
Pukul 4.30 pagi ini alarem di kamar santi sudah berbunyi dengan nada yang tinggi ,bahkan mungkin sampai di ruang tamu.
"Aaahhh cepet banget sih pagi ,belum juga dapet mimpi ."
"Santii ,kau harus bangun kau harus kuat kau nggak mau kan orang tua itu marah " ucap hati santi tapi matanya masih belum terbuka.
"Ini sudah siang !!" ucap hatinya lagi.
"Siiang !! " kejut santi lalu melompat dari kasurnya dan segera ke dapur.
"Ini aku mau masak apa?? Nasi ada ,sayur ada ,protein pun ada ?? Uuum aku masak nasi goreng sama telor ceplok aja ! "
"Masak itu itu terus,boring aaah ,aku akan buat bubur aja kan mudah.dulu mama pernah bilang kalau nasi sisa bisa dibuat bubur hanya dengan menambahkan air saja ,mama bilang itu akan lebih mudah dan cepat ,terus lauknya aku akan pakek sayur sama telur rebus aja deh biar gampang" kata santi sambil membuat bubur dia juga menambahkan secubit garam agar rasanya lebih nikmat.
"Haaa. selai ,sekarang aku akan tidur lagi ,ini aku bisa hangetin dengan microeve nanti " beberapa saat dia sudah berkutatat katit di dapur dan akhirnya selesai juga ,dia meregangkan badannya dan berjalan ke kamarnya untuk melanjutkan tidurnya.
.
.
.
"Santii" woi ayo bangun ini sudah siang !! Kau bilang akan menyiapkan sarapan untukku !" teriak dimas di sebelah kamar santi.
"Iiiiiss ,iya ,aku tahu " jawab santi dengan suara kecil khas orang baru bangun.
"Kletek " plup "plup plup " suara yang terdengar di dapur dan dimas yang malas itu datang bahkan langsung meminta makanan.
"Santi ,mana makannya ??" tanya dimas langsung membuat orang marah di pagi hari.
"Iyaa!! "
"Ini , aku hanya masak ini saja ,jika kau protes maka buat makanan sendiri !! "Ucap santi sambil menaikkan sendok yang dia pegang dan melepas celemek yang dia pakai.
"Dan lagi .kemarin aku melihat kamarmu yang kotor itu,aku ingin kau mambersihkannya sendiri ,aku tidak akan ikut campur ,dan pakaianmu kau harus cuci sendiri entah itu kau laundry atau kau cuci di rumah " ujar santi saat dimas akan makan.
"Ibumu secerewet ini yaa ??" tanya dimas ,yang membuat santi terdiam beberapa saat.
Di ingin bilang kalau ibunya tak seperti dirinya ,ibunya itu adalah orang yang paling lembut ,dan yang paling dia cintai.
Tapi santi tak mau ribut ribut dipagi hari dan bilang
"Tidakk ,ibuku bilang kita tidak boleh memikul beban yang seharusnya menjadi milik orang lain"
Ucapan itu adalah ucapan akhir dari sarapan pagi hari itu bahkan mereka enggan berbicara kepada orang yang saling bertolak belakang.
Tapi dimas sadar perkataan yang dia katakan tadi memang menyinggungnya ,apalagi dia bilang tentang ibunya ,santi sering menangis jika ada yang membentaknya dengan keras tapi dia selalu tersenyum jika masih ada orang di dekatnya.
"Aku seharusnya tadi minta maaf tapi entah kenapa suara itu tidak kunjung keluar dari mulutku " ucap dimas saat sudah berangkat sekolah.
"Aku masih ada waktu lagi nanti " lajutnya.
Pagi hari ini di sekolah santi sangat ribut santi melihat ada orang orang yang sedang saling menunjukkan sebuah lembaran kertas ,ada yang membicarakaanya sambil pamer kepada teman sesamnanya.
