
Saat dia duduk dan meminum minumannya tiba tiba bunga kamboja yang sama seperti yang dia lihat tadi jatuh dan lagi bunga itu jatuh tepat di depannya.
Lalu dia melihat ke atas dengan rasa takut yang sudah tidak karuan.
"Aaaaaaaaaahkk ..." teriak santi lalu melempar botol yang dia pegang ke atas dan dia langsung berdiri dan melihat dengan benar benar jelas apa yang sedang dia lihat.
"Hei hei hei apa yang kamu lakukan kenapa melempariku botol"kata orang itu dan saat itu santi sadar bahwa yang dia lihat saat ini adalah manusia.
"Kenapa kau disana ?? Kau tahu kau itu menakutkanku !!?? "Teriak santi.
"Suuuutt jangan teriak teriak nanti guru datang!!"katanya.
"Baik kalau begitu turunlah " perintah santi.
"Tidak mau !!"jawabnya.
"Kenapa kau disana "kata santi lalu duduk di bangku yang tadi.
"Kau tidak lihat aku sedang bersantai sambil menikmati suasana angin ??" kata orang itu.
"Uuum baiklah ,,aku akan bertanya apa kau yang tadi menjatuhkan bunga kamboja disana??" tanya santi.
"Bunga kamboja yang tadi ?? Kau melihatnya ?? Kembalikan padaku!! "Katanya lalu duduk di sebuah ranting di pohon itu.
"Tidak !! Aku sudah membuangnya" kata santi.
"Hei orang kenapa kau membuat orang takut dengan menjatuhkan bunga itu ??" tanya santi.
"Takut ?? Apa kau takut dengan bunga kamboja ?? "Tannyanya yang seperti orang tidak bersalah.
"Bukan begitu hanya saja aku heran kenapa bisa bunga jatuh di pohon ini !"
"Aku yang menjatuhkannya !!" katanya.
"Kenapa kau bilang seperti itu ??" tanya santi.
"Bukankah kau bertanya ??"
"Apa kau nggak punya tempat lain sampai kau duduk di sana?? "Tanya santi.
"Tidak ! Aku bilang aku berbaring bukan duduk " jawabnya.
"Tetap saja "!!
"Apa kau tahu saat duduk punggungmu akan cepat lelah sedangkan kalau berbaring kau akan melihat matahari dari sela sela daun yang hijau ini"
"Yayaya anggaplah begitu ,aku harap tidak ada lagi orang yang kau takuti lagi" kata santi lalu pergi.
"Hei tunggu dulu " kata orang itu lalu santi berbalik dan orang itu pun turun dari pohon itu dan menghampiri santi.
__ADS_1
"Ada apa " tanya santi.
"Kau adalah orang pertama yang berani memarahiku seperti tadi dan kau adalah orang pertama yang menyapaku setelah sampai di sini ,jadi ayo kita berkenalan dan menjadi teman.
"Siapa namamu ?? Orang cerewat??" tanyannya lalu membungkuk dan melihat nametag yang tertempel di baju santi.
"Santi " "namamu santi ? Salam kenal nama saya alex "katanya yang ternyata adalah alex sambil memegang tangan santi selayaknya orang berkenalan.
"Hahha baiklah salam kenal ,,kalau begitu saya pergi dulu ada yang harus saya urus .
"Benarkah?? Padahal aku berharap anda bisa berbicara dengan saya"
"Baiklah mari bicara "lalu alex menarik tangan santi dan duduk di bangku .(disana di tempat yang tadi).
"Mulai sekarang mari kita berteman ?" kata alex sambil menatap mata santi.
"Baiklah ,,aku terima tawaranmu " jawab santi.
"Kamu satu kelas dengan siapa??" tanya santi.
"Aku tepat berada di samping kelasmu ,apa kamu tidak tahu??" jawab alex.
"Kamu tahu kelasku ?"
"Tentu saja ,bagaimana mungkin seorang teman tidak tahu jati diri temannya ??" ujar alex.
"Jadi menurutmu aku bukan teman karena tidak tahu tentang dirimu??"jawab santi.
mereka tidak ada topik pembicaraan untuk di bicarakan dan beberapa menit ada kesunyian di antara mereka dan suasana itu membuat santi merasa tidak nyaman dan dia ingin pergi tapi.
