
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Naava sudah bersiap-siap untuk pergi jalan dengan Andri, Ia memakai baju pink dan rok selutut andalannya. Rambutnya diberi pita sehingga membuatnya terlihat sangat manis hari ini.
Tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke kamarnya, dan membuatnya kaget.
"Si Andri datang jam berapa?," tanya Gale, tiba-tiba muncul dengan jutek, wajahnya cemberut.
"Ih!! Kalo mau masuk, ketuk pintu dulu dong!! Ngga sopan banget sih!! Gimana kalau tadi aku lagi ganti baju?," seru Naava
"Ya ngga apa-apa lah! Nanti kalau sudah menikah, kan juga aku bakal liat semuanya..," kata Gale santai
"HEEHH!! Dasar Mesum!!," kata Naava mencampakkan baju kotor tepat ke wajah Gale
"Eh, bentar! Coba, coba, kamu berdiri dulu!!," kata Gale sambil menarik tangan Naava untuk bangkit berdiri
"Kamu ngepain dandan cantik begini, hah??? Pake baju pink, pake rok segala, rambut dikasih pita.. Kamu mau cari perhatian ya, sama si Andriii????," kata Gale menggenggam kuat tangan Naava
"Aduh, sakit tau!! Lepasin!," kata Naava kesakitan
"Ganti bajumu sekarang!! Pakai kaos dan celana jeans saja!! Oiya, hapus juga semua make up mu!! Jangan sampai si Andri makin suka sama kamu, ya!!," kata Gale kesal
"Apa? Ganti baju? Ngga mau!! Suka-suka aku dong, mau pakai apa!! Ribet banget sih kamu!!!," kata Naava membela diri, menantang Gale, dan mendongakkan kepalanya, menatap wajah Gale yang tinggi itu.
"Oh.. Okey! Kalau kamu ngga ganti baju sekarang, saya bakalan kasih tau ke si Andri kalau saya ini calon suami kamu, biar matanya ngga jelalatan lirik-lirik kamu!!," kata Gale balas mengancam, sambil balik menantang wajah Naava.
"Gila ya kamu!! Haiiissssshhhhh!!! Udah, sana! Keluar!! Aku mau ganti baju!!," kata Naava sambil mengusir Gale dari kamarnya.
"Hmm.. bagus, gitu dong, calon istri harus nurut sama suami," kata Gale tersenyum, merasa menang atas perdebatan ini.
'Dasar laki-laki sakit jiwa! Ya Tuhan, bagaimana bisa aku jadi istri laki-laki seperti itu!! Haisssshh!! Dia itu lebih cocok jadi ibu tiri dari pada suami! ' ucap Naava dalam hati kesal.
Naava terpaksa harus menghapus semua makeup yang sudah Ia buat dari pagi tadi. Bajunya Ia ganti dengan kaos hitam polos, rok pink juga Ia ganti dengan celana jeans biru.
' Oke! Fix, penampilanku sekarang udah kaya anak SMA yang mau pergi bimbingan les! Pasti si Gale seneng banget nih, liat aku jelek begini!! Huuuuuu aku benci Gale!!! ' ucap Naava lagi dalam hati kesal
Saat dia menyiapkan diri, tiba-tiba suara Oma memanggilnya dari ruang makan.
__ADS_1
"Naa.. Ada tamu nih, sayang," kata Oma memanggil Naava
"Iya Oma..," kata Naava segera keluar dari kamarnya dan segera turun. Dilantai satu ada Oma yang sedang asik mengobrol dan terlihat sudah akrab berbincang dengan Andri.
"Hai, Naa..," sapa Andri pada Naava yang baru turun dari lantai dua
"Hai, dok.. Udah lama nunggunya?," tanya Naava
"Belum kok, Na.. Ehm.. By the way, penampilan kamu seperti ini, kamu jadi terlihat lebih muda kalau begini hehe..," kata Andri, entah memuji, entah mengejek.
"Eh, iya.. Kaya anak SMA ya?," kata Naava malu.
"Engga kok, malah saya suka, jadi lebih muda dari usia kamu, cantik..," kata Andri sambil tersenyum.
"Hmm.. makasih," jawab Naava kaku.
