Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
20. Bab 20


__ADS_3

Santi berpikir untuk melihat matahari terbit dari atas .


"Sudah lama aku nggak ke sana"


"Di atap lebih duluan ada matahari jadi aku ke sana saja dulu lagian belum ada orang " ujarnya sendiri sambil melangkahkan kali ke atap gedung dan melewati beberapa tangga yang cukup tinggi.


"Haaaa akhirnya aku sampai juga ,tapi kakiku pegal juga naik sampai sini " disana santi santi melihat sekeliling sekolahnya sambil mengbembushan napas dan memandangi kabut yang keluar dari mulutnya karna terlalu dingin.


Tiba tiba di teringat kalau ayahnya pernah memberinya pesan untuk selalu membuat sarapan saat tidak ada mereka ,apalagi dimas, dia adalah orang yang di sayang oleh kedua orang tuanya bahkan tidak membiarkan dirinya kelaparan sedikitpun , "jadi intinya mereka takut si dimas pingasan gara gara nggak makan?"


"Kalau dia sakit maka ayah akan pulang dan memarahiku " ujar santi sambil mengambil heandphon di sakunya dan mencari cari nama dimas.


"Haloo , salam santi saat sudah ada yang mengangkat telfonya.


"Ada apa kau menelponku ?" tanya dimas.


"Tadi kau kan sarapan sedikit jadi kau belilah sesuatu dulu agar kau tidak sakit " ujar santi seperti orang yang cemas.


"Kau mencemaskanku ? " tanya dimas.


"Tidak !!,aku hanya menjalankan keinginan ayahku untuk menjagamu ,dan lagi aku adalah kakakmu " jawab santi.


"Hei ,,yang kakaknya itu aku bukan kau " ujar dimas tapi di samar samar mendengar suara orang yang bertengkar.


"Santi ,itu ada apa?" tanya dimas tapi sudah tidak tersambung lagi.


"Ngapain mereka teriak teriak" ucap santi saat melihat ifan dan alex sedang saling menatap dan berteriak.


"Kau harus pulang dan melihat keadaan ayahmu !! Dia sedang menjalani oprasi kangker otak ! " teriak alex.


"Kau saja yang pulang !!" teriak ifan .


santi sedikit terkejut akan pertengkaran mereka dan menyembunyikan diri di balik sebuah drim besar.


"Dia ayahmu bukan ayahku !!" ujar alex.


"Dia memang ayahku tapi dirinya tak pernah menganggapku anak ,dia bahkan meninggalkan ibuku dan aku tanpa uang sepeserpun hanya untuk orang lain ,dan sekarang kau memintaku untuk pulang saat dia sakit ?? Bahkan jika ibuku sakit dia tidak pernah menjenguknya!! Kau tau aku pernah mengemis padanya untuk meminta bantuan tapi dia lebih mementingkan simpanannya itu!! Aku bertahan hingga sekarang ibuku sudah punya bisnis sendiri " kata ifan sambil memukul alex.


"Tapi ini ibumu yang meminta " ucap alex yang langsung membuat ifan terdiam .


"Apa !! ,bagaimana bisa " tanya ifan.


"Haa apa itu yang aku lihat? Mereka saling kenal atau bahkan mereka kerabat atau jangan jangan saudara ?" bisik santi sambil terus melihat mereka.

__ADS_1


"Aku tidak percaya padamu !! " ujar ifan dan langsung menelfon ibunya.


"Bagaimana bisa kau lakukan itu bu ?"


"....."


"Aku tidak akan pulang apapun itu yang terjadi !!"


"Dan tolong bawa pulang kerabat ibu ini dia selalu menyusahkanku !!" teriak ifan lalu melempar heandphonya ke lantai hingga hancur beberapa serpihan kecil bahkan terpental ke arah santi.


"Ifan itu adalah keinginan ibumu bukan ayahmu jadi aku harap kau akan pergi " ujar alex lalu berjalan pergi.


"Alex kau pulanglah tidak ada gunannya kau disini " ucap ifan saat alex akan menuruni sebuah tangga.


"Ingat aku tidak akan pergi hingga kau juga ikut pergi bersamaku " ucapnya langsung menghilang dari pandangan santi dan ifan.


"Sial!!!" kesal ifan sambil menendang sebuah bangku hingga mengenai drum yang santi gunakan untuk menggilangkan dirinya agar tidak terlihat.


