Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
21. Bab 21


__ADS_3

"Aku angkat telepon dulu sebentar yaa " ujar santi lalu pergi sedikit jauh dari kantin yang berisik.


"Hallo ,ada apa sih telpon waktu orang lagi sekolah !?"ucapnya sedikit berteriak dan malu ketika beberapa orang melihatnya.


"Halo , maaf ,,tapi aku mau bilang kalau dimas pingsan di sekolah, dia sedang berada di uks " ujar orang yang ada di balik telepon itu.


"Haaa !? Pingsan ?" ujarnya.


"Iya ,saya menghubungi anda karena anda orang terakhir yang menelponnya jadi saya pikir anda kenal dengan dimas " ucap orang itu lalu .


"Jika anda sibuk maka saya akan bilang kepada orang tuanya " lanjutnya.


Saat itu pun santi terkejut karna tahu hal apa yang akan menimpanya ketika tau anak kesayangannya sakit .


"Tidak ,tidak ,tidak!! Saya akan ke sana sekarang jangan pernah telepon orang tuanya mengerti !!" jawab santi lalu bergegas ke bangku teman temannya di kantin.


"Kalian ! ,aku permisi ya ada urusan yang sangat penting! .jika nanti guru tanya bilang aku sudah pulang mengerti ??" ujar santi kepada temannya lalu beranjak pergi tanpa mendengar pertanyaan apapun.


"Tapi ada apa??" ujar lidya terlambat dan tidak ada balasan bahkan santi tidak mendengarnya ,dia sudah jauh dari pandangan teman temannya.


Santi mengambil tasnya dengan sangat tergesa gesa dia bahkan rela lari dengan kecepatan maksimalnya hanya untuk adiknya ,eeh bukan kakaknya dan dia berlari untuk mencegah seseorang melapor pada ayahnya.


"Ngapain pakek pingsan segala sih ,buat orang susah aja !!" ujar santi sambil berlari menuju sekolah dimas yang tak terlalu jauh dari sana .


Napasnya terengah engah ketika sudah sampai di depan sekolah dimas ,murid murid yang sedang lewat pun menatapnya heran . mereka mungkin berpikir kenapa anak sekolah lain datang ke sini .


"Aahhkk ,,aku malu sekali di lihat lihat seperti ini " ujar hatinya saat dia dilihat terengah engah .


"Dimana ruangan uksnya " santi memberanikan diri bertanya kepada salah satu orang di sana.


"Itu disana ,di gedung itu lantai 2 " jawabnya sambil menjuk menggunakan jari telunjuknya.


"Oooh "itulah jawabanyaa tanpa panjang lebar lagi dia langsung berlari ke lantai dua itu sambil menggerutu tentang jauhnya uks di sekolah dimas.


"Diimas !!" teriak santi saat membuka pintu uks ,disana ada banyak sekali teman temannya dimas ,mereka semua sangat terkejut begitupun dimas ,dia tahu suara siapa yang memanggilnya itu.


"Kenapa kau bisa pingsan sih !!" teriak nya saat tidak tahu ada orang di dalam uks .


"BUAT ORANG SUSAH Ajaaa "kata aa nya menjadi lebih rendah karna melihat banyak mata tertuju padanya.


Ketika melihat santi datang satu persatu dari mereka pergi dan orang yang terakhir keluar dari ruangan itu memberikan raut wajah yang tidak senang bahkan di sengaja berjalan di depan santi dan memukul bahu santi dengan bahunya.


"Deeg " orang itu menutup pintu dengan sangat keras.


"Orang itu kenapa sih??" tanya santi.


"Entahlah "jawab dimas lalu dia pura pura tertidur karna tau santi akan memberinya omelan dengan suara besarnya.


"Hei kau,, jangan pura pura tidur. aku mau tanya kenapa kau bisa pingsan sih ?? Kau itu laki laki kok pingsan ??" tanya santi.


"Emang laki laki tidak bisa pingsan ??" jawabnya lalu memalingkan tubuh.

__ADS_1


"Permisi ,,apa anda orang yang tadi mengangkat teleponya ??" tanya seseorang yang berpaian rapi dan dewasa.


"Aah ,iya itu saya " jawab santi yang langsung berdiri ketika melihat orang tersebut.


"Bisa bicara sebentar ??" tanya nya sambil memberikan ponsel milik dimas.


"Tentu "


"Ayo kita bicara di luar " sambil membuka pintu dia menuntun santi berjalan keluar .


" saya walinya kelas dimas ,saya mau bilang bahwa dia pingsan gara gara syok dan kelelahan " ujarnya


"Anda dokter ?" tanya santi berani .


"Tidak,, tapi itulah yang tadi di katakan dokter saat merawatnya saya hanya memberi tahu apa yang harus saya beri tahu" ucapnya langsung membuat santi terdiam .


