
Keesokan harinya
ππ
Santi terbangun masih dengan mata sembab walau sudah agak siang dia memaksakan diri untuk memasak makanan agar irit.
"Santi aku berangkat " ujar dimas menuruni tangga mengira santi di kamarnya.
"Ayo sarapan dulu"
Mereka sarapan seperti ada rasa canggung sama sama nggak tau harus bilang apa.
"Dimas aku tahu ini susah tapi ayo kita mulai dari nol untuk hidup mandiri tanpa orang tua "
"Aku juga berpikir begitu"
Santi ragu mengucapkan perkataanya "um bagaimana kalau nenek juga tinggal disini sekarang dia sering sakit dia juga sendiri hanya kita keluarganya "
Dimas langsung menentang tawaran santi "nggak ngak boleh nanti dia marah "
"Aku jamin nenek nggak marah ,,kita hidup pisah juga makin susah nenek juga hidup dengan bantuan sebagian besar dari ayah ...nanti nenek kan bisa bantu bersih bersih rumah sambil olahraga agar sehat" ujar santi meyakinkannya.
"Aku juga akan cari kerja sambilan "
"Nggak usah juga kali ,,ayah udah bayar penuh semua uang sekolah sma kita selama tiga tahun tauuu" kesal dimas .
"Yaaa nanti kuliah kan juga butuh uang " balas santi tak mau kalah.
"Yaa tuhan sudah jam delapan" umpat dimas melihat jam dingding sontak membuat santi terkejut langsung melarikan diri ke kamarnya dia bahkan belum mengganti pakaianya bahkan mandi.
πππ*****πππ
Santi sudah sampai di sekolah dengan susah payah sampai harus memanjat dingding karna terlambat.
Semua orang di sekolah mungkin tahu siapa ayah santi tapi tak semuanya mengenal santi di sekolah jadi mereka hanya bersikap biasa saja ketika ada berita seperti itu (itu yang diharapkan santi bersikap seolah tak terjadi apa apa )
Daripada semua orang mengerumuninya dengan hujanan pertanyaan yang malah membuatnya ingin menangis.
Di kelas semua orang sedang mengerumuni mading di belakang,, santi bertanya tanya ada apa
"Ada apa?" tanya santi pada salah satu teman kelasnya.
__ADS_1
"Kau lupa sekarang kan pengumuman hasil ulangan keluar " jawab temanya didiringi "aku nggak percaya loh dia dapat nilai bagus " lalu dia kembali ke tempat duduknya.
Santi mendekati mading tersebut mencari cari namanya dengan hati dag dig dug.
Dia melihatnya santi mendapat rengking enam .
Lalu matanya tertuju ke bawah berharap ,bukan "pasti " nama ifan ada di bawahnya.
Melihat ,mengurut ,bahkan mengeja semua nama yang dilewatinya tersenyum senang jika nama ifan tak ada di dekat rengkingnya.
Tapi anehnya semua nama sudah dia baca sampai bawah namun tak ada nama ifan. terkejut dengan firasat yang buruk santi melihat ke urutan atas dan "blaaarr" otaknya terasa konslet dan salah membaca berkali kali dia baca dan namanya tetap sama.
Memutar badanya memastikan tak ada ifan di kelas tapi ifan tepat duduk di atas bangku guru di depan kelas sembari menatapnya bahagia.
Santi berteriak tak percaya menutup mukanya dengan tas dan berlari ke bangkunya langsung melipat tangangya di atas bangku dan menduselkan kepalanya malu.
Sementara kedua temanya sedang heran .
πΊπΊπ»π»*πΌπΌπ±
Jam istirahat .
Santi segera melarikan dirinya dari jangkauan penglihatan ifan ,duduk di bangku di bawah pohon rindang dimana dia bertemu alex dulu.
"Hei kera jangan nyapa orang yaa buat orang terkejut aja deh " kesal santi.
"Jadi kera pun nggak papa asal bisa bicara denganmu " ifan menurunkan dirinya dan duduk bersebelahan dengan santi.
"Aku yang nggak mau dengan kera "
"Kamu itu manis sih jadi si kera suka" goda elex dengan isyarat tertentu.
Santi yang mengerti maksudnya langsung menjawab " tapi si kera itu tu udah disukai dengan temanya si manis dan dia lebih manis cucok lagi dengan si kera dan lagi si manis nggak suka dengan si kera karna si manis nggak mau mengenal cinta " jelas santi sambil tersenyum tapi senyum itu malah dianggap hal lain oleh alex.
"Aku akan menunggu "
"Jangan ditunggu lebih baik cari yang sudah ada kan " jelas santi.
"Tapi.....a " ucapnya terputus.
"Heiii !!" teriak ifan dari kejauhan langsung membuat santi melarikan dirinya bahkan tanpa mendengar lanjutan ucapan alex ataupun berpamitan.
__ADS_1
~pulang sekolah
Santi berencana mampir ke rumah neneknya dan menyuruhnya tinggal bersama .
"Nenek !! Aku datang ayo kita tinggal bersama !!" ujar santi dengan lantang langsung membuka pintu rumah neneknya.
Entah ini hari sial atau apa setelah sampai disana dia malah melihat ifan sedang mengobrol dengan neneknya di ruang tamu.
"Santi " ujar neneknya khawatir ,,baru kemarin malam dia tahu kenyataan itu dia juga cukup terkejut tapi dirinya lebih menghawatirkan cucunya ini.
"Kau pasti syok yaa nak " lanjut neneknya sambil mengecup pipi santi.
"Ayo duduk ini temanmu kan dia sering sekali datang kesini menjenguk nenek ..ayo disapa " perintah neneknya.
Santi dengan ragu ragu menyapanya "ha haii apa kabar ??" sapa santi seolah tak kenal.
"Cucu nenek ini sepertinya dia akan jadi pembohong karna tak memenuhi janjinya nek " ucap ifan seraya ekting sebagai peramal karna orang tua pasti kan percaya akan hal itu.
" benarkah?? santi janji apa yang kau ingkari haa ?? Cepat penuhi nanti cucu nenek ini kualat loh" nenek mengusap rambut halus santi.
"Nggak nek aku nggak punya janji kok dia bohong " protes santi.
Dengan cepat dia langsung mengubah topik pembicaraannya.
"Nek aku kesini mau nawarin nenek untuk tinggal denganku agar aku bisa tau bagaimana kesehatan nenek daripada disini nenek sendiri ,,aku khawatir nek "
"Tapi nenek sudah tua sudah tak pantas lagi tinggal di rumah bagus " jawab nenek.
"Lalu nenek mau tinggal disini sendiri??, susah sendiri?? ,,nanti sakit sendiri??? Begitu ?? ""
"Disini nenek bisa bergerak bebas tanpa harus tidur saja ,kamu pasti akan menyuruh nenek istirahat "
"Nenek mau nyapu ?? Rumah itu besar kok buat nenek sapuin sampai bersih disana kalau nenek mau juga bisa buka usaha kue ama cemilan lowonganya masih banyak dan jarang yang jual ala rumahan " santi merengek seperti anak kecil bahkan ifan sedang tertawa dalam hatinya melihat kelakukan santi.
Neneknya itu dulu adalah penjual kue tapi karna orang orang disekitarnya juga jualan kue beliau berhenti.
Nenek menyetujuinya untuk tinggal disana walau santi harus memaksanya berkali kali .
Mereka akan memindahkan barang barang keperluan dan kesayangan nenek besok karna besok kan hari minggu.....
ππππππ±ππ
__ADS_1
Stay with me yaa ππ