Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
1.bab 1


__ADS_3

Dalam mimpi


"Apa kau itu sungguh tidak punya uang huh"??!! "Apa kau tidak membayar uang sewa rumah bulan ini"! "Sesungguhnya aku sangat kesal menjalin mengenal dan menjalin hubungan denganmu" "Lihatlah apa yang kudapatkan darimu"?!!!!!!


"Lihat kau hanya bisaaa memberiku anak perempuan saja"!!!....teriak hadi purnomo seorang suami dan seorang ayah yang merupakan pengusaha yang hampir bangkrut karena ulahnya sendiri.


Praaang!!!! Plaaakkk!! ...,..suara pecahan botol kaca yang tepat mengenai kepala asih sekaligus tamparan yang medarat di pipinya (Asih adalah ibu dari tiga anak diantaranya manis (marsya nidya sar),pebriani,dan adiknya santi purnama dewi)


"Bukankah kau yang kepala keluaga"!!?? "Apakau sekarang sudah tidak punya hati"?!! "Bukankah kau dulu bilang akan menepati janjimuuuuu"!!


"Kau punya perusahaan yang berkembang ,mengapa aku yang kau suruh membayar ?!!!! Kau tau aku hanyalah seorang ibu rumah tangga!!!!


"Apa ini sekarang kau selingkuh di belakangku !! Dan bermain dengan wanita lain?!!!! .........kata asih sambil menangis dan memegang kaki hadi purnomo dengan kuat.


"Itu dulu bukan sekarang"kata hadi sambil tersenyum.


"Kau tau anak perempuan itu tidak bisa apa apa mereka hanya bisa menghabiskan uang orang tua lalu mereka pergiiii"!!!.....lanjutnya sambil menunjukkan tangan kepada anaknya.


"Tapi kau sebagai ayah dan kepala keluarga berhakkah menghabiskan uang usahamu sendiri dengan wanita lain"!!?! ...


."kau membiarkan anak dan istrimu ini kelaparan!! dan memberikan semua kewajiban kepala keluarga kepadaku!!! Apakah itu adil???!!! " apa kesalahna anak permpuan?'" "huhuhuuhu"....sahut asih sambil menangis


Santi yang melihat orang tuanya bertengakar pun menangis dan pebriani hanya terdiam perpaku.


Tapi tidak dengan marsya dia berusaha membela ibunya yang memang menurutnya benar.


Ayah!! " bisakah ayah tidak memperlakukan ibu dengan seperti itu?!..(dengan nada yang sedikit tinggi sambil memeluk ibunya yang menangis)


"Ma...kamu gak papa kan"?..tanya nya. "Iya .mama gak papa kok"..."uruslah adik adikmu jangan biarkan mereka menangis" "Mama bisa mengurus ini kok"


"Tapi ma kepalamu berdarah"..dengan nada orang yang akan menangis.


"Gak pa pa....pergilah"


Marsya pun terpaksa mengikuti perintah ibunya disana dia hanya tetap diam sambil melihat orang tuanya bertengkar.


"Pergi lah"!!!..."bukankah selinghukanmu menunggumu"?!!....kata asih saat kesabaranya sudah hilang.

__ADS_1


"Baiklah aku akan pergi,tapi ingatlah nanti saat ku kembali akan kubawakan kau surat cerai!!!!....kata hadi sambil berjalan keluar rumah.


Bbbrrruuuuukk......mama dari ketiga anak itu tumbang tepat di saat suaminya keluar dari rumah..sontak membuat anak anaknya terkejut dan menghampirinya.


rumah.


"Ma"!!!!!.....kata ketiga anaknya berbarengan.


"Ma..mama bangun ma" kata santi sambil menguncang tubuh mamanya.


Sedangkan marsya tau bahwa ibunya pingsan dan menyuruh adiknya untuk tenang dan membantu dirinya membawa ibunya ke sofa dan membersihkan lukanya.


"Haruskah kita penggil dokter"?tanya pebriani kepada kakaknya.


"Mungkin mama butuh dokter tapi sekarang kita bahkan mama pun tidak punya uang"


"Mungkin paman bisa membantu"...kata seseorang di balik pintu.membuat kakak beradik tersebut melihat ke arah suara.


Dan begitulah paman nya mengobati sang ibunda mereka dengan hati hati sebelum dibawa ke rumah sakit namun......sesampainya di rumah sakit.


"Maaf .pak kami tak bisa menyelamatkanya". . kata seorang dokter. Anak anak yang mendengarnya pun sungguh sedih lalu menangis Lalu dengan berat hati marsya menelepon ayahnya dan memeri tahunya . "Halo"suara serak ayahnya terdengar setelah beberapa saat marysa menelponya


"Ada apa"sahutnya.


"Ibu meninggal"


"Oo baiklah..nanti"...balasnya dengan marsya yang menganggap hal itu biasa saja.


