Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
4. Bab 4


__ADS_3

Keesokan harinya santi memutuskan berengkat ke sekolah lebih awal.


Namun dia terpaksa harus sarapan dengan keluarganya karna ada yang harus dibicarakan ayahnya.


"Ada apa"??..tanya santi sambil memakan sarapan yang disediakan di atas meja.


"Bulan depan kamu pindah kerumah nenek untuk beberapa bulan"..."ayah ada pekerjaan dinas ke jepang selama dua bulan" kata ayah santi .


"Kok pindah ke rumah nenek kenapa tidak ke tempat lain?...tanya santi yang mengeluh karna dia dan neneknya memiliki hubungan yang buruk.


"Lalu kamu mau tinggal dirumah bersama ibu dan saudaramu"?? "Tidakkah nanti kalian akan bertengkar terus"??..kata ayah santi sambil menatap keluarganya.


"Apa aku nggak boleh tinggal dengan kakak ""ayah bilang kan hanya dua bulan"??..tanya santi yang sudah lama tidak melihat kakak kakaknya.


"Jangan tinggal disana nanti sifat kakakmu menular" kata ayah santi yang tidak pernah mencemaskan anaknya tersebut.


"Iya jangan tinggal disana lebih baik tinggal bersama nenekmu"kata mamah tirinya yang seperti mencari perhatian kepada ayah santi,sambil menuangkan teh di cangkir santi dengan tatapan sedih.


Santi yang mendengar perkataannya itu merasa muak dan langsung pergi meninggalkan meja makan bergegas ke kamarnya untuk mengambil tas dan turun kembali untuk menjawab pertanyaan ayahnya itu.


"Huuuh " baiklah aku akan tinggal dirumah nenek tapi bila aku sudah muak disana aku akan tinggal di kos kosan"!!" kata santi marah.


"Bukankah nenekmu baik"tanya ayah santi.


"Siapa bilang"??"ayah tidak pernah lihat kan"..kata santi sambil meninggalkan rumah.


"anak itu kenapa sih"?? Kata dimas.


"Iiisshhh diam"kata ibunya sambil menyenggol tanganya.


.


.


dijalan santi terus saja melamun teringat dia harus pergi ke rumah neneknya.


"Hei kenapa sih"?? "Ada masalah"?


"Dari kemarin hingga sekarang kamu ngelamun mulu". Tanya sopia sebal.


"kau tidak tahu yaa masalah hari ini dan kemarin berbeda malah dibilang sama"!!...kata santi yang ikut kesal.


"Yah kalau gitu coba bilang masalah hari ini ajah dulu deh"..."ada apa" tanya nya cemas.


"Aku disuruh pindah kerumah nenek bulan depan padahan ayah tau aku tidak suka dengan nenek malah bilang nenek kan baiiik"..kata sopia sambil menunjukkan raut wajah ayahnya saat bilang dia kan baik.


"Terus kau pidah sekolah juga dong"!! Jangan dong !!!! Tinggal dirumah ku aja yaa??.kata sopia takut.


"kau pikir rumah nenek di luar kota sampai harus pindah sekolah "paling aku cuma gak bisa jalan kesekolah dan pulang bereng seperti sekarang " kata santi.


"Iiiiii jangan gitu dong"!!!!!! Katanya semakin kesal.


"Iiiiii aku juga bakal rindu kamu yang selalu mengoceh tiap hari" kata santi bercanda yang seakan dia pergi ke luar kota.


"Kamu pikir aku akan bilang gitu ".. "Tiap hari kan masih bisa bertemu di sekolah " lanjutnya.


"Tenang ajah tunggu hanya dua bulan saja"lanjut santi lagi.


"Terus dari sana sampi ke sekolah berapa menit"?? Tanya sopia.


"Paling tiga puluh menit"jawabnya.

__ADS_1


"aaaahhhgg "!! "Jangan pikirin itu akhir bulan pun masih jauh"kata santi menenangkan.


tanpa sadar mereka sudah sampai disekolah dengan cepat .


Perbincangan yang serius selalu memakan waktu yang cepat.


tepat sampai disekolah bel langsung berbunyi santi dan sopia pun langsung menuju kelas.


Hari ini adalah hari yang sangat membosankan bagi kelas santi karna semua pelajaran membosankan bersatu .


Begitupun santi dia tidak suka dengan pelajaran fisika dan matematika ,walau dia terlihat sangat patuh di kelas dan terlihat pintar sebenarnya dia jarang mendapat juara tapi setiap semester dia selalu berada di rengking sepuluh besar.


Jam istirahat pun tiba. kali ini jam istirahat santi berbeda karna diasampingnya ada seseorang yang tidak ingin dia temui sejak kemarin.


Dia adalah Ifan yang kemarin menyuruhnya untuk tidak mencari informasi tentang dirinya.


Disana semua mata tertuju pada santi dan ifan mereka bertanya tanya "kenapa ifan kesini"? "Apa hubungan mereka berdua"??


Ada juga yang memuji ketampanan ifan yang terpancar pertama kalinya didepan publik.


"Wah gue pikir dia orang yang tidak bisa merawat diri" kata seseorang .


"Ternyata ganteng dan mulus ya"hihihi".kata teman sebangkunya.


Ifan duduk tepat didepan santi yang seharusnya diduduki sopia sambil membawa makanan yang dia pesan .


Sedangkan santi hanya menatapnya seakan tidak ingat kejadian kemarin lalu datang sopia sambil membawa makanan .sopia pun terkejut karna ada ifan di hadapan santi.


Dia memutuskan duduk di sisi samping santi setelah memeberi santi makanan yang dia pesan.


