
"Duduk" ujar ifan selepas menariknya dari kelas menuju taman.
"Makasi yaa mau bantu aku....tadi juga sekarang " ifan dibuat bingung dengan ucapan santi yang tiba tiba minta maaf.
"Yaah sudahlah" ifan menghembuskan nafas "pokoknya jangan kau ladeni dia mengerti?? Nanti hal yang lebih buruk bisa terjadi oke??" lanjut ifan.
"Aku tahu tapi semakin aku biarkan dia jadi semakin melunjak " kesalnya.
"Kau harus berani menghadapi orang yang begitu semakin kau lemah semakin senang dia memperdaya seseorang".jelas ifan mmegang kedua bahu santi dan memberinya kekuatan.
Santi meneteskan air matanya , dirinya yang terlihat kuat dan tegar di hadapan orang lain sekarang sudah dilihat oleh ifan,
Dirinya yang cengeng akan masalah kecil dan sepele.
Ifan mengusap pelan punggung santi tak menyangka dirinya yang selalu judes itu juga sangat mudah menangis.
"Tunggu dulu ,,aku akan membelikanmu minuman agar tak cengeng lagi ...kau tunggu di sini " ujar ifan sambil mengacak ngacak rambut santi lalu pergi menuju ke kantin.
Santi menunggu ifan disana sambil menatap kupu kupu yang berterbangan berdua di taman itu, hingga dia merasa ada aroma yang sangat menyengat mulai mendekati hidungnya dan membuatnya kehilangan kesadaran.
Sedangakan ifan telah kembali selepas membeli cemilan dan minuman untuk santi terkejut tak melihat santi disana ,
Dia berpikir mungkin santi menunggu terlalu lama hingga dia mulai mencari santi di dekat taman dan di kelas namun tak ada santi disana.
Khwatir dia mulai mencari santi ke segala ruangan di sekolah bahkan dengan tanpa rasa malunya dia berani memasuki toilet wanita hanya untuk mencari santi.
"Bruuk " alex dan ifan bertabrakan saat ifan semakin cemas akan keadaan santi yang entah di mana.
Tanpa ragu ifan langsung menanyakan keadaan santi .
"Kau lihat santi ?"
Alex semakin kesal ifan tahu dirinya menyukai santi tapi kenapa dia mencarinya.
Tak menunggu lama alex langsung melayangkan pukulan keras ke muka ifan membuatnya meringis kesakitan.
"Apa maksudmu ini?? Aku hanya bertanya kenapa kau langsung memukuliku haa !"
"Kenapa ?? Kau tau aku suka padanya tapi kenapa kau malah mendekatinya !!" pekik alex.
"Aku temannya dan dia temanku apa salahnya aku dekat denganya " sahut ifan kesal.
Mendengar jawaban itu alex semakin gusar dan marah menukulnya lagi hingga jatuh ke lantai.
"Aku nggak suka denganya " jawab ifan tapi alex masih saja memukulnya hingga ifan juga mulai kehilangan kesabaranya dan ikut memukulnya balik.
Hingga mereka akhirnya harus nemberi penjelasan ke ruangan bingbingan konseling akan kejadian yang mereka lakukan.
Entahlah sejak kapan dia mulai tertarik dengan santi ,, awalnya dia tak berpikir untuk menjadi teman santi tapi semakin dia mengenalnya dia menjadi ingin tahu semua hal tentang santi.
*****
Santi mulai menyadarkan dirinya kepalanya masih pusing karna bau yang dia hirup tadi.
__ADS_1
Membuka mata dia melihat tempat yang terlihat seperti aula sangat besar walau besar ding dingnya sudah dipenuhi warna hitam dan sarang laba laba .
Sepintas dia merasa ini adalah tempat yang dulunya pernah terbakar dan sekarang terbengkalai hingga dijadikan markas oleh orang yang menyanderanya.
Walau duduk di atas kursi Tanganya diikat kencang ke belakang hanya kaki dan mulutnya yang bisa bergerak bebas.
Berpikir sudah berapa lama dia di kurung di sana ??, adakah yang akan menyelamatkanya keluar dari seni??.
"Braaak" beberapa orang terlihat mendekatinya. Dirinya terkejut melihat salah satu orang itu orang yang tadi meminta maaf padanya.
"Wulan " lirih santi merasa dirinya dibohongi berkali kali.
"Bagaimana rasanya dikurung disini santi" ujar lidya sambil membelai rambut santi.
Santi hanya diam tak menjawab sambil meronta ronta berharap kalau talinya bisa lepas sendiri.
"Kau itu terlalu sombong , pura pura diam agar kau terlihat sopan tapi padahal kau itu busuk !!"
"Hehe kau tahu kemarin ayahku bilang kalau kau sekarang jadi mainanku yeeeay aku dapat mainan baru !!"
"Mainan kayak kamu bangs*t!" pekiknya sambil menjambak rambut santi.
"Nanda tolong lepaskan ram rambutku" lirih santi sambil menahan sakit.
"Apa salahku sampai kau melakukan ini ha hiks ??" tanya santi ditengah tangisanya.
"Salah?!!!? Pertama kau membuat mainanku menentangku untuk pertama kalinya !! Tapi tak papa sekarang dia sudah jadi anak penurut lagi ya kan wulan?" wulan hanya mengangguk sambil menunduk.
"Kedua kau berani mengumbar sikapku ke murid sekolah padalah tak satupun yang pernah lolos dariku berani membicarakanku ,,,,itu !! Itu yang membuatku tak menyukaimu!!"
