
๐โ๐ข
INDONSIA
Hari jum'at 6 hari setelah ulangan selesai.
Santi berangkat ke sekolah lebih pagi karna tadi pagi dia tak sarapan. sudah beberapa hari dia tak sarapan saat menuju sekolah karna dimas masih marah karna kejadian putus dengan wulan itu .
Percuma juga dia buat makanan pagi pagi tapi yang makan hanya dirinya sendiri yang makan tak seberapa.
Bahkan makan anak itu bahkan tak dirumah.
Santi singgah di sebuah warung bubur ayam di dekat sekolahnya dan sarapan diasana sebelum ke sekolah.
Alex yang sedang jalan jalan itu melihat santi disana dan menghampirinya dengan pura pura membeli bubur juga.
"Santii " ujar alex ceria sambil membawa semangkok bubur.
"Aku duduk di sini yaa " lanjutnya dan santi hanya berdehem mengiyakan.
Beberapa menit berlalu dengan pembicaraan yang basa basi hingga sopia dan lidya datang.
Melihat itu santi langsung melambaikan tanganya menyuruh sopia duduk di samping alex.
Santi juga menyampingkan duduknya dan menyuruh lidya yang duduk di sana.
Mereka ber empat sibuk dengan pembicaraan terlebih lagi sopia yang banyak sekali berbicara dengan alex mengutarakan rasa senangnya bisa bertemu dengan alex.
Saat sibuk makan sambil mendengar cerita dari sopia tangan santi dipegang oleh wulan yang langsung mengajaknya bicara.
Santi bingung dengan perubahan sikap wulan tapi tetap saja dia mengikutinya pindah ke bangku yang lain.
"Santi aku minta maaf atas kejadian beberapa hari yang lalu ,waktu itu aku benar benar strees karna kelas a di beri banyak sekali tugas entah kenapa aku malah melampiaskanya padamu" ujar wulan sambil memegang tanganya sendiri yang bergetar entah karma takut atau berbohong.
"Ahaha nggak papa itu juga sudah berlalu biarkan saja ,,tapi kenapa kau mau ditindas begitu ??" tanya santi.
"Aku bekerja disana,,aku juga beruntung bisa melihat orang seperti beliau....hehehe tapi sekerang kita akan mulai melayani orang yang sama jadi karna situasi kita sama jadi sebaiknya kita bersama dadah aku duluan yaa aku belum selesai buat tugas ,,kita bertemu lagi nanti " ujarnya dengan secercah senyuman lalu berlari meninggalkan warung itu.
Tak satupun ucapan yang santi mengerti dari ucapan wulan tapi yang pasti ucapan permintaan maaf itu tulus.
"Dia sudah pergi jangan melamun...kau juga jangan mudah percaya padanya " ujar ifan langsung duduk di samping santi dan memakan buburnya.
__ADS_1
"Seharunya orang yang tak ku percaya itu kamu! kan kamu itu terlalu banyak berhalusinasi tau" ejek santi .
Alex memandang lekat lekat ifan tak habis pikir bisa bisanya orang yang tahu orang yang dia sukai malah ifan yang mendekatinya bahkan ifan bisa tertawa.
"Mereka cocok yaa " sela sopia di tengah tengah lamunan alex dan membuat alex makin merasa benci dengan ifan sahabatnya dan sepupunya.
Lidya duduk sendiri merasa tak memiliki sipapun disana dia bahkan dengan cepat menghabiskan sarapanya agar tak melihat orang yang sudah berpasangan disana.
****
Santi lebih dulu berjalan kesokolah tak mau mengganggu sopia dan juga tak mau menunggu orang yang menyebalkan.
Di sekolah semua mata tertuju padanya entah apa yang terjadi ada yang menatapnya dengan iba ada juga yang menatapnya dengan jijik.
Tadi sebelum santi ke sekolah atau tepatnya saat dia sedang sarapan.
"Wulan kau tau kan apa yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan teman dan bisa membagi tugasmu?" nanda menjambak rambut wulan saat dia sedang mengerjakan tugas di kelas.
"Aa...a...ap..apa lagi ayang harus ku lakukan nanda ??" ujarnya bergetar memegang rambutnya yang ditarik keras.
"Nanda sialan kau sebut namaku dengan benar !!!" teriaknya mendorong wulan jatuh dari tempat duduknya.
