Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
23.bab 23


__ADS_3

Malam pesta


Santi sebenarnya tidak ingin datang ke pesta tersebut ,tapi jika dia tidak datang maka semua orang akan membicarakkannya.


Mereka pasti bilang santi adalah orang yang tidak tahu terima kasih padahal sudah dapat kartu vvip .


dia sangat malas menjadi perbincangan akan hal hal yang tidak dia sukai.


"Aku pakai baju yang biasa biasa saja aah ,lagian aku juga nggak mau ngapain ngapain paling sampai sana aku duduk,makan dan pulang " ujarnya saat memilih baju dia memakai calana jin panjang dan pakaian kasual yang terlihat seperti kemeja.


.


"Hi kau mau kemana !?" tanya santi saat melihat dimas yang sudah berpakaian rapi sedang berjalan ke luar.


"Aku ada acara,aku pergi duluu " jawabnya langsung pergi ke garasi mobil.


"Ke mana ,,aku ikuut sampai depan !!" teriak santi tergesa gesa karna melihat mobil dimas sudah berjalan.


"Ayooo naik "


"Kau turun di mana ?"tanya dimas saat di perjalanan.


"Aku akan ikut sampai ke tempat acaramu itu ,,lalu aku akan mengendarai mobilnya" santi tau dia juga mau ke acara pesta dan dia sedikit sombong dengan bilang bisa mengendarai mobil.


"Bukanya kau pernah merusak satu mobil mewah ,saat belajar mengendarai motor?? Bukan hanya rusak bahkan sampai terbakar kan " ujar dimas.


"Itu bukan gara gara aku juga kali " jawabnya .


.


.


.


.


"Aku berhenti di sini ,kau bawalah mobilnya sekarang ,tapi jangan pernah kau ledakkan lagi mengerti ?? "


"Kenapa dia juga masuk sih,,jangan jangan dia mau marah marah !! "Ucap dimas , langsung keluar dari mobilnya dan menghentikan santi.


"Kau mau apaa ke sini!!" tanya dimas sambil mengikuti santi.


"Aku juga diundang tauu" jawabnya sementara dimas merasa ragu akan perkataan santi.


"Kalau gitu mana undanganmu??"


"Kalau aku tunjukkan nanti kau terkejut" ledeknya.


"Terkejutpun aku tidak akan pingsan "


"Ini dia ,kau tau aku dapat layanan vvip darinya makannya aku dateng !"


"Kau tak tahu orang yang ngadain pesta ini adalah orang di sekolahku??" tanya santi lalu melihat ke belakang dan ternyata sudah tak ada siapapun hanya orang orang yang tidak dia kenal saja.


"Santiiii !! "Ujar seseorang sambil melambaikan tangan di sela sela kerumunan.


"Iiih dia lagii "


"Akhirnya kau datang juga ,kau pasti bingun kan mau kemana ?? Haha maklum tempat yang ayahku pesankan memang tak pernah jelek !! "Ujar nanda sambil tersenyumm sangaat lebar , mata mata orangpun selalu tertuju padanya.


"Ayo ayo ,tempat tamu tamu terhormat ada di sanaa "lajutnya sambil memegang tangan santi dan membawanya pergi.


"Wah rumor yang beredar itu memang benar benar nyata ,dia terlihat sangat sempurna " ujar seseorang yang melihat sikap nanda.


"Iya ,iya kau benar "


"Kau duduk saja disini ,aku akan memanggil seseorang untuk melayanimu" ujar nanda


"Tidak usah aku bisa melayani diriku sendiri " jawabnya.


"Tenang saja ,aku menyuruh orang yang kau kenal agar kalin bisa akur " ujar nanda ,sambil berjalan pergi .tidak lama datang seseorang yang memang benar benar sangat santi kenali tapi juga dia beci , yaitu wulan.


"Maaf,tapi aku nggak ingin dilayani olehmu" ujar santi saat wulan sudah ada di depannya.


"Ada apa ??,apa dia melakukan kesalahan??"tiba tiba nanda datang .


"Kesalahan apa yang kau perbuat hingga membuatnya marah !!" tanyanya sambil melotot.


..."Santii ,aku mohon ,untuk kali ini saja ,aku nggak akan melakukan hal itu lagii" sambil memegang tangan santi wulan memohon sambil memejankan matanya....


"Kau terima saja ,suasana waktu itu dan sekarang berbeda " ujar ifan yang baru saja datang dan duduk di sampingnya.