"Apa kemarin kamu orang Yang bertengkar dengan seseorang di toilet itu??"tanya alex yang membuat santi terkejut dan berkata dalam hatinya"bagaimana mungkin dia bisa bilang dan tahu padahal semua orang seperti merahasiakan hal itu ??"
"Bagaimana mungkin itu aku ? Aku kemarin tidak bertengkar ,bagaiman kau tahu ada orang yang bertengkar di sana aku saja tidak tahu ???" tanya santi sambil pura pura tidak tahu kejadian kemarin .
"Kemarin aku sedang lewat sana dan melihat orang yang sama seperti kamu bertengkar jadi aku pikir itu kamu" jawab alex.
"Bagaiman mungkin orang lain tidak tahu ada orang yang bertengkar padahal kejadian itu ...." ujar santi tapi belum selesai dia bicara alex sudah memotong pembicaraanya.
"Kau tahu orang itu siapa ?" tanya alex.
"Tidak " jawab santi.
"Dia nanda dan teman temannya itu" jawab alex.
"Lalu?? " tanya santi.
"Ayahnya itu akan melindungi anaknya agar tidak ada yang tahu sikap aslinya dan supaya harga dirinya tidak turun dia akan melakukan segalanya " jawab alex yang seperti tahu isi perasaan santi kemarin saat tidak ada yang mempercayai apa yang nanda lakukan.
"Kau kenal ayahnya ??"
__ADS_1
"Tidak " jawab alex sambil sedikit tertawa.
"Lalu bagaimana kau tahu ??"
"kemarin saat aku disini aku mendengar mereka bicara di sini "kata alex sambil menepuk kursi yang mereka duduki.
"Mereka bilang harus memastikan agar tidak ada yang tahu kejadian hari ini dan mereka bilang untuk menutup mulut orang yang bernama santi dengan cara apapun .itulah yang aku dengar jadi aku berpikir itu kamu" kata alex.
"Apa kau lihat mereka siapa saja ??"tanya santi.
"Tidak ,,lagipula itu bukan kamu " jawab alex.
"Hahhaha iya iya "
"Tapi aku sangat terkejut mendengar orang seperti dia ada yang menentang dan melawan " ujar alex.
"Lalu menurutmu kita harus menurut dan mematuhi perintahnya ??" tanya santi yang merasa tidak terima.
"Bikan begitu ,aku lihat dia sudah ada orang yang dia suruh suruh dan dia siksa " ujar alex.
"Apa kau tahu tentang hal itu juga ?? Lalu kenapa kau ngak bilang ?apa kau nggak kasihan melihatnya? " tanya santi.
"Kalau aku bilang pun semuanya tidak akan berubah dan malah akan semakin memburuk "
"Tapi menurutku tidak begitu "jawab santi.
"Heeeiiii ,, santi !! Kemarii! " lalu salah satu teman kelasnya melambaikan tangan dan menyuruh santi mengikutinya.
"Aku ke sana dulu sebentar " ujar santi kepada alex lalu berlari ke sana.
"Iya ada apa ?? " tanya santi kepada lidya ,lidya adalah teman sekelasnya yang cukup akrab dengan santi.
"Ayo kita ke kelas ada yang mau ku bicarakan " kata lidya.
"Uuum baiklah tapi aku ke sana dulu sebentar " kata santi sambil menunjuk alex.
"Baiklah ,jangan lama yaa " lalu santi pergi ke tempat yang tadi dia duduki bersama alex.
"Alex aku pergi dulu ,aku ada urusan permisi " kata santi yang jelas singkat dan padat lalu pergi lagi ke tempat temannya sedang menunggu.
"Ada apa?? Apa yang mau kau bicarakan ?" tanya santi.
"Siapa dia ? " tanya lidya.
"Dia siapa? ,yang mana ? " tanya santi sambil tersenyum.
"Itu yang tadi kau ajak duduk bareng " jawab lidya.
"Hahha dia adalah teman baruku namanya alex ,kau tahu dia ? " jawab santi.
__ADS_1
"Kalau aku tahu dia aku tidak akan bertanya tahu " jawab lidaya lalu mereka pergi keruangan kelas dan menikmati pelajaran sebelum pulang sekolah dengan mata yang selalu terasa kantuk.