"Oh iya, sayang, Andri bilang, kalian mau pergi nonton ya?," kata Oma pada Naava
"Ha???? Nonton??? Oh.. Emmm.. iya Oma," kata Naava yang kaget, karena sebelumnya Andri bilang mereka hanya sekedar jalan dan bimbingan laporan makalahnya saja.
"Siap laksanakan, Oma," jawab Andri sambil mencium tangan Oma.
"TUNGGUUUU!," teriak Gale yang tiba-tiba muncul dari kamarnya di lantai dua. Naava terkejut melihat Gale yang menampakkan diri didepan Andri. Padahal kan mereka sudah bersepakat agar Andri tidak tau tentang hubungan mereka.
'Aduhh, ini, gendoruwo kok bisa keluar dari sarangnya siiiiiihhhh!!!! Kebongkar deh rahasia ini! ' ucap Naava dalam hati, ketakutan
"Loh, Gale? Kamu kok bisa ada disini??," tanya Andri kaget
"Lo ngajak jalan sepupu gue kok ngga bilang-bilang dulu, sih bro! HA HA HA," kata Gale tertawa kaku seperti bukan dirinya. Ia tertawa sambil menepuk pundak Andri keras
"*****! Sakit, gilak!," kata Andri spontan
"Loh, Naava dan elu ternyata sepupuan? Lo sih ngga bilang dari awal! Tau gitu, gue minta dicomblangin sama lo hehe," kata Andri becanda
"HA HA HA! Comblangin?? Gampang lah itu!," kata Gale, ia tertawa sedikit aneh, seperti kerasukan roh halus saja.
__ADS_1
"Anjirr!! Eh, Gale! Sakit kaki gue lo injeeeek!!," kata Andri meringis, ternyata kakinya diinjak kuat oleh Gale.
"Eh, sorry bro! Ngga sengaja, sakin bahagianya gue, nyomblangin lo sama adik sepupu gue ini," kata Gale, berpura-pura bahagia, Ia senyum dengan gigi rapat, sepertinya dia sudah mulai naik darah tapi coba ditahan.
"Haha makasih, makasih, bro! Emang, ngga sia-sia gue punya bro sebaik elu," kata Andri menyalam Gale
' Awas lo ya! Bentar lagi gue telen hidup-hidup lo, Ndri! ' ucap Gale dalam hati
"Oiya, yuk kita jalan," kata Gale semangat
"Ehm.. kita? Tunggu.. Maksud lo?," kata Andri heran
"Iya. Kita! Naava belum cerita ya sama lo? Kemarin dia ngajak gue jalan bareng lo, ya mumpung gue lagi free, ya gue mau aja. Bukan begitu adik sepupuku tersayang?," kata Gale sambil tersenyum dan merangkul pundak Naava.
"Eh.. Iya.. Kemarin aku ajak sepupu aku ini, boleh dok?," kata Naava tersenyum dengan terpaksa
'Sepupu? Heloooooww!! Sepupu dari Hongkong!! Ini ngepain pake meluk-meluk segala lagi!! Lebay banget sih Galeee!! ' ucap Naava dalam hati
"Oh.. Yaudah kalo gitu, tapi lo jangan ganggu ya!! Biasa kan lo rese banget kalo diajak jalan!! ," kata Andri pada Gale, memberi peringatan
"Takut banget sih lo!! Santai dikit, dong. Haha, ayo kita pergi, adik sepupuku yang cantik," kata Gale sambil menggandeng tangan Naava ke mobil dan meninggalkan Andri sendirian.
"Alamat rusuh nih, kencan pertama gue gara-gara kutu kupret ini ikut! Rgggh!," ucap Andri menggerutu sambil menyusul mereka yang sudah duluan pergi masuk ke mobil.
Bersambung..
'Haduh, kacau, kacauuu semuaaaaa!!' pikir Naava dalam hati
____________________________________________
Hello readers! Kalau kalian suka dengan novel ini, please bantu aku ya! 😘
Caranya dengan Tekan Like, comment, dan jangan lupa juga untuk bantu Vote ya. Semua dukungan kalian, aku baca satu persatu loh. Itu yang jadi semangatku selalu untuk menulis bab selanjutnya 🤗
Dan jika ingin berteman, silahkan follow IG ku @thresyamemo , Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mau mendukung dan selamat membaca semua 😊❤
__ADS_1