
Sudah 4 hari sejak neneknya dirawat di rumah sakit dan akhirnya hari ini datang juga hari dimana neneknya yang sudah merasa bosan tidur saja sudah hilang dan bisa melanjutkan rutinitas kecil di rumah sederhanannya.
Begitu juga dengan santi ,dia sudah bisa dengan tenang pergi ke sekolah tanpa menghawatirkan neneknya . selama 4
hari ini nenek asih tak mau menjadi beban santi dan terus memintanya sekolah namun santi malah berkata tak apa aku mau dibebani nenek .dia harus segera mengejar semua pelajaran yang dia lewatkan selama 4 hari ini jika tidak saat ulangan dia hanya akan bisa menatap kertas ulangan dan terus mengedipkan matanya.
"Neneeek!! Ayo pulang aku sudah mengurus semuanya kita tinggal beres beres terus pulang "ujar santi ceria karna neneknya sudah lama ingin keluar.
"Haaa akhirnya bisa pulang juga" ucap neneknya.
"Hehehe ,nenek pasti senang bisa pulang ,,ayo kita pergi semua barangnya sudah aku bawa"
Mereka pulang namun tak jalan kaki karna rumah neneknya yang cukup jauh ,santi menyetop satu taksi dan memintanya mengentar .
Sampainya di rumah nenek santi sangat senang ,saat melewati beberpa tempat yang dia sukai dulu rasanya bayangannya waktu kecil muncul disana,bermain ,bercanda ,dengan teman teman seumurannya "nakal " ucap santi sembari membubarkan gambaran gambaran dimatanya.
Tiba di depan rumah neneknya dia memandang halam depan rumah itu .tempat itu dulunya adalah tempat para anak anak wanita bermain ,diasana kita akan mengeruk tanah dan mencantoknya dengan cobek.
(cobek adalah alat yang biasanya digunakan menghaluskan bumbu tapi nenek asih biasanya menggunakan cobek itu untuk menghaluskan ramuan yang selalu dia buat saat sakit) bahkan kita suka menambahkan air hingga cobek nenek kotor seperti lumpur.ketika nenek datang dan menyuruh kita membersihkanya kita malah pergi mengusil ke tempat lain.
Ketika memasuki rumah itu santi lebih terkejut lagi karna semua yang ada di sana masih sama barang barangnya dan tempatnya semuaanya sama.
Ketika duduk di ruang tamu santi mengingat kembali saat di sering diomeli nenek karna baru pulang sore dengan baju kotor .nenek marah bahkan ibunya tak bisa menghentikan teriakan yang besar itu.
"Nenek aku akan menaruh barang barangmu ,apa kamar nenek masih diasana?" tanya santi saat neneknya sedang ke dapur mengambil minuman.
"Nenek semuanya masih sama ,padahal lemeri di kamar nenek akan rusak" tanya santi ketika sudah datang dari kamar neneknya dan menuju ruangan tamu.
"Nenek hanya tak mau kenangan bersama kalian hilang lagian nenek sudah tua bentar lagi juga akan mati" ujar neneknya santai sambil menyeruput teh.
__ADS_1
"Iiisssh ,..apaan sih umur nenek tuh masih panjaaaaaaaaaang banget"ucap santi sambil merentangkan kedua tangannya.
Mereka menghabiskan waktu berdua di ruangan tamu tamu itu menceritakan semua keluh kesah mereka selama beberpa tahun ini beberapa saat tertawa dan di waktu berikutnya menangis .
Hingga sore tiba ,mereka membuat makanan bersama sama dan melajutkan cerita yang tadi masih tertunda.
"Pulang lah ini sudah malam besok kau harus sekolah "ujar neneknya saat santi sedang menonton tv.
"Aku ingin menginap disini apa tak boleh ??" tanya santi.
"Tidak..... !!" santi langsung menjawab sebelum ucapan neneknya selesai "berarti aku bisa dong menginap yeeess ,aku bisa menginap " ujar santi bahagia sambil melompat lompat.
"Maksud nenek tidak boleh !! Pulang sekarang pulang besok kau kesini lagi mengerti ??" teriak neneknya ,apa lagi santi hanya bisa menurut dan pulang .
Santi sudah tak jauh dari rumahnya ,dia melihat dimas sudah berpakaian rapi dan ingin pergi.
Dimas menyadari suara siapa yang dia dengar dan melihat ke arah suara tersebut.
