Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
55 bab 55


__ADS_3

๐ŸŒ‡๐ŸŒฅ๐ŸŒ…๐ŸŒž๐ŸŒ„โ›…๐Ÿ™


Keesokan harinya.


Hari ini ada empat orang yang sedang sarapan di rumah itu santi,neneknya,dimas dan lidya .


Lidya sudah dari pagi datang ke rumahnya bilang akan berjalan sekolah bareng dengan santi.


Saat sarapan itu diselimuti rasa canggung kecuali neneknya yang tak tau kejadian kemarin.


"Nak apa santi kemarin bertengkar dengan temannya di sekolah ??" tanya nenek.


Lidya heran kemarin selama dia bersama santi tak pernah dia lihat santi bertengkar.


"Nggak nek. Emang kenapa ??" tanyanya.


"Itu kemarin dia pulang lesu banget "sela dimas.


"Beneran itu santi ??" tanya lidya.


"Nggak kok "


"Ayo lanjutkan sarapannya ,, lalu berangkat ke sekolah " sela neneknya mencairkan suasana.


๐ŸŒ‰ ๐ŸŒ ๐Ÿšฆ๐ŸŒฌ


Mereka bertiga berjalan ke sekolah bersama .


Dan sekarang mereka hanya tinggal berdua sementara dimas menuju sekolahnya.


"Kalian pacaran ??" tanya santi tersenyum menaik naikkan alisnya.


"Nggaak kok ,,kemarin kami hanya nggak sengaja bertemu " jelasnya malu malu.


"Aaah masak ?? Kok nenek bilang dimas keluar karna ingin menemui seseorang sih cie cie " pancing santi agar lidya mengaku.


"Nggak itu ....itu ..." lidya nggak sanggu bicara karna malu ya memang mereka belum pacaran tapi kan ada sedikit rasa suka dihatinya terhadap dimas.


"Yaaah apapun itu asal kau jangan bunuh dia " canda santi.


Mereka tertawa bersama menuju kelas.


Dikelas sudah ada sopia ,itu adalah kesempatan santi untuk bicara denganya tapi yang ada dia malah mendapat sebuah tamparan keras.


"Kenapa kau begini sopia " tanya santi yang heran kenapa dia baru datang sudah dapat tamparan.


"Kenapa hhaah ?? Nggak puas kau menyakitiku dengan kejadian kemarin dan sekarang kau malah mencoret coret bangkuku hhah !!!" teriaknya.


"Lidya kau jangan berteman dengannya dia itu orang picik benar benar piciik !!"


"Mencoret ?"


"Halah jangan ngeles !!" sopia membawa santi melihat bangkunya yang penuh coretan yang menjek jelekkan nya.


Apalagi di tulisan itu berisi namanya yang mencoret bangku itu dan tulisannya benar benar persis seperti dirinya.

__ADS_1


"Sudah ?? Sudah puas kau melihannya haa ?? Sekarang siapa yang melakukan itu!!! ?? "" teriak sopia


"Aku nggak melakukannya " santi mencoba membela dirinya tapi tamparan mendarat lagi di pipinya bahkan dirinya tersengkur ke lantai.


"Santii kau nggak papa ?? Ayo bangun " lidya menghampirinya dan membantunya bangun.


"Kalian kenapa sih ?? Kita kan teman !! " pekik santi kepada kedua temannya .


"Hah teman ?? Mudah sekali mulutmu bicara !!"


Sementara mereka beradu mulut santi memikirkan siapa orang yang menyoret bangku sopia .


"Apa mungkin nanda " firasatnya .


Dia berlari ke kelas nanda dan mencarinya.


"Hah lihatlah pengecut itu ??" ujarnya dengan lidya.


Dikelas itu dia melihat wulan dan menanyainya "wulan kau tau dimana nanda ?? Apa yang dia inginkan sampai mencoret bangku temanku !!" pekik santi mengguncang guncang tubuhnya.


"Sebenarnya dia nggak pernah sekolah sejak kejadian itu aku nggak tau dia kemana " jelasnya sambil menenangkan.


"Haaah ?? Lalu siapa ??" ucap santi pasrah.


"Dreet ,,dreeet ,, " nada dering di heandphone santi berbunyi.


"Halo ??" sapa santi dengan orang tak di kenalnya di telefon .


"Sepertinya kau lupa menanyakan hal itu padaku " ujarnya alex dia alex suara di balik telepon itu.


"Aku ingin kamu bertannya padaku juga ..aku menunggumu di tempatmu bersembunyi dengan ifan kemarin."


"Tut tut tut"


Terdiam dan tak bergeming "haruskah aku hidup untuk memenuhi keinginan orang lain ?? " ujarnya dalam hati.