"Hahhaha begitu ,baiklah saya akan memperhatikan kesehatannya mulai sekarang " jawab santi.


"Apa kamu dari sma di sana?? " tanyanya lagi sambil menunjuk ke arah sekolah santi.


"Iya , apa anda tahu dimana kantinnya??" tanya santi sambil melihat ke sekeliling .


"Disana ,itu adalah gedung kantin " jawabnya.


"Makasi ,kalau begitu saya permisi" ucap santi lalu beranjak pergi ke sebuah kantin untuk membelikan dimas makanan.


"Wah anak jaman sekarang .sudah berani bolos sekolah hanya untuk melihat pacarnya " sangka ibuk wali itu ,dan tak jauh dari sana somi mendengarnya ( somi adalah orang yang tadi berpapasan dengan santi di uks ,tepatnya yang berjalan di depan santi) .


"Yang tadi ?? Yang mana?" tanya dimas tidak mengerti.


"Yang datang dari sma disana !"


"Siapa bilang ?" tanya dimas .


"Ceklek "..."kau punya buktinya ?" tanya santi yang baru datang.


"......" dia terdiam tanpa sepatah katapun.


"Ini makanlah ,aku nggak mau susah gara gara kau pingsan !" ujar santi lalu memberikan kresek yang berisi makanan.


Santi duduk dan menaruh dagu di tangannya ,dia memandang somi dari atas sampai bawah.


"Kenapa kau melihatku!"tanya somi sambil melotot.


"Aku hanya heran ,dari mana kau mendatkan informasi bahwa aku pacarnya dimas " santi pun mulai berpikir untuk menjailinya .


"Jika benar aku adalah pacarnya kau mau apa ?" tanya santi sambil menahan tawa.


"Kau !!" kesal somi lalu mengayunkan buku yang dia bawa untuk memukul santi.


"Berhenti " ucap dimas sambil menahan buku yang somi lempar.

__ADS_1


"Kau membelanya ,kau tau aku menyukaimu ,aku sudah lama bilang aku menyukaimu, tapi kenapa kau memilih dia,apa aku kurang cocok untukmu " ucap somi sambil mengeluarkan air mata.


"Menurutmu aku cocok dengannya ?" tanya santi yang ingin memperpanjang masalah.


"Tiidaaak !! Aku tidak terima dia mempermainkanku ,setidaknya dia harus menjawab pertanyaanku itu " teriak somi dengan keras.


.


"Soomii ,, dia adikku !!" ucap dimas yang langsung membuat somi terdiam dan tidak bisa berkata kata.


"Benarkah ??"


"Iya ,,dia kakakku dan aku adiknya ?" sambung santi.


"Aku tidak percaya !" protesnya.


"Jika tidak ,lihatlah nama belakang kami sama ,kami lahir dari ayah yang sama " lanjut santi.


Somi melihat nama belakang mereka yang sama dan dirinya tersipu malu.


"Maaf aku salah paham " ujar somi sambil menutupi mukanya dengan buku.


"Dia selalu ingin memperpanjang masalah" ucap dimas dan somi pergi dengan girang karna yang dia pikir itu salah.


Saaat suasana sunyi santi mulai menatap dimas dengan marah.


"Kenapa kau bisa pingsan sih ?? Apa kau pingsan gara gara nggak sarapan ??"


"Atau jangan jangan kau lelah gara gara jalan kaki ke sekolah ?" tanya santi sambil melihat ke luar jendela.


"Orang sakit juga kenapa kau marah marah ,aku juga nggak tau kalau aku sakit , aku juga nggak tau kalau hidup tanpa mama itu susah banget !!" ujarnya.


"Iiiih mama mama, pokoknya selama beberapa bulan ini aku nggak akan melayani kamu ,kamu harus bisa mandiri tanpa orang tuamu ,aku tau kita berkecukupan tapi kalau nanti hidup kita berubah bagaiman.hah ?" tanya santi.


"Itu tidak akan terjadi " sahut dimas.


"Ya sudah itu hidupmu ,itu pilihanmu aku tidak akan ikut campur " ujar santi.


"Sekolahmu bagus juga "


"Satu lagi ,tadi orang yang kau sebut somi itu ,apa dia menyukaimu ?"


"Yaa "jawab dimas singkat.


"Sebaiknya kau beri dia jawaban"saran santi ,yang melihat rasa sayang somi itu sangat tulus.


"Aku tidak suka padanya !"


"Maka beri dia jawaban juga ,agar dia tidak terus berharap kau menyukainya ,dan menunggumu tanpa kepastian"


"Kau saja nggak tau apa itu cinta ,malah ngajarin orang yang udah pernah pacaran " ujar dimas yang membuat santi merasa tersinggung.

__ADS_1


__ADS_2