Love At SMA And Forever

Love At SMA And Forever
16.bab 16


__ADS_3

"Belnya mati, tapi coba lihat jam berapa sekarang ! "


"Ewa" " wawa" " wa " "aku duluan yang datang " haduh banyak banget sih ada orang " suara bisik yang terdengar di semua bagian kantin sekolah rasanya kantin adalah sebuah tempat pembagian sembako ,bahkan kita antar teman pun sering saling dorong mendorong hanya untuk mendapatkan makanan .


"Banyak banget sih kita di tempat lain aja yuk ??" kata santi saat sedang berjalan menuju kantin.


"Semua kantin juga banyak ,mana ada jam segini kantin yang kosong " jawab sopia lalu dibalas oleh teman satunya lagi lidya.


"Kita disini aja ,lebih seru lagi kalau kita ikutan desak desakkan saat ambil makanan" sambil tersenyum dengan sangat bahagia.


"Baiklah kalian ikutlah desak desakkan sana aku akan mencari tempat duduk dulu" ucap santi lalu mereka berpencar santi mencari tempat duduk dan yang berdua itu pergi ke kerumunan dan dengan cepat sudah menghilang dari pandangan santi.


"Santiii kau makan sendiri ?? "Tanya agus saat melihat santi sedang merapikan bangku dan duduk di sana.


"Tidak aku sama sopia dan .."jawab santi yang sudah terpotong oleh kata agus .


"Aku ikut satu yaa ?? Kan ada kursi lagi satu haha " ujar agus tanpa ragu ragu langsung duduk dan meminum minumannya.


"Kalau lagi satu itu untuk lidya jadi kau ambillah kursi lagi" jawab santi lalu agus langsung mencari kursi di dekat sana .


"Ngomong ngomong sejak kapan kamu sering bareng dengan lidya itu ?" tanya agus.


"Sejak tadi "jawabnya.


"Santi " panggil seorang di belakangnya yang itu adalah nanda.


"Iya ada apa ?? " ucap santi yang sudah tidak ingin berurusan dengan nanda.


"Aku boleh duduk disana bersamamu ?" tanya nanda .


"Tidak bisa itu punyanya sopia "jawab santi.


"Tidak apa apa tapi kursi yang satunya tidak ada yang punya kan ? " tanya nanda lagi.


"Itu juga tidak bisa ,itu lidya duduk di sana " jawab santi lalu melambaikan tangan saat melihat sopia dan lidya datang .


"Jadi aku harus duduk di mana agus ? " tanya nanda .


"Kau duduklah di sana bersama tamanmu atau kau ambillah kursi sendiri " jawab santi yang seharusnya agus jawab.


"Agus apa bisa kau ambilkan aku satu kursi kau lihatlah kedua tanganku sudah memegang makanan ?" ucap nanda sambil menatap mata agus dan dengan santainya agus menuruti perintahnya dan mengambilkannya sebuah kursi.


"Aku mau pesan makanan dulu yaa !!" sambil dia mendorong kursinya dia mengatakan ucapan itu kepada teman temannya yang ada di sana kecuali nanda.


"Agus aku ingin duduk di samping sopia dan kau nggak papa kan ?? " kata nanda dan tanpa sepatah katapun agus sudah memindahkan kursi yang ingin diduduki nanda .

__ADS_1


"Nanda kenapa tumben kau makan di sini ?" tanya sopia yang baru pertama kali lihat nanda ada di kantin.


"Hahaha iya " jawabnya singkat.


"Udah nunggu lama yaa ?"tanya santi yang baru datang sambil membawa makanannya.


"Tidak juga,, ayo makan !" kata santi yang langsung di balas oleh lidya. Dan mereka makan tanpa ada sebuah pembicaraan ,beberapa lama kemudian mungkin nanda tidak tahan untuk tidak bicara dan dia pergi ke tempat duduk teman yang lainya.


"Hai teman teman aku mau pindah tempat duduk ya ,baru sebentar aja aku duduk disini aku sudah merindukan teman temanku yang ada di sana "


"....." tidak ada balasan di antara mereka tapi nanda langsung pergi .


"Aku juga pergi yaa disana teman teman kelasku sedang ada yang dirundingkan " kata agus beberapa saat setelah nanda pergi.


"Yaa pergilah kau "sambil melambaikan tangannya sopia menjawab kata yang agus lontarkan.