"Ada apa "?.tanya santi memulai pembicaraan.


"Tidak ada "jawabnya sambil memakan makananya.


"Kenapa kau harus duduk disana"?? Tanya santi.


"Bukankah masih ada tempat duduk yang lain"


"Dimana bukankah sudah terisi semua kecuali disini "kata ifan sambil menunjukkan meja yang memang sudah penuh .


"Kau mau aku duduk disampingmu"??..tanya ifan yang membuat santi terdiam tak dapat berkata kata. Sedangkan sopia yang mendengar percakapan itu tertawa dengan mulut tertutup.


"Iiiiiisssshhh" "gak tau aku" ujar santi marah dan langsung memakan makanannya dengan cepat .


beberapa menit berlalu dan ifan selesai menyantap makananya lalu pergi untuk membeli minuman .


"Iiissh ". "Aku baru tahu sikapnya sombang gitu" ..kata santi saat ifan sudah pergi.


"Hahahahhahaha..." aku tidak tahu ternyata ada orang yang lebih pintar bicara daripada kamu hahaha..." kata sopia yang sudah dari.tadi menahan tawanya.


Saat santi kesal dan memakan makananya dengan cepat dia lupa harus meminum air agar makananya bisa turun dengan baik sehingga dia cegukkan dan yang lebih parah di atas meja tidak ada minuman.


Santi merasa makanan yang ia makan masih belum seutuhnya turun namun sebaliknya dia merasa makannya naik ke dadanya yang membuat dia seperti tidak bisa bernapas.


"Huk". "Aduh" ..kata santi sambil menyentuh dadanya yang terasa berhenti berdetak.


"Air". Aku mau air" kata santi sambil akan menuju kantin,namun ifan datang dan memberi santi air .


"Ini minumlah" kata ifan sambil menyodorkan air yang langsung ifan membukanya agar santi lebih mudah meminumnya.


Tanpa berpikir panjang santi langsung meminum minuman yang diberi ifan.

__ADS_1


"Huk". "Makasi minumanya"kata santi setelah merasa ceggukanya mereda.


"Hanya itu saja kah yang kau katakan"tanya ifan.


"Lalu apa"? Tanya santi curiga.


"Haruskah ku bayar "?? Kata santi sambil menyodorkan uang .


"bukankah kita sudah berteman sejak pertemuan kemarin ,,bukankah itulah teman yang baik ?. selalu membantu"kata ifan yang membuat santi tidak mengerti.


"Lain kali kau harus mentraktirku makanan yang mahal"kata ifan.


"Hah bukankah kau hanya membelikanku minuman "?? Tanya santi yang merasa seperti akan dimanfaatkan.


"Ingatlah aku memberimu air saat kau benar benar membutuhkanya ,dan kau harus berusaha agar dirimu tidak berakhir seperti orang di penjara karna mencari tahu tentangku" kata ifan dengan senyum dinginya .dan langsung meninggalkan katin menuju ke kelas.


"Apa makudnya sudah berteman sejak kemarin"tanya sopia beberapa saat setelah ifan pergi.


"Ituu,,sebenarnya orang yang ku temui kemarin adalah dia"kata santi sedikit terbata bata.


"Ooo jadi sekarang kamu sudah bisa berbohong yaa padaku huh"kata sopia kesal.


"Bukan gitu kemarin dia mengancamku untuk tidak memberi tahu siapa pun"ujar santi.


"Baiklah kali ini aku percaya padamu tapi kita teman yang baik kan ,aku harap kau tidak merahasiakan hal yang membuatmu tertekan.


"Baiklah aku ngerti kak" kata santi sambil hormat.


.


.


Jam pulang sekolah sopia dijemput oleh papanya sedangkan santi lebih memilih untuk berjalan kaki.


"Santi "!!! ..."kau kok tumben jalan sendiri"tanya agus yang sudah beberapa langkah dibelakang santi.


"Ia ,,sopia ada urusan bersama orang tuanya"kata santi menjelaskan.


"Kau kenapa lewat sini bukankah rumahmu jalanya lewat sana".kata santi sambil menunjuk jalan menuju rumah agus.


Sebenarnya santi tidak tahu rumah agus dimana tapi dia sering melihat arah dia pulang berlawanan dengan arah santi pulang.


"Iya ada urusan sebentar "jawab agus.


"Besok kau ada urusan setelah pulang sekolah"??tanya agus .


"Mungkin tidak " Jawab santi.


"Kau mau lihat pertandingan basket timku tidak di lapangan basket dekat rumahmu itu" tanya agus yang mengharapkan kata ya.


Agus sangat menyukai basket dan dia sangat andal sehingga dia menjadi kapten di timnya.


"baiklah "tapi kalau aku dicuekin disana aku pergi yaa" kata santi dibarengi pertanyaan.


"Iya.. "aku kan gak cuek kayak kamu"kata agus menyinggung yang tidak dibalas santi .


Sesampainya di depan rumah santi mereka berpisah santi langsung pergi ke rumah sadangkan agus pergi ke lapangan bola yang dia bilang.


Dirumah santi langsung mengganti pakaian dan langsung merebahkan diri di kasur miliknya dia memikirkan perkataan ifan di sekolah yang seperti akan menjemputnya menuju penjara.


Lalu pikiranya menuju agus yang bilang kalau dia harus pergi ke pertandian basketnya besok.

__ADS_1


Beberapa saat matanya terpejam setelah mimikirkan banyak hal dan kepalanya terasa berat bila memikirkan bulan depan harus pindah ke rumah nenek kakeknya.


__ADS_2