
"Kamu mengenal Michael Thompson?" tanya Leonard hati-hati takut menyakiti perasaan sang istri.
"Siapa? Mic-Michael Th-Thompson?" ucap Eleanor terbata. Badan Eleanor bergetar hebat mendengar nama seseorang yang pernah mengisi hatinya.
"Iya, apa kamu mengenalnya?" tanya Leonard dengan suara dibuat selembut dan setenang mungkin.
Leonard berusaha meredam amarahnya demi wanita yang telah melahirkan anaknya. Demi wanita yang telah mencuri hati dan perhatiannya itu.
"D-dia d-dulu desainer di WGC. A-da apa? Setahuku d-dia s-sudah meninggal enam tahun yang lalu," jawab Eleanor masih terbata, akibat rasa terkejutnya.
Dia tidak menyangka sama sekali jika Leonard akan menanyakan tentang masa lalunya. Masa lalu yang dia simpan dan tutup rapat, akhirnya terendus juga oleh orang yang menjadi masa depannya.
"Hmm... selain itu apalagi yang kamu ketahui?" tanya Leonard lagi dengan alis terangkat sebelah.
Eleanor tidak menyangka sama sekali akan seperti ini akhirnya. Ingin rasanya dia berteriak, namun lidahnya terasa kelu sebagai akibat rasa terkejut dan takut yang bersamaan.
Eleanor pun mulai berpikir, apakah akan jujur saja atau menutupi masa lalunya. Dia takut pasti Leonard sangat marah padanya nanti.
Setelah cukup lama Eleanor berpikir dan menimbang apa saja konsekuensinya. Akhirnya Eleanor memberanikan diri untuk berkata jujur saja.
"K-kalau aku berkata jujur, apakah kamu akan marah padaku?" tanya Eleanor dengan perasaan was-was, takut jika nanti dia berkata jujur akan membuat Leonard murka padanya.
"Jujur itu lebih baik, Ele. Walaupun sakit, aku harus tahu semua. Demi perusahaan dan keluarga. Lebih baik jujur dari pada kebohongan yang berujung kehancuran," sahut Leonard dengan tenang.
__ADS_1
Wajah Leonard tampak tenang dan datar, berbanding terbalik dengan hati dan pikirannya. Sungguh kontrol diri yang sangat bagus. Bisa memanage emosinya dengan baik. Hal ini malah semakin membuat Eleanor seperti terinti mi dasi.
Hhh...
Akhirnya dengan memberanikan diri, dia pun mulai menceritakan semuanya tentang masa lalunya.
"S-sebenarnya dia adalah..."
Eleanor tidak sanggup meneruskan. Air matanya mengalir seperti tak terbendung lagi. Melihat hal itu, dada Leonard berdenyut nyeri. Antara sakit karena cemburu juga sakit karena melihat orang yang dicintainya menangis tergugu.
Leonard pun mendekati sang istri, diusapnya air mata yang mengalir di pipi. Direngkuhnya sang istri agar masuk dalam pelukan.
"Apa dia begitu berarti? Sehingga sakit kamu rasa membuka lembaran lama untuk menceritakan siapa sebenarnya dia," ucap Leonard lirih masih dengan Eleanor dalam dekapannya.
"Maaf, Leon. Dia hanya masa lalu, sedangkan kamu adalah masa depanku. Percayalah, hanya kamu dan darah dagingmu yang memenuhi ruang hatiku saat ini. Masa lalu itu hanyalah kenangan, sedangkan masa depan adalah harapan. Kamulah yang selalu aku harapkan ada di sisiku, di setiap hembusan napasku," ucap Eleanor dengan senyum manisnya.
"Baiklah, aku akan jujur. Semoga kamu mau menerima semua ini, tanpa membenciku ataupun menjauhiku nanti."
Eleanor menjeda ucapannya, menyusut ingus yang keluar akibat tangis yang baru saja reda, dengan menggunakan tisu yang ada di meja tak jauh darinya.
"Aku mengenal dia sama mengunjungi Daddy di kantor WGC. Saat itu aku masih duduk di kelas sebelas. Kebetulan dia merupakan salah satu mahasiswa magang yang paling pandai. Semua hasil desainnya memiliki nilai jual tinggi. Usai masa magang, dia ditarik Daddy agar tetap bekerja di WGC."
"Mendengar kabar Mike, bekerja di perusahaan Daddy. Setiap hari sepulang sekolah aku selalu ke kantor Daddy. Setiap datang ke sana, sering bertemu membuat kami saling jatuh cinta. Kami pun berpacaran, akan tetapi Daddy menentang keras hubungan kami. Bahkan kami sampai nekat agar direstui. Hingga akhirnya, kabar terakhir yang aku dengar dia mengalami kecelakaan. Ja sadnya tidak ditemukan, karena mobil yang dikendarainya mele dak bersamaan dengan mele daknya kedua mobil yang sedang baku hantam."
__ADS_1
*
*
*
Hai semuanya, mampir yuk ke karya recehku yang lain 🤗🤗
Aku juga bawa rekomendasi karya temanku, siapa tahu suka.
Judul : LADY DEVIL
Napen: Mom Al
Bagaimana jadinya jika kamu masuk ke dalam sebuah novel kesukaanmu?
Mikhayla Winata, gadis cantik berusia dua puluh tiga tahun yang setiap harinya suka ugal-ugalan dengan cara balap motor. Kayla mengalami kecelakaan hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri.
Saat terbangun, ternyata Kayla sudah berada disebuah tempat yang sangat asing dimatanya.
"Hah! Ini seperti kerajaan, tapi apa mungkin??" Kayla menebak sembari mengedarkan matanya ke penjuru ruangan.
__ADS_1