"Perbuatanmu itu salah ,,walau sekolah ini milikmu tak sepatutnya melakukan itu pada temanmu !!"
"Haah teman ?!! Dia itu kasta rendahan sama denganmu yang juga kasta rendahan tahu !! Dia itu anak pembantu hahahahaha " ujarnya diikuti riuh teman lainya yang juga ikut tertawa.
"Aku muak bicara dengamu mari kita mulai permainan sesungguhnya "
"Kalian tunggu apa lagi cepat ikat dia " pinta nanda.
"kau wulan keluarkan kemarahanmu gara gara dia kau semakin mendapat siksaan dariku ,,pukul di sesuka hatimu dan maki saja orang si*lan ini " titahnya lagi yang langsung dipatuhi.
Santi hanya bisa menangis sambil meminta tolong dengan kerasnya berharap ada orang yang mendengar dan menolongnya.
Tak jauh dari sana sesorang juga sedang ternganga melihat kejadian itu sambil mengirimkan pesan ke seseorang.
"Kau dulu menyiramku juga kan sekarang aku juga akan balas perbuatanmu" pekik nanda sambil menuangkan seember air.
"Bagaimana rasanya haa?" adai pamanku si purnomo itu di rumah langsung aku buluh kau dan takkan ada yang tahu "
"Oh iya aku lupa bilang bahwa ayahmu itu sudah meninggal di jepang coba lihatlah ini ayahmu kan ??" ujar sinis tapi manis nanda sambil menunjukkan sebuah foto di hpnya.
Santi bergetar melihat poto itu benar benar ayahnya mencoba tuk tak percaya
"Itu bukan ayahku kan? itu tidak mungkin ayahku hadi purnomo dia bukan ayahku kan?? Nanda tolong lepaskan aku aku mau menelpon ayahku ayahku masih hidup dia tak menjawab telfonku karna sibuk !! Itu huh itu pasti poto editan editaan !" ujar santi bergetar terlihat seperti orang gila meronta ronta ingin menelfon ayahnya .
__ADS_1
Wulan mendengar nama ayah santi juga bergetar melihat foto itu lalu terduduk lemas tak menyangka dan menyesal melakukan hal bodoh kepada anak penyelamat hidupnya.
Santi terdiam sejenak dari isakan tangisnya berpikir orang yang disebut nanda tagi juga purnomo dan langsung menyimpulannya dengan tertawa berbahak bahak sambil mengeluarkan air mata.
"Kau huh kau bilang pamanmu sia haa sialan purmono ?? Seorang pemilik persahaan mesin yang terkenal di indonesia yang sekarang sedang pindah ke jepang kah ??.
Nanda heran bagaiman dia tahu hal tentang pamannya.
" hei kamu kenapa berlutut disitu cepat lanjut tampar dia " titahnya kepada wulan tapi wulan hanya diam menangis cegukan.
" iya kenapa , pamanku memang yang seperti kamu bilang itu kenapa kau berani melawanya haaaa !!!'"
Tawa santi semakin keras
"Jadi pamanmu itu punya anak dan anaknya itu adalah aku dan kau berani melakukan hal ini kepada anak pamanmu yang kau banggakan bangs*t "
"Hahahaha ,,kau dan sifat bibimu itu sama saja ya sama sama licik !!"
"Aku tak percaya jika kau anak pamanmu!" pekiknya tak setuju.
"Nama ayahku hadi purnomo, ibu tiri ****** itu rismawati jadi kau anak dari paman budarsono yang malas itu ya kaan ??
Lagian apa kau pernah melihat ayah dan ibu tiriku ?" jawab santi membuat nanda terdiam memang benar dia tak pernah mengetahui bagaimana rupa paman bibinya.
"Jika kau tak percaya tanyakan sendiri pada ayahmu yang malas dan keji itu!!"
Teriak santi walau dia tak tahu apa yang menyebabkan ayahnya meninggal tapi dia tahu bagaimana kelakuan pamanya di kantor ayahnya.
Nanda pergi dengan marahnya tak percaya mengambil henfon dan langsung menghubungi seseorang.
Setelah nanda dan yang lainya pergi kecuali wulan yang masih tersiak sambil tertunduk. lidya memunculkan dirinya dari di tumpukan meja menghampiri santi yang sedang menangis tersedu sedu dan memberinya semangat.
"Braaak " suara pintu terbuka memunculkan dua orang laki laki dari balik pintu satunya dimas dan satunya lagi ifan.
"Santii !!"
Flassback on
Beberapa menit yang lalu
Di tempat lain dimas sedang tertarik membaca sebuah berita mengatakan kalau seorang pengusaha indonesia meninggal ,mencari tahu namanya yang berprivasi .
Beberapa menit mencari ada berita yang terupdate yang menyertakan nama sang pengusaha itu.
Ketika membaca tanganya bergetar melihat nama orang itu, mencoba menelfon santi dan memberinya kabar buruk itu tapi tak kunjung dapat dihubungi.
Dan ada sebuah vidio masuk dari nomer tak dikenal menyertakan teks sebuah tempat.
" tolong datang ke sini ,,santi dalam bahaya jalan xxxxx "
Dimas mendapat satu hantaman lagi , saudara tirinya sedang di pukul pukul oleh orang yang dia cintai "wulan "
Beranjak pergi berlari dengan sangat kencang menuju tempat yang dituju itu.
__ADS_1
Flassback of.