Love And Medicine

Love And Medicine
Pengkhianatan


__ADS_3

Siang ini seluruh anggota tim magang Naava akan berkumpul untuk berdiskusi di rumah Harry. Gina, bersama Naava dan Alia sudah sampai duluan, hanya Gina merasa gugup sekali untuk masuk ke dalam. Mereka masih menunggu teman-teman yang lain tiba.


"Lia, gue kok deg-degan banget yah?," kata Gina didalam mobil


"Yaelah, Gi.. Kita datang kesini cuman buat diskusi loh, bukan mau lamaran, sayang," jawab Naava sambil tersenyum


"Lo ngga tau sih, Naa, Lia, Rasanya jantung gue mau keluar!!," kata Gina sambil menarik tangan Alia


"Ya ampun, gila, dingin banget tangan lo, Gi! Haha, nerveous banget yah lo?," kata Alia menggenggam tangan Gina


"Iya beb, kira-kira nanti nyokapnya si Harry suka ngga ya sama gue? Aduh gue gugup banget," kata Gina menutup matanya


"Santai aja lah, Gi.. Nyokapnya Harry tuh baik banget kok," kata Alia menenangkan Gina


"Lo tau dari mana nyokapnya baik?," tanya Gina


"Oh, itu, hmm anaknya aja baik, gimana nyokapnya, pasti juga baik banget kan?," jawab Alia terbata-bata


"Iya juga sih, eh, itu teman-teman yang lain udah pada nyampe! Yuk, masuk," ajak Naava


"Eh iya, yuk!," kata Alia lagi


***


Mereka masuk ke dalam rumah Harry yang besar itu, rumah bertingkat dua, dengan pilar-pilar besar, serta ada kolam renang yang luas di samping rumahnya. Seluruh lantai rumah Harry beralaskan marmer coklat yang megah. Saat mereka masuk, Ibu Harry langsung menyambut mereka dengan hangat


"Silahkan masuk, kalian semua teman-teman kuliah Harry, ya? Aduh cantik-cantik sekali, temanmu ini Har..,"ucap Ibunda Harry sambil menyalami mereka satu per satu


"Terima kasih tante, tante juga cantik sekali," seru Naura bersikap sok manis didepan Ibunda Harry


"Tapi kita-kita ngga kelihatan cantik juga, kan tante?," ucap Doni yang mengundang gelak tawa seluruh orang yang ada diruang tamu itu


"Hahaha, ya engga dong sayang, yang ini mah, cakep-cakep pisan," kata Ibunda Harry yang berlogat Sunda itu.


"Ayo, guys, kita diskusi diruang keluarga aja," ajak Harry pada teman-temannya. Ia mengajak mereka ke lantai dua, dan sepanjang perjalanan kelantai dua, semua berdecak kagum dengan isi rumah Harry yang super duper mewah itu.


"Ayo, silahkan duduk, guys..," Kata Harry pada teman-temannya. Ia mengambil kursi paling sudut


"Alia, lo duduk disini aja ya?," kata Harry pada Alia sambil menarik kursi yang ada disampingnya


"Ha? Oh oke..," kata Alia mengangguk. Gina heran mengapa Harry memperlakukan Alia sangat spesial

__ADS_1


"Oh iya, Ry.. Ini gue bawain sesuatu," kata Gina memberikan sekotak kue pada Harry


"Wah, thankyou Gi.. Ini apa?,"


"Kue brownies coklat, katanya, kue kesukaan lo ya? Gue masak sendiri hehe," kata Gina sambil tersenyum


"Wah, pasti enak nih, buat kita makan rame-rame boleh Gi?," tanya Harry


"Boleh dong," kata Gina sambil tersenyum lagi


Harry membagikan potongan kue bagi seluruh anggota, namun, potongan kue yang pertama la berikan pada Alia.


"Thanks ya..," kata Alia, kemudian tiba-tiba Harry membisikkan sesuatu ke telinga Alia, dan membuat Alia langsung tersenyum.


Gina melihat perilaku aneh kedua temannya itu, namun dia hanya diam. Berharap nanti juga Alia akan menjelaskan segalanya.