Benar saja dia melihat santi sedang berlari ke arahnya sambil merentangkan tangan ,mungkin menurut dimas santi sedang merindukannya karna sudah 4 hari tidak ketemu.
Tapi yang dia rasakan salah saat sudah dekat santi malah memukulnya dan memaki makinya.
"Kau sialan ,berani beraninya curi barang orang !! " teriak santi sambil terus memukulnya.
"Iih apa salahku sih "ujar dimas yang tak sadar dia sedang mengenakan pakaian yang memang dia curi dari kamar santi.
"Ini baju ini kau ambilnya dari kamarku kan?!" tanya santi sambil menunjuk nunjuk jaket ifan yang dikenakan dimas.
"I..i...i..ini hehe aku pinjam sebentar aku suka banget ,cocok dipakai saat dingin dingin gini " sahut dimas sambil senyum senyum dan memegang erat erat jaket itu karna selajutnya yang akan terjadi santi akan merenggutnya apapun yang terjadi.
__ADS_1
"Hehehhe ,cocok yaa ?? Jelas lah ini mahal kembalikan !! Sudah berapa banyak jaket yang ayah dan ibumu berikan !! Kurang bagus ?? Ya minta lah ..ini punya orang tau aku pinjem di toko gilaak !!! Kalau robek kau bayar dendanya karna kau yang pakai yaa ,harganya 30 juta kenapa ?? Ya jelas karna nyaman ,dan hangat !! Siniiiiiiin ,,ini punya orang !!! " teriak santi sembari mencoba melepaskan jaket itu namun yang terjadi malah sebaliknya.
"Krrreeeeeekk" bajunya robek !!!
"Laaahhhhh!!!" ujar keduannya sambil bengong dan menatap robekan baju itu.
Santi jatuh je tanah melihat robekan baju itu sambil bergetar ,"robek !!,yaaa tuhan apa yang harus ku katakan padanya nanti dia marah lagi sama gua yaaeelah gini amatt huuhuhu" pekik santi sudah seperti dunia ini akan kiamat.
"Kau kau belika aku jaket kayak gitu ,pokoknya harus dapet ,kalau gak mati hidupku di lototin sama orang itu apalagi dia lagi marah " ujar santi sambil menunjuk dimas untuk ganti rugi.
"Kita berdua yang robekin ini jadi kita harus sama memperbaiki masalahnya kau bilang ini harganya 30 juta kan ?? Kau 15 juta aku 15 juta kita kan serasi jadinya "ujarnya polos.
"Kau belinya dimana biar aku yang beli kau tranfer uangnya ke aku dulu baru ku bisa beli ,,hehehehehe maaf yaa ini aku kembalikan" ujar dimas yang masih terlihat polos tapi santi tau kalau dimas akan memanfaatkannya agar dapat uang tapi santi tak kalah cerdik .
"Huhuhu ,biar aku aja yang beli jaket ini harga aslinya 50 juta tapi dia belinya di toko temanku jadi aku akan usahakan dapat diskon lagi 20 juta kaunya tinggal siapkan uang "ujar santi yang ikut ikutan polos dia memanfaatkan air matanya yang jarang keluar.
"Biar aku aja aku juga bisa dapat diskon dengan muka tampanku ,ini pasti yang kw" pekik dimas.
"Kau itu siapa yang suruh bawa baju milik orang tanpa ijin !! Sekarang aku berbaik hati memintamu hanya memberikan uang dan aku yang membelinya malah bilang barangnya kw lagi !! Terus kenapa kau tadi bilang ini pakaian nyaman hah??" teriak santi sengaja di depan orang orang yang lewat agar dapat pembelaan .
"Beri aja adiknya uang palingan sedikit"ujar tetangga.
"Iya tu bik aku hanya meminta sedikit tapi dia malah membentakku aku hanya mau bekal sekolah ayah nggak memberiku bekal dan hanya memberikannya kepada dia tuh anak kesayangannya huhuhuu bibik tolong aku aku lapar " ujar santi.
"Kau ,,,kau huh huh huh!" ujar dimas marah.
"Tuh tuh dia marahin sayaa bibiiik huhuhuhuu" ujar santi menangis tapi dalam hatinya sedang tertawa berbahak bahak.
"Berikan saja ,,kau nggak lihat adikmu tersungkur di tanah ,kasihan dia." sela tetangga yang satunya.
"Iiis ,,,iya iya ayo masuk nanti ku berikan di dalam"jawab ifan langsung menarik tangan santi.
__ADS_1