
"Mau minta bantuan pada siapa, Theresa? Mana ada yang mau membantu orang miskin seperti kita? Apa kamu lupa, bagaimana orang memperlakukan kita dulu? Mendekat saja mereka enggan apalagi menolong," jawab tuan Robert.
"Pasti ada orang yang sakit hati pada Leonard atau William. Kita manfaatkan saja orang itu!" usul nyonya Theresa.
"Dari mana aku tahu, kalau orang itu sakit hati pada mereka? Sedangkan mengenal saja tidak," sahut tuan Robert gelisah.
Dia terus berjalan mengelilingi ruangan yang luasnya tak seberapa itu.
"Bagaimana kalau kita minta bantuan para investor? Siapa tahu salah satu di antara mereka ada yang pernah kecewa dengan Leonard atau William," Nyonya Theresa kembali memberikan usulannya.
"Investor yang mana maksudmu? Mereka itu menanamkan modalnya di WGC atas rekomendasi dari Leonard. Jadi mana mungkin mereka mau diajak bekerja sama. Kalau kasih ide itu yang bermutu!" jawab tuan Robert dengan kesal.
Bagaimana tidak kesal? Usulan sang istri ternyata tidak masuk akal dan sulit untuk diterima oleh akal sehatnya.
*
*
Leonard sudah bisa berjalan seperti orang normal pada umumnya. Hanya saja dia belum boleh terlalu lama berjalan atau berlari. Hal ini menyebabkan ruang geraknya terbatas.
Mulai hari ini, Leonard akan memulai aktivitasnya sebagai seorang dokter spesialis kandungan. Dia hanya bertugas di poli, tidak mengunjungi ruang rawat inap pasien. Mengingat kondisinya yang belum pulih benar.
Setelah selesai memeriksa pasien yang berkunjung, Leonard mendapat telepon dari sang asisten. Dia diminta datang ke WGC untuk rapat pemegang saham. Saham Leonard paling tinggi di antara para investor lainnya.
__ADS_1
Akhirnya, George menjemput Leonard sesuai perintah sang atasan. Tak butuh waktu lama untuk sampai ke gedung perkantoran yang ditempati WGC.
Rapat pemegang saham pun dimulai. Mereka mengadakan rapat untuk menunjuk siapa yang berhak memimpin perusahaan jewelry tersebut. Setelah melewati beberapa perdebatan yang cukup alot, Leonard terpilih sebagai pemimpin perusahaan. Dewan komisaris telah menyetujui hasil rapat tersebut.
"Selamat Tuan, semoga WGC semakin sukses dan jaya dalam kepemimpinan Tuan Gladston," ucap salah seorang investor.
Semua yang hadir dalam ruangan rapat tersebut memberi ucapan selamat pada Leonard. Mereka juga mendo'akan kesehatan dan kesuksesan untuknya.
Malam hari, Leonard baru saja pulang. Mendapati sang istri sedang duduk bersandar di sofa yang berada di ruang keluarga.
"Kenapa belum tidur, hmm? Kamu harus banyak istirahat, jangan terlalu capek. Jaga kesehatanmu! Saat ini tidak hanya dirimu sendiri yang kamu pikirkan. Ada penerus Gladston dan Winston di sini," ucap Leonard lembut seraya mengusap perut buncit sang istri.
Usia kehamilan Eleanor saat ini sudah menginjak trimester ketiga. Dia sudah mulai mengeluh sering capek, oleh karena itu Leonard selalu memperingatkannya agar tidak terlalu banyak beraktivitas.
"Aku nunggu kamu pulang. Kalau kamu belum pulang, hatiku tak bisa tenang. Mau aku siapkan air untuk mandi atau air minum dulu?" sahut Eleanor sembari tersenyum manis.
Walaupun rambutnya menjadi berantakan karena ulah sang suami, akan tetapi Eleanor sangat senang. Tanda-tanda Leonard sudah bisa menerima dirinya semakin jelas. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dapat mendengar ungkapan cinta dari Leonard.
Selesai membuat teh plus madu, Eleanor membawanya ke kamar. Sesampainya di kamar ternyata sang suami masih berada di dalam kamar mandi. Eleanor pun meletakkan minuman tersebut di meja nakas.
Tak lama kemudian Leonard pun keluar dari kamar mandi, hanya menggunakan handuk putih yang menutup hartanya yang paling berharga.
Leonard langsung mengambil teh madu tersebut dan membawanya duduk di pinggir ranjang.
__ADS_1
"Hmm... terima kasih, Honey. Teh buatanmu sungguh luar biasa nikmat!" puji Leonard
*
*
*
Mampir yuk ke karya temenku, jangan lupa tinggalkan jejak ya 🤗
Judul : NERAKA DALAM PERNIKAHAN
Napen: Elprida Wati Tarigan
Anatasya hidup bagaikan di neraka dalam pernikahannya. Sifat suami Ana yang begitu manja dan pemalas bahkan memiliki tempramental yang tinggi membuat hidup Ana semakin menderita.
Siapa sangka sosok pria yang dulu berjanji akan membahagiakannya dan mau menerima kesalahannya di masa lalu akan selalu mengungkitnya dan membuat hidup Ana semakin menderita.
Hingga akhirnya Ana kembali bertemu dengan sahabatnya di masalalu saat keadaan Ana begitu tragis.
Hingga akhirnya Rangga sahabat Ana memilih untuk menolong Ana agar keluar dari Neraka yang di bangun oleh suaminya sendiri.
Tapi seseorang di masa lalu Ana kembali muncul.
__ADS_1
Apakah Ana memilih bertahan dengan suaminya yang kejam atau dia lebih melilih sahabat atau mantanya?