Lalu, Harry memberikan potongan kue selanjutnya pada Naura, yang duduk disamping Alia.


"Ih, gue ngga mau, Ry! Ntar perut gue sakit, lagi! Bahan-bahannya ngga steril! Euwwh!," kata Naura seperti orang yang jijik


"Idiiihh, buat dia mah ngga usah dikasih, Ry!! Dia anti makan brownies, takut genduut dia," kata Naava membela Gina


"Emang dasar lo yang rakus, tau!," kata Naura pada Gilang


***


Mereka berdiskusi sampai sore, dan akhirnya bahan presentasi mereka rampung sudah. Seluruh anggota berpamitan untuk pulang ke rumah masing-masing


"Kita pulang dulu ya, Ry.." kata Gina dari dalam mobil.


"Iya, hati-hati ya, Gi," ucap Harry


"Oiya, Lia, jangan lupa yang gue bilang tadi," kata Harry pada Alia. Menimbulkan rasa penasaran yang makin besar dalam diri Gina.


"Okey, byee.." jawab Alia lagi


Mobil Gina melaju ke jalanan jakarta sore itu. Tidak ada yang berbicara di dalam mobil. Mereka diam satu sama lain.


"Gimana besok Gi? Jadi mau nyari hadiah buat Oppa lo?," kata Naava memecah keheningan


"Iya," kata Gina singkat

__ADS_1


"Lo kok jawabnya males gitu?," tanya Naava heran


"Gapapa, Naa," jawab Gina serius menyetir mobil.


Mobil kembali hening, namun Gina yang dari tadi penasaran tentang hubungan Alia dan Harry akhirnya memberanikan diri untuk bertanya


"Lia, Harry kok kayanya perhatian banget ya sama lo?," kata Gina ketus


"Perhatian apa Gi?," tanya Alia heran


"Lo ngga usah pura-pura ngga ngeh deh, Li! Lo deket kan sama dia?," ucap Gina kesal


"Apaan sih lo! Gue ngga ada hubungan apa-apa sama dia! Lagian, lo sih! Gue kan bilang, jangan terlalu ngejar-ngejar dia banget! Hargain diri lo sebagai cewe!," kata Alia marah


"Lo mau ngatain gue murahan, gitu? Ngga ngaca apa lo? Jelas jelas lo yang merebut si Harry dari gue!!," ucap Gina


"Gila ya lo, udah sama aja kaya si Naura! Sekarang lo malah ngata-ngatain gue?," balas Alia


"Loh, kok jadi lo yang marah sih? Harusnya lo dari awal ngga usah deket-deketin si Harry! Lo kan udah tau gimana sukanya gue sama dia! Jahat banget sih Lo!," kata Gina meluapkan emosinya


"Hey, kalian apa-apaan sih? Lo juga kenapa langsung nge-judge Alia sih, Gin? Dia kan udah bilang, mereka ngga ada hubungan apa-apa. Stop berantem!," kata Naava pada mereka berdua


"Turunin gue sekarang!," kata Alia ketus


" Sekarang lo balik marah karena gue tanyain??," tanya Gina marah


"GUE MAU TURUN!," ucap Alia dengan nada tinggi


Gina tiba-tiba memberhentikan mobil, lalu Alia keluar dan membanting pintu mobil dengan kuat.


"Kalian kenapa sih? Berantem cuma gara-gara cowo? Kesel gue sama lo semua," kata Naava dan dibalas diam oleh Gina di sepanjang perjalanan.


Bersambung..


____________________________________________


Hello readers! Kalau kalian suka dengan novel ini, please bantu aku ya! 😘


Caranya dengan Tekan Like, comment, dan jangan lupa juga untuk bantu Vote ya. Semua dukungan kalian, aku baca satu persatu loh. Itu yang jadi semangatku selalu untuk menulis bab selanjutnya 🤗


Dan jika ingin berteman, silahkan follow IG ku @thresyamemo , Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mendukung dan selamat membaca semua 😊❤

__ADS_1


__ADS_2