Sambungan pun terputus dan marsya hanya terdiam dan putus asa. Dan anehnya saat di akhir telepon dia mendengar suara seorang wanita dengan nada suara yang menjijikkan.


* Di tempat lain santi hanya seorang diri dirumah sambil berharap ibunya baik baik saja di sana,...dia termenung dan mulai mengingat perkataan mamanya saat dia hanya berbicara pada mamanya itu .


"Santi..mungkin ini berat bagimu tapi ingatlah apapun yang terjadi selalu dengarkan perkataan ayahmu ya??


".mungkin sudah saatnya kamu melewati masalah ini"


"Jika mama meninggalkanmu tetaplah dirumah ini ..."mungkin arwahku akan tenang bila menatapmu dari pada orang lain"

__ADS_1


"Jika kamu tau mamah sangat mencintai papahmu, tapi dia berubah ketika bertemu orang baru dan mamah hanya membiarkanya saja".kata mamanya sambil tersenyum dengan sedikit harapan di matanya.


"Apa maksud mama??"sahut santi yang takut akan terjadi sesuatu pada mamanya sambil menahan air matanya.


"Mamah pasti akan baik baik saja tenanglah jangan banyak bicara"! Lanjutnya


Lalu datanglah kakak kakaknya bersamaan dengan pamanya yang sedang bersiap untuk memebawa asih ke rumah sakit.


*


"Santi? "datanglah seseorang yang membangunkanya dari lamunan yang membuatnya sedih yang ternyata itu adalah kakaknya.


"Kakak !!!" Bagaiman keadaan ibu"??..tanyanya penasaran.


"Ikutlah ..mungkin nanti pas di rumah sakit kamu akan tahu".. jawabnya sambil tersenyum pakasa.


Sesampainya di rumah sakit santi tahu bahwa ibunya meninggal dan membuat dirinya sangat scok ,tangan santi bergetar ketika apa yang dikatakan mamahnya tadi memang benar benar terjadi .namun dikuatkan sang kakak dan pamannya.


"Tenanglah""mungkin kalian ditakdirkan untuk menjadi orang yang kuat di masa yang akan datang"....kata sang paman dengan lembut sambil memeluk mereka bertiga .


"TIIDAAAAAK"....jeritan Santi saat memimpikan hal yang sangat mengerikan yang membuatnya sampai bangun dengan keringat dingin sambil bergetar karena ketakutan.


Santi merasa bahwa mimpi itu nyata dan dia kembali hidup ke masa lalu.


"Tok tok tok" suara dari luar pintu terdengar dan membuat santi semakin terkejut.


"Santi" "ada apa"??...kata ayahnya yang membuat dirinya langsung menjawab.


(Santi menuruti permintaan terakhir mamahnya untuk tinggal dengan sang ayah yang menurutnya sangat kejam dan brengsek itu,sedangkan kedua kakaknya yang sudah muak dengan papahnya memutukan pergi untuk hidup mandiri tanpa ada yang tahu dimana dia tinggal dan apa yang akan mereka lakukan .lebih burunya lagi santi sekarang tinggal dengan sang ibu dan saudara tiri yang datang setelah beberapa minggu kematian ibunya.)


"Iya baik baik saja yah"...sahut santi saat mengetahui itu ayahnya di balik pintu.


Sebenarnya setelah beberapa tahun berlalu santi masih memiliki sifat yang sama .sifat yang takut bila bertemu ayahnya takut meminta sesuatu yang tidak dia perlukan walaupun ayahnya memiliki usaha yang bisa di bilang cukup berkembang sekarang, namun bila ketakutan itu sudah berkembang dari kecil itu akan menjadi sesuatu yang sangat menakutkan.


Sejak kejadian itu santi takut memiliki seseorang yang dia sayangi ,dia takut bila dimasa depan hidupnya pun begitu : disakiti ,disiksa,menangis dalam gelap dan setiap malam,,dicampakkan karna hanya punya satu kekurangan.


Sejak saat itu,Santi takut untuk memulai pembicaraan ,takut berkenalan kecuali bila lawan bicaralah yang duluan menyapa,dia takut disukai dan menyukai seseorang,dia ingin hatinya kosong dan sunyi.

__ADS_1


*Namun tak ada yang namanya kekosongan, justru kekosongan itulah yang membuat semua menginginkan tempat hidup di kekosongan itu",,,itulah kata hati kecil santi sehingga dia menyibukkan diri dengan mimpi kosong yang belum dia ketahui apa itu dan mengganti kekosongan dengan banyak beban.


Namun saat ayahnya sudah pergi santi masih termenung dan mimpi itu membuatnya takut untuk bangun bahkan dia tidak tidur sampai fajar tiba dan dia sadar harus pergi ke sekolah.


__ADS_2