"Ada apa ?"tanya santi kepada teman satu kelasnya dulu dia bernama mei mei (dia adalah keturunan china ,dan juga salah satu orang terpintar di sekolah)
__ADS_1
"Putri Nanda mengadakan pesta malam iniii " jawabnya antusias .
"Aku beruntung bisa diundang ke rumahnya yang mewah itu ,apa kau dapat ?"
"Putri nanda??" tanya santi.
"Iyaaa,orang orang memanggilnya begitu karna kebaikan hatinya ,di undangan ini tertulis bahwa jika kalian bisa hadir akan mendapat beberapa keping emas , dan kita juga nggak perlu bawa apa apa .kyaaaa senangnya ,jarang kita dapat undangan se spesial ini " jawaabnya dengan panjang lebar.
"Hai semua ,selamaat pagiii ,ayo semuanya kita berkumpul ke lapangan putri nanda akan memberikan pengarahan tentang pesta nanti malam !!!" ucap seseorang di lapangn yang langsung heboh gara gara sebut nama putri nanda .
"Santii ayo kita lihat!!" ucap mei mei langsung menarik tangan santi dan membawanya ke papangan.
"Haii semua selamat pagii !" teriak nanda dengan mikrofon pengeras suara .
"Paaagiiiiii !!" riuh sautan siswa yang kompak tersebut.
"Aku mau pergii aah " ucap santi.
"No no no kau harus tetap menemaniku di sini " perintahnya.
" oke oke oke,,Untuk pesta malam ini aku sudah bilang kan kalian tidak perlu bawa apa apa ,kalian tahu pesta malam ini aku juga akan mengundang siswa di sma xxx yang ada di sebelah kita iniiiii !!"
"Kkkyaaaaaaaaa " teriak banyak orang.
"Disana kan banyak orang ganteng "
"Aaah putri nanda is the beast.
"Aku penggemarmu!
"Aku mencintaimu!
"Siapa yang belum dapat undangan mungkin saja dia adalah orang yang akan dapat pelayanan vvip dari ku !! Aku akan memberikannya langsung ke kelas kalian kalian yang beruntung !!!! " ucapnya yang semakin membuat orang riuh bahkan seperti menonton konser BTS.
"Aku mual dengan kata katamu ,mei mei aku pergi !" teriak santi bahkan mei mei tidak mendengarnya karna terlalu ribut.
"Aaah sakit sekali kupingku mendengar teriakkan orang orang ,hah sekarang sepertinya aku sedikit merasakan bagaimana rasanya ikut melihat konser ,ini saja hanya sedikit bagaimana kalau aku lihat konsernya BTS yang terkenal itu " "pastii ... Aah nggak tau "
"Bruuuk " santi duduk di bangkunya dan memutar mutarkan kepalanya dan kapalanya itu mendarat di maja tempatnya duduk .
"Kau tidak ikut kesana??" tanya ifan yang membuat santi benar benar terkejut bahkan kakinya terhantam meja saat dia berdiri.
"Buat orang takut saja !! " ujarnya saat tahu itu ifan.
"Aku hanya bertanya kenapa kau sampai terkejut seperti itu ?" tanya ifan.
"Aku tanya kenapa kau tidak ikut berkumpul disana ?" ifan bertanya lagi saat tak ada jawaban yang menyambutnya.
"Gendang kupingku bahkan sudah rusak sebelum mendengarnya bicara " jawab santi .
"Kenapa kau menaruh headphone ku di sini aku menyuruhmu membuangnya?!" tanya ifan.
"Itu headphone mu jadi kau yang harus menentukan dan lakukan "jawabnya judes.
"Tapi aku tidak menaruhnya disana !"ujar santi pura pura berbohong.
__ADS_1
"Benarkah ,aku tidak yakin pada ucapanmu" ujar ifan yang jelas jelas tahu santi berbohong .
"Iyaaa ,, aku tidak pernah berbohong .aku langsung membuangnya " ucap santi yang semakin meyakini ektingnya.