"Kau tidak lihat berapa banyak mata yang akan melihatmu kalau kau marah "


"Benar juga.. ,baiklah untuk hari ini saja ,jika dia sedikit berubah pasti tidak akan melakukan hal yang merugikan diriku " hati santi berkata seperti itu ,dan dia pura pura tersenyum sambil menghembuskan napas.


"Baiklah " jawabnya sambil mengangguk anggukkan kepala.

__ADS_1


"Tunggu sebentar saya akan ambilkan minuman untuk mu"


Sementara tak jauh dari sana ada orang yang sedang bersorak ceria entah akan hal apa itu.


"Ini minumannya " ujar wulan sambil memberikan segelas minuman ,karna dia pelayan pribadi santi saat ini ,dia tidak bisa pergi dan berdiri di samping santi.


"Wulan kenapa kau berbohong waktu itu?? aku hanya mau menolongmu ,aku merasa kasihan kepadamu ,tapi kenapa kau malah membalikkan fakta " tanya santi memulai pembicaraan namun tak menatap ke arah wulan.


"Soal itu aku benar benar minta maaf akutak bisa memberitahumu,aku tidak terlalu mengenalmu " jawabnya terbata bata.


"Bukankah kita sudah saling mengenal pagi itu ,apa kau lupa ??"


" a a aku ..."


"Hai semuanya semoga kalian suka dengan segala persiapan pesta kali ini , sebelum kita mulai berpesta dengan minuman ada baiknya jika kita mengisi perut dulu , kalian yang ingin mengisi perut, kalian harus naik ke lantai dua karna dari tadi para chef disana sudah mempersiapkan makannya." ucap nanda di atas panggung yang sangat terang dan warna warni.


"Dan kalian yang duduk disana tidak usah repot repot turun karna asisten di samping kalian akan membawakan makanan " lanjutnya.


"Wah irinya ,andai aja aku yang jadi tamu vvipnya " ujar seseorang.


.


.


." lidya ayo duduk di sini !" ucap sopia sambil melambaikan tangannya.


"Kau datang juga ??" tanya lidya.


"Lalu santi di mana ??" tanyanya lagi.


"Tuuuu ,kau tak lihat dia jadi tamu vvip" jawab sopia sambil menunjuk tempat santi duduk.


"Whaat ??" dia jadi tamu vvip ?? Kok bisa?".tanya lidya.


"Entahlah tapi aku rasa dia tidak suka "jawabnya.


.


.


"Santi ini makananmu "ujar wulan sambil menaruh makanan di atas meja ,dan saat akan menuangkan saos ada orang yang mendorongya dengan keras sampai tumpah di baju santi.


"Aaa ,,maaf aku benar benar tidak sengaja" ucap wulan sambil dirinya bergetar.


"Aah sudahlah tidak apa ,ini juga kaos biasa"jawabnya .


"Kau tidak kenapa napa kan" tanya santi yang malah cemas dengan wulan.


"Tidak biarkan saja ,kau tau dimana toilet disini ??" tanya santi kepada wulan dan tidak memperdulikan nanda .


"Iya tauu,, ..." jawabnya .


"Tapi air disini mati semua ,bahkan air tampungannya pun sudah habis " ujar nanda yang seperti ingin terus melihat santi dengan pakaian basah karna saos.


"Bagaimana bisa tempat yang kau bilang tidak jelek ini tidak menyediakan air,aku rasa tempat mewah adalah tempat yang menyedikan segelannya " ucap santi yang membuat orang lain terdiam bahkan ada yang tertawa.


"Sialan dia "ujar nanda dalam hati.


"Oooh iya ,di kolam tadi aku lihat ada air kau bisa menggunakannya untuk menghilangkan noda baju tapi di sana sudah ada banyak orang " jawab seseorang.


"Aaa aku akan mempermalukanmu sekarang "ujar hati nanda lagi.


"Aah iya kau bersihkan saja disana lagian bajumu tebal kan "ujar nanda yang membuat pria pria yang ada di sana tertawa.


"Aku pulang saja ini sudah larut malam" ucap santi lalu pergi.


"Kau adalah tamu vip seharusnya kau tidak pulang begitu cepat hanya karna bajumu kotor " ucap seseorang.


"Iya iya ,kalau kau pulang sekarang maka nanda akan rugi menyewa pelayan " sahut seseorang lagi.