"Aaaaaaaa "teriak santi lalu berjalan beberapa langkah lebih jauh dan ifan pun mengetahui bahwa ada orang yang mengupingnya dari tadi.


"Maaaff ,tapi tadi aku nggak sengaja lihat jadi kalau aku pergi kalian akan lihat dan kalian marahnya sama aku " ujar santi merasa bersalah sambil menggaruk kepalanya.


"Enyahlah kau!! " teriak ifan sambil berjalan pergi dari sana itu.


"Tapi itu hp nya dibiarkan aja gitu berserakan ,nggak kasihan " sambil memungut beberapa bagian hp itu dia berkata begitu ,ketika semua bagiannya sudah terkumpul ifan datang lagi dan menyuruh untuk membuangnya.


"Berhenti memungutnya dan buanglah" ucapnya kepada santi yang sedang jongkok untuk mengambil baterai hpnya.


"Kenapa ??" tanya santi.


"Itu sudah tidak bisa di perbaiki lagi!" ujar ifan.


"Jika kau terus marah dan melampiaskan kemarahanmu pada sesuatu yang ada di dekatmu maka tidak akan ada orang yang mau dekat denganmu "ucap santi.


"Apa kau harus mengurusi urusanku??! " tanya ifan dengan nada yang semakin tinggi.


"Tidak !! Aku hanya ....." kata yang keluar dari mulut santi berhenti dan dia tidak tau apa yang harus dia katakan saat itu.


"A a aku hanya... Setidaknya simpanlah kartunya kau pasti membutuhkannya kan " lanjutnya lalu pergi sambil sedikit berlari kecil.


"Haaaaa apa tadi yang aku mau bilang yaa,ngapain sih dia balik lagi "ujar santi saat sudah sedikit jauh dari sana.


.

__ADS_1


.


"Pagii semuanya ,semoga hari kalian menyenangkan !! Untuk hari ini kita akan membahas tugas yang seharusnya kemarin kalian periksa "ucap guru metematika di depan kelas yang tidak pernah lupa akan tugas yang dia berikan.


"Buuk ,,saya lupa bawa " ujar salah satu teman kelas santi.


"Tidak ada kata lupa !! Jika lupa maka tugasnya akan bertambah !! " ucap guru itu.


Ifan hari ini tidak lagi tertidur di atas bangku dia sedang memikirkan tentang keinganan ibunya itu.


Saat dia mengambil buku di kolong bangkunya dia merasakan ada benda lain selain buku yang di letakkan


"Headphone ??" ucapnya lalu memandang ke arah bangku santi


"dia menaruhnya di sini ,aku pikir dia akan benar benar membuangnya setelah aku teriaki" sambil memeggang headphone hatinya berkata begitu .


Sekejap . hatinya terasa bergetar dan ifan pun tersenyum , setelah tahu apa yang dia lakukan tadi dia tahu apa yang dia rasakan salah.


.


.


"Triiiiing !!!" bel istirahat pun terdengar semua orang di sekolah itu langsung berkerumunan memenuhi semua kantin .


santi dan teman temannya pun tidak boleh kalah dalam memperrebutkan makanan .


Saat ini dia sudah ada di kantin dan dialah orang pertama yang mengambil makanan , santi sudah merasa cacing di dalam perutnya memanggil makanan .


"Santi hari ini kau semangat sekali " tanya lidya sembari membawa makanan pesanannya.


"Aku lapar sekali , kemarin malam aku nggak makan dan bahkan paginya aku hanya sarapan roti " ujar santi yang langsung melahap makanan saat kedua temannya sudah datang.


"Bukannya kemarin orang tuamu ke jepang??" tanya sopia.


"Kau ingat !!" ujar santi sambil memandangnya.


"Tidak ,,kemarin ayahku yang bilang "


"Santi jika kau tidak keberatan maka nanti sore akan mampir yaa ,ada yang mau aku bicarakan ?" tanya sopia .entah kenapa dia ingin ke rumah santi.


"Ddrrrrttt ,,,, dddrrrrrttt " saat akan menjawab pertanyaan sopia tiba tiba saja hpnya berdering dan di sana tertulis nama dimas adiknya.


"Aku angkat telepon dulu sebentar yaa " ujar santi lalu pergi sedikit jauh dari kantin yang berisik.

__ADS_1


__ADS_2