"Lalu kenapa kau bilang itu headphonemu dan kamulah yang harus menentukan?? " tanya ifan.
"Itu , itu kan memang benar punya kamu ?!" kata santi saat merasa dirinyalah yang sekarang di jebak.
"Jadi benar kau yang menaruhnya ??" saat ifan bertanya seperti itu tak ada yang bisa santi lakukan dia hanya terdiam dan berpikir bagaimana caranya agar dirinya tidak di ketahui berbohong.
"Ha ha haha "ifan tak sanggup menahan tawanya ,dia tertawa kecil agar tak ada yang mendengarnya.
"Kau tertawa ??" tanya santi yang baru pertama kali melihat ifan tertawa.
"Santiii ,santiii ayo sini !!" itu adalah teriakan mei mei yang terdengar di luar kelasnya.
"Apa lagi sih " kesal santi lalu keluar melihat apa yang mei mei ributkan.
"Adaa apa sih triak !!" ucap santi .tiba tiba saja kakinya tidak melangkah lagi ,disana santi melihat banyak sekali kerumunan orang orang yang mengikuti nanda.
"Santi kelasmu disini ?" tanya nanda dengan senyumannya.
"Ada apa ini ??"tanya santi .
"Aku ingin lihat bagaimana suasana kelasmu " kata nanda lalu berjalan maju ke kelas santi dan santi pun berjalan mundur.
Saat itu santi berpikir dimanakah wulan.anak yang pernah mereka siksa ,bahkan sekilas pun dia tidak lihat.
"Santiii " nanda memanggil santi .
"Iya " jawabnya ,sambil pura pura tidak kesal.
"Malam ini kau harus datang yaa ke acara pesta yang aku adakan yaa ,kamu adalah tamu vvip ku " ujar nanda sambil memberikan undangannya.
"Maaf tapi aku sudah mendapatkan undangnnya "ujar santi yang berpikir kalau dia bilang dia dapat undangan maka mereka semua akan pergi.
"Apakah undangan yang aku kirim minggu lalu ?? Aku lupa memberitahumu itu memang undanganku tapi aku ulang membuatnya karna terlalu jelek,kau tidak cek disana tidak ada tanggalnya??.kau pasti tidak cek kan ?? Aku sedih karna kau bahkan tak mengetahui isinya salah ,padahal aku memberikan langsung padamu " ucap nanda yang seperti orang kasihan.
"Itu. Dia sengaja yaa bilang begitu" hati santi berkata begitu ,dia ingin sekali marah tapi dia tak mau diperbincangkan sebagai orang yang tak tahu terima kasih.
"Ahahahha benar kah ,akhir akhir ini aku sibuk jadi tak sempat melihatnya . aku pasti akan datang nanti " ucap santi sambil pura pura tersenyum.
"Ooh selanjutnya siapa orang yang beruntung mendapatkan pelayanan vvip darimu ?" tanya santi yang langsung mengubah pandangan seseorang dalam sekejap.
"Uuum aku akan berikan pada ....." sambil dia melihat sekeliling dan matanya berhenti pada seseorang yaitu ifan .
"Dia ,dia sepertinya cocok untuk jadi tamuku " lanjutnya lalu pergi menghampiri ifan dan memberikannya kartu undangan.
Saat itu hal lucu terjadi ,mungkin sangat lucu menurut santi.
"Pergilah kau ,aku nggak suka suaramu " ucap ifan sambil melambaikan tangan menyuruhnya pergi. Saat itu semuanya diam bahkan gerakanpun tidak ada.
"Nanda sebaiknya kau pergi ,dia itu orang yang nggak suka kerumunan" saran santi yang langsung memecah kesunyian
"Aha benar juga ,kalau gitu aku pergi yaa ,dada .ingat datang yaa !" nanda langsung pergi dan tidak ada yang berani tertawa.
__ADS_1
"Ifan " tanya santi yang membuat ifan terkejut.
"Kau hebat sekali " puji santi sambil menunjukkan jari jempolnya.