Pasrah dia mengikuti kemauan alex dan pergi ke sana .


"Ceklek " pintu terbuka.


"Kau datang "


"Kau yang melakukanyaa alex ??" tanya santi tak mau dirinya berbasa basi.


"Kenapa kau terus terang sekali " alex memberikanya sebuah minuman.


"Aku tanya tolong jawab !!" teriak santi menghempiskan minuman yang diberikanya.


"Jika memang aku ?? Kenapa ?? Kau tak mau kan denganku ?? Maka seluruh dunia juga nggak akan ada di dekatmu " jelas alex .sekarang dia seolah seperti berandalan yang nakal.


Santi mengeluarkan air matanya padahal beberapa waktu lalu mereka berteman tapi kenapa alex yang dulu nggak merekat padanya.


"Apa bagusnya cinta di dunia ini ?? Sampai kau rela melakukan ini padahal ada orang yang lebih mencintaimu dari pada aku ?? ,kau tau cinta itu menyakitkan !! Cinta itu mengerikan !! "Teriak santi sambil menunduk dirinya sekarang takut melihat tatapan alex.


"Aku suka denganmu bukan yang lain!! ,jika kau nggak mau maka aku akan memaksa agar kau suka denganku !!" ujar alex yang mulai kehabisan ketenangannya.

__ADS_1


"Hahaha dengan kau memaksaku seperti ini semakin membuatku yakin kalau cinta itu memang benar benar menyakitkan alex !!!" teriak santi dirinya sudah tak peduli jika memang akan ada orang yang melihatnya.


Alex mendorongnya menuju tembok dengan mata penuh amarah ingin sekali dia memukulnya tapi santi adalah orang yang dia sukai.


"Buuug " suara hantaman keras mendarat di tembok tepat di samping pipi santi.


"Huhuhu ....ma tolong akuu !!" ujar santi lirih ketakutan kalau hantaman alex akan datang lagi dan mendarat di pipinya.


Seketika kejadian masa lalu kembali terbayang di matanya dimana ayahnya sering memukulnya dan juga mamanya setiap pulang kerja dengan aroma minuman yang kuat.


"Aaaahhhhkkk jangan !! Jangan aku mohon jangan !! Jangan lakukan itu aku mohon !! Ibuu !! " santi berteriak ketakutan ,merosot ke bawah dan terduduk sambil bergetar hebat ,takut ,dia sangat takut.


"Apa yang kau lakukan !!? " teriak ifan melihat kelakuan alex .


Melihat disana ada santi dirinya langsung mendorong alex yang masih memegangnya tak mengerti kenapa dengan santi.


"Santi ... Santii heii !! Kau kenapa !!??" ifan menepuk nepuk pipi santi namun santi masih terpejam sambil berteriak tak karuan.


"Santiii !!" sekali lagi dia berteriak pada santi dan kali ini dia tersadar dengan nafasnya yang tak karuan dan takut.


"Kau kenapa ??" tanya ifan memastikanya.tadi dia benar benar takut melihat santi yang yang ketakutan sambil berteriak.


Santi memeluknya sambil menangis kencang serasa telah lepas dari cengkraman kejadian masa lalu yang mencekam.


".aa...ak ..aku ..aku takut huhuhu "


"Sudah ,,sekarang kau sudang nggak papa ada aku disini " ujar ifan menenangkan.


"*Kenapa saat denganyaa kau bisa seperti itu tapi saat denganku kau malah jadi lebih buruk ...kenapa ?" ujar alex dalam hatinya iri dengan kemampuan ,keberuntungan dan semua yang dimiliki ifan .


Sejak kecil mereka sering bersama tapi ifan yang lebih sering dapat pujian dari orang tuanya . orang tuanya kurang puas dengan kemampuan anaknya alex dan menyuruhnya mendahului ifan dari segala bidang.


Sejak itu mereka sering merebutkan sesuatu dan yang lebih sering mendapatkannya iyalah ifan seberapa keraspun dia mencoba bahkan berlanjut hingga sekarang* .


Di kantin sekolah.


"Kau sudah baikan kan ??" tanya ifan .


"Sudah "


"Uum makasih yaa tadi kau mau membantuku " santi.


"Kau pasti takut kan ?? Dia memang sering seperti itu ..aku akan mengurusnya "


"Ayo makan makananmu ,jangan bengong " ujar ifan.


**Haiii.....๐Ÿ˜


Upnya di jam 12 malam yaa siapa tau masih ada yang on jadi ada yang nemenin hehee...๐ŸŒš


Kalau salah boleh komen.


Mohon bantu like.,and vote


Makasiii. Semoga mimpi indah**....

__ADS_1


__ADS_2