"Pu...putti..putrii nanda "
"Baik" balas wulan langsung pergi dari kels itu berlari menuju warung tempat santi sarapan.
Berkali kali dia berusaha lepas dari cengkraman orang itu tapi tak bisa dia takut orang tuanya tak akan punya pekerjaan lagi juga takut menyusahkan mereka.
Tapi kadang ada juga orang yang membuatnya bahagia pak hadi purnomo ,dia adalah orang pemberi semangat dalam hidupnya kadang dia merindukkanya tapi entah kenapa akhir akhir ini dia tak pernah berkunjung ke rumahnya.
Wulan ingin menjadi seperti purnomo seorang yang baik dan penyayang seperti dalam dongeng.
Hanya dia satu satunya orang yang baik yang ada di dunia ini.
Sampai disana santi memohon maaf dan langsung pergi dari sana.
Wulan seperti melihat sosok pak hadi purnomo dalam diri santi hingga dia tak brani menatapnya lama lama dan langsung pergi ketika ditanya apa penyebab dia sering di buliyy.
Sampai kelas wulan langsung diberikan sebuah cat , spidol,dan setipo oleh teman teman nanda dan membawanya ke kelas santi yang tepat di sebelah kelasnya.
"Sekarang kau soretlah bangku santi ,keluarkan semua amarahmu disana .kau tau kan siapa penyebab tugasmu ditambahkan ?? Itu semua gara gara santi ,,orang yang pura pura menolongmu hanya agar mendapatkan muka dari nanda ....ingat wulan dia hanya pura pura baik "" bisik salah satu orang bawahan nanda.
__ADS_1
Wulan mendengar itu sangat kesal dan masuk ke jebakannya dia mencoret coret ,memukul bahkan menendang meja dan kursi tempat santi duduk sambil memakinya.
Orang yang melihat itu tak ada yang bisa melakukan apa apa karna mereka mengancamnya akan diperlakukan sama.
Hingga salah satu teman mereka bilang bahwa santi datang "kenapa kalian lihat lihat kembali lakukan hal yang kalian sukai jangan ada satupun yang berani bilang siapa yang melakukan ini!!" teriak seorang wanita rangas yang garang yang ditakuti orang orang di sekolah.
"Ayo kita kembali ,,bawa dia juga" suruhnya untuk membawa wulan.
Fllassback and.
Santi langsung menuju ke kelas tanpa memperdulikan tatapan orang orang.
Dikelas dia terkejut melihat bangkunya dipenuhi coretan coretan bahkan sudah rusak.
"Siapa yang melakukan ini ??" tanya santi kepada teman kelasnya,,tak satupun ada orang yang menjawabnya.
Santi menghembuskan nafasnya kasar , dia menaikkan kursinya di atas bangku dan langsung mendorongnya ke gudang untuk mengganti bangkunya yang rusak.
Santi melamun "siapa sih yang lakukan ini??" sambil mendorong bangku yang berat itu hingga didepannya ada ifan mengangkat bangku itu "sini aku bantu ,kalau dorong nggak akan cepat sampai ke gudang "ujar ifan.
" makasi " santi menerima tawaran itu mengangkat bangku itu bersama dan menggantinya dengan yang baru bersama juga.
Beberapa lama santi menunggu di kelas hingga sekarang bel masuk datang dan melanjutkan pembelajarn hari ini
Pikiran santi tak lepas dari siapa orang yang melakukan hal itu pada bangkunya.
Hingga bel istirahat terasa cepat datang hari ini.
"Hai semuanya ,,aku kesini mau mencari santi ,ada yaa ??" suara nanda terdengar di balik pintu kelas saat bel istirahat tiba.
Orang orang yang melihat itu langsung segera memanggil santi dan langsung cepat kesana.
"Apa lagi sih sekarang ?!" pekik santi dalam hatinya.
"Ayoo cepat kesana !!" suruh salah satu temannya.
"Iyaaa !!" jawab santi langsung bangun dari tempat duduknya namun ifan memegang tangannya dan menyuruhnya jangan kesana.
"Jangan kau ladeni dia lagi !" ujar ifan.
Santi tak peduli dengan ucapanya ,,tapi ifan menariknya pergi menjauh dari ruangan kelas dan menuju taman sekolah.
__ADS_1
"Sial ,,apa hubunganya masalah ini dengan dirinya hingga dia juga sibuk urusan anak barukuu !!" jerit nanda dalam hati marah,kesalnya semain memuncak.