyonya Theresa? Apa kabar, Nyonya?" sapa wanita paruh baya itu seraya mendekati nyonya Theresa.


"Kabar baik. Nyonya Lucy apa kabar?"

__ADS_1


"Baik. Oh iya, bagaimana keadaan Eleanor saat ini? Apakah dia sudah terbangun dari koma?"


Deg...


"Maksud Nyonya Lucy?" tanya nyonya Theresa bingung.


"Bukankah Eleanor enam bulan yang lalu mengalami kecelakaan dan koma? Apakah Nyonya Theresa tidak mengetahui kabar anak sendiri?" Nyonya Lucy merasa heran, tidak mungkin seorang ibu tidak mengetahui kabar anaknya, padahal mereka tinggal di kota yang sama.


Mendengar kabar anaknya mengalami kecelakaan dan koma, membuat nyonya Theresa menjadi cemas. Sebagai seorang ibu, dia tidak menginginkan terjadi sesuatu pada anaknya.


Nyonya Theresa pun bergegas meninggalkan tempat itu tanpa kata.


Di sepanjang perjalanan, dia mulai mengingat jika beberapa bulan terakhir asisten pribadi menantunya.


"Aku harus bagaimana? Aku tidak tahu dimana Eleanor saat ini dirawat."


Hati dan pikiran nyonya Theresa sedang berperang. Kecemasan menyelimuti pikirannya. Dia tidak ingin kehilangan lagi keluarganya.


"Aku coba saja mendatangi rumah sakit Gladston?" gumamnya lirih dengan pikiran kalut.


Nyonya Theresa pun melajukan mobilnya menuju rumah sakit besar milik menantunya itu. Sesampainya di sana dia bertanya pada petugas administrasi. Dia bertanya tentang kecelakaan enam bulan yang lalu.


Jawaban dari petugas itu membuat nyonya Theresa tercengang. Ternyata anaknya belum juga sadar setelah enam bulan koma.

__ADS_1


Nyonya Theresa bergegas menuju ruangan dimana Eleanor dirawat. Begitu sampai, dia tidak langsung masuk. Mengintip keadaan kamar yang ditempati oleh anaknya itu.


Tampak olehnya keadaan sang menantu yang berantakan duduk di samping anaknya. Menggenggam tangan Eleanor sambil sesekali mencium punggung tangan sang anak.


Tak terasa bulir air mata menetes di pipi wanita yang telah melahirkan Eleanor. Sebagai seorang ibu, hatinya merasa sakit melihat keadaan anaknya terbaring tak berdaya.


"Maafkan Mommy, Ele" gumam nyonya Theresa lirih sambil menyeka air mata yang terus mengalir di pipinya.


Nyonya Theresa pun memutuskan untuk meninggalkan tempat itu. Rasanya dia tidak sanggup melihat keadaan sang anak yang begitu memprihatinkan.


Dari kejauhan George melihat nyonya Theresa yang mengintip melalui kaca jendela.


"Sok tidak peduli sama anak! Padahal tidak tega melihat keadaan anaknya. Hufftt dasar!"


*


*


*


Maafkan diriku yang tidak bisa menyajikan cerita yang sesuai keinginan pembaca. Terima kasih yang masih setia mengikuti kisah Eleanor dan Leonard yang berputar-putar iniπŸ™πŸ˜˜


Semoga tidak bosan dengan jalan ceritanya 🀲

__ADS_1


__ADS_2