"Ya sudah lah aku akan tetap di sini " ucap santi pasrah.


"Santi ayo aku antar kau membersihkan baju " ujar nanda.


.


.


.


"Bukankah kolamku bagus " tanya nanda .


"He iyaa ,bagus "jawab santi terpaksa.


"Aku kesana dulu ada yang memanggilku kau bersihkanlah dulu bajumu "


Saat Santi akan menyendok air dengan tangganya tiba tiba saja ada orang yang berbisik " lebih baik kau bersihkan semua badanmu di kolam itu " dan mendorongnya ke kolam.

__ADS_1


"Byuuur " saat santi jatuh ke air banyak yang melihat ke arah kolam.


"Kenapa dia " "rasanya nggak ada pesta renang hari ini " ucapan orang orang namun hanya menontonnya saja .


"Untung aku bisa renang "ucapan santi saat di dalam air dan berusaha naik.


Saat naik itu santi malu karena banyak yang mengira dirinya sengaja berenang.


"Santiii !" ujar dimas lalu berlari mendekatinya.


"Kau tidak apa apa ?" tanyanya sambil berlari.


"Tidak apa apa,pergilah aku harus pulang " ujar santi.


"Bawalah mobilnya " saran dimas.


Santi melotot dan berkata" aku nggak bisa bawa mobil !!"


.


.


.


.


"Pada akhirnya aku salah lagi "


"Uuuh dingin sekali ,aku tak tahan ,aku harus mencari toko baju di dekat sini " ujarnya ketika sudah di luar tempat pesta itu.


"Tungguu .." ucap ifan yang sudah berada di belakang santi.


"Yaa ada apa "tanya santi.


"Pakai ini kau pasti dingin " ujar ifan sambil memberikan jaketnya.


"Tidak usah ,aku tidak dingin " *hanya beku saja* jawaban santi yang berbeda ucapan antara mulut dan hatinya.


"Kau juga pulang ??" tanya santi.


"Iyaa " itulah jawabannya ,itu adalah jawaban yang dia bilang dengan lembut bahkan itu pertama kalinya santi dengar.


Tak lama setelah itu santi mulai menggretakkan giginya karna dingin.


"Pakailah jangan mencoba berbohong " ujar ifan sambil memberikannya pada santi.


"Tak usah aku tak dingin"


"Lalu kenapa kau mengigil ?" "pakailah"


"Hehe makasi he" jawabnya .langsung memakai jaket yang ifan berikan.


"Wah jaketmu hangat sekali ,pasti cocok bawa ke jepang hehe .hanya saja terlalu besar wah lihatlah panjangnya sampai di bawah lututku. " ujar santi.


"Kau suka ??" tanya dimas.


"Nggak ,ini terlalu besar " jawab santi.


"Aku mau membeli pakaian disana jadi kau duluanlah " ujar santi saat melihat toko pakaian di depannya.


"Baiklah" jawabnya.


Beberapa saat kemudian santi pun keluar dari toko itu sudah dengan pakaian rapi ,dan menggunakan jaket milik ifan yang menurutnya hangat itu.


Saat dia berjalan beberapa langkah matanya mamandang seseorang yang sepertinya dia kenal.


"Ifan ??" sapa santi pada orang itu.


"Iyaa " jawabnya lalu membalikkan badannya.


"Eeh kenapa kau masih di sini ??" tanya santi.


"Aku tadi angkat telfon jadinya berhenti sebentar " jawabnya.


"Seharusnya rumahmu tak jauh dari sini kan ? " tanya santi.


"Iya rumahku sudah dekat " ujarnya.


"Ini jaketmu aku kembalikan " ucap santi sambil melepaskan jeketnya.


"Itu rumahku sudah dekat jadi sampai jumpa " ujar ifan lalu berlari menyebrangi jalan.


"Tapi jaketmu ??"


"Bawaa saja ,besok kembalikan ,jangan lupa cuci yaa !" teriak ifan sambil terus berlari menjauh.


"Ini emang kawasan penginapan ?? Kenapa aku rasa itu perusahaan sih "

__ADS_1


"Tapi ya sudah lah ,jaketnya bagus bangeeet ini pasti mahal ,aku juga bisa beli yang lebih mahal "sombongnya.


malam itu berlalu seperti itu (saat kita tersakiti maka akan ada juga yang membuat kita senang ๐Ÿ™‚)


__ADS_2