"Santi kenapa kau diam saja sih dari tadi??" tanya sopia yang dari tadi melihat dia hanya fokus makan .


"Aku lapar " jawab santi.


"Apa kalian akan pergi ke suatu tempat sambil membuat tugas ?" tanya lidya .


"Iya aku juga berpikir akan membuat tugas bersama santi " ujar sopia.


"Kenapa pakek tidur segala sih terus lagi ibuk itu beri hukumannya kepada semua murid di kelas ,kalau aku yang jadi guru udah ku skors dia selama satu bulan!!" lanjutnya.


"Hahaha nanti saat kau jadi guru dia udah nggak jadi murid lagi dong !" jawab sopia yang mengundang tawa mereka bertiga.


"Hahahahha itu benar sekali " sahut lidya.


.


.


.


"Kak ayo makan ibu memanggilmu" di rumah saat santi sudah sore terdengar sapaan adik tirinya di luar kamar santi walaupun santi mendengarnya samar samar.


"Uuumm yaaa!! "Sahut santi dia sedang tertidur dan sangat lelap mungkin karna dirinya tidak cukup tidur karna harus mengerjakan tugas sampai tengah malam.


"Wwah!! kenapa sekarang disuruh bangun kan aku lagi tidur "ucapnya sambil menguap dan meregangkan tubuhnya.


"Yaa ada apa "santi membuka pintu dan tidak melihat adik tirinya lalu dia ingat apa yang dia katakan "ayo makan ibu memangilmu".


"Jadi aku harus turun sekarang !" kesal santi ,dan dengan perlahan lahan dia berjalan ke bawah seperti orang yang sempoyongan.

__ADS_1


"Yaa ada memanggilku " tanya santi ketika sudah sampai di bawah.


"Kau baru bangun ??"


"Apa adikmu mengganggu tidurmu ??"


"Aku hanya ingin kamu makan karna ini sudah sore dan kamu dari tadi tidak keluar keluar dari kamarmu " kata ibunya sambil menarikkan kursi meja makannya.


"Ayo makan aku hanya buat itu saja ,itu tidak ada makanan kesukaanmu " lanjutnya.


"Hannya itu ??.Aku nggak mau makan aku mau lanjut tidur" kata santi sambil mendorong kursinnya.


"Ini ,,kau dapat undangan pesta dua minggu lagi dari nanda ,dan malam ini kami akan pergi makan bersama kau mau ikut ??" sambil mengambil kartu undangannya santi berpikir "untuk apa bilang hal yang nggak berguna" tapi ketika ibu tirinya bilang akan pergi makan malam rasanya itu adalah rencana yang sudah mereka siapkan dari dulu selayaknya pesta perpisahan karna ayahnya pergi ke luar kota.


"Tidak ,,aku tidak ikut aku mau di rumah" jawabnya lalu pergi ke atas menuju kamarnya..


.


.


"Apa mereka sudah pergi makan malam?"ujar santi saat dirinya sedang membaca buku di kamarnya .


"Aku ikut saja aahh "


"Nggak nggak aku nggak mau meganggu mereka jadi jangan ikut"


"Santi kami akan berangkat jika kau lapar kau bisa buat makanan sendiri kan??" suara ayahnya yang sudah di depan pintu kamar santi sambil mencoba membuka pintunya tapi terkunci dan akhirnya dia hanya mengetok pintunya.


"Iya ,,aku bisa "jawab santi.


"Baiklah kami pergi "


"Apa mereka sudah pergi ?? Aku sebenarnya nyesel tadi nggak mau makan dan sekarang aku lapar banget dan malah disuruh masak "


"Oh iya sekarang aku jadi jarang masak ,apa aku masih ingat yaa masakan yang pernah ibu ajarkan ?? ,aku mau coba "


Ujar santi sambil mengambil buku yang dulu dia simpan ,di buku itu tersimpan banyak sekali resep resep masakan yang pernah ibunya ajarkan.


"Dimana ya buku itu "


"Haaaa ini dia ,ketemu!! " santi tersenyum saat melihat buku itu ditemukan bahkan saat dia membuka halaman pertama senyumannya makin lebar .


"Haha tulisan ku yang dulu jelek banget aku masih ngerti nggak sih artinyaa " ujar santi lalu ke dapur dan memilih salah satu menu yang ada di buku itu .


"Jadi bahannya ini aja "kata santi sambil mengambil sayuran ,bumbu dan bahan bahan lainnya.

__ADS_1


__ADS_2