
π ππ€π
Pagi hari mereka bertiga sudah menyiapkan diri untuk berkunjung ke makam sang ayah.
Tak lupa juga kedua anaknya membawa setangkai bunga.
Sampai disana dimas sudah tak bisa memendung air matanya melihat makam kedua orang tuanya sedang berjejer disana.
Menghampiri ibunya orang yang selalu membelanya sementara santi merasa iba melihat dimas ya walaupun dia memang cukup nggak suka dengan ibu tirinya.
"Ayo temui ayahmu" kak lisa membingbingnya ke sana ,dengan tak karuan santi merasa campur aduk.
Menangis namun ada sedikit rasa kesal di hatinya.
"Yaah ,,, aku datang aku nggak nangis kok jadi kamu tenang disana yaa dan tolong ingat janjimu yaah... Aku aku sudah memaafkanmu... Itu aja yang mau aku bilang dan makasih yaa "
"Nanti bingbing aku agar bisa jadi pengusaha sukses sepertimu " santi mengucapkan hal itu dengan rasa sedih yang mendalam yang memang terasa hati kecilnya ingin sekali menangis tersedu sedu ditinggalkan ayah setelah ibunya.
"Nih aku bawa bunga mawar putih kesukaan ayah " menaruh bunga itu di atas nisan yang bertuliskan nama ayahnya.
" udah sekarang ayo pergi " ucap kak santi.
"Nggak aku nggak mau mamaku ...aku akan menemaninya sebentar lagi hingga dia sadar anaknya sedang menunggunya disini sambil menangis dan rasa rindu " dimas nggak mau melepaskan pelukan tangan dari mamanya ,menangis bahkan sampai cegukan.
"Sudah masih ada banyak waktu kan ?" ujar santi membujuk.
"Nggak kamu pasti bohong!!!..kau juga kan nggak suka dengan ibuku!! menyebut ibuku ini pelacur !!!"
"Yaa aku nggak suka jadi ayo cepat pergi"bujuk santi.
Karna segala bujukan dan rayuan mereka nggak dipercayai akhirnya kak lisa memaksanya bahkan memarahinya.
Saat berbalik dan akan pergi sekilas santi melihat sosok yang terlihat seperti ifan mengunjungi sebuah pemakaman ..tapi segi rambut dan gaya berpakaiannya sangat berbeda dengan ifan yang santi kenal.
βπ§π¦β π€π
Hari hari berlalu mereka bertiga habisakan untuk mengenal mengelilingi hampir sebagian dari negara matahari terbit tersebut.
Sekarang waktu sekolah sudah dekat dan mereka akan kembali pulang menuju Indonesia .tanah kelahiran mereka yang sudah dihabiskan selama hampir 19 tahun.
__ADS_1
Membawa oleh oleh khas jepang mereka pulang menuju rumah dan kak lisa akan kembali bekerja di perusahan barunya.
"Nenek !!!.....kami udah pulang " seru santi membawa koper dan tas tas kecil di tangannya.
Jangan kira semua barang yang dia adalah uang miliknya melainkan itu semua adalah milik kak lisa yang memaksa ingin membelikan ini dan itu.
"Niii aku bawa oleh oleh!! " lanjutnya ketika sudah melihat neneknya keluar dari dapur.
"Yaaa tuhan cucuku udah pulang !! Dari mana dapat uang buat belanja sebanyak itu !! Loh nona lisanya nggak masuk ??" sahut neneknya mendengar suara cucunya setelah dua minggu pergi.
"Nii nek hadiah kecil dariku ... Nek maaf yaa kalau dimas ada salah " sela dimas.
"Nggak perlu juga hadiah nenek sudah memaafkan mu .... Pasti kalian lapar kan sini bantu nenek masak di dapur kalian mau apa ??". Nenek mengecup lembut kedua pipi cucunya dan membawa mereka ke dapur.
Saat kecupan itu mendarat di pipi dimas dirinya merasa telah menemukan kehangatan baru untuk hidupnya sekarang .
" aku mau rendang kentang buatan nenek !!" ujar manja santi sambil memeluknya.
"Aku aku apa aja nggak masalah " lanjut dimas malu.
"Ohoho bagaimana rasanya tinggal disana ?" tanya nenek.
*************
Hari senin ini adalah hari untuk pertama kalinya kita sekolah setelah liburan setengah semester semester.
Dan biasanya orang yang saat liburan bangun siang di hari pertama sekolah ini dia akan terlambat mungkin kahkan mengira kalau hari ini masih libur yaa kan ??
Itulah kebiasaan ,, begitu juga santi sekarang di jam delapan pun dia masih memejamkan matanya di atas kasur.
"Santii ?? Ini udah pagi kenapa nggak banguun !!?? Nanti telat loh " ujar neneknya sedikit berteriak sambil membuka gorden.
"Aahh hari ini masih libur kok " jawab santi malas.
"Loh dimas tadi pakaian sekolah dia mau kemana ??" tanya neneknya yang nggak tau tanggal.
"Hhaah masak sih " santi membuka layar henfonya melihat hari tanggal dan bulan apa sekarang.
"Haaaahh !!! " santi rekejut bahkan langsung membuang selimutnya dan bergegas ke kamar mandi "nenek kenapa nggak bilang sih sekarang aku sekolah kan jadinya aku telat !!" pekik santi langsung bergegas jalanya sudah seperti botor balap.
__ADS_1
"Loh kok nenek yang salah ?? Kamu kan nggak menyuruh bangunin dan nenek itu nggak tau cara baca jam nenek hanya mengandalkan matahari !" jawab neneknya sedikit kesal hanya sedikit.
"Dibawah ada bolu kau bisa makan itu untuk sarapan nenek akan buatkan susu hangat yaa ??" lanjutnya denhan nada lembut.
"Brukgg ,,, brug brug brug " suara langkah kali santi menuruni tangga sambil mengepang rambutnya.
"Pelan pelan santii nanti jatuh ini kan belun siang" ujar neneknya.
"Apanya yang nggak siang ini udah mau jam sembilan " sahut santi meminum minuman yang sudah di siapkan neneknya di atas meja makan berasama sebuah kue bolu lalu beranjak pergi.
Santi ter engah engah melewati jalanan menuju sekolahnya berpikir kalau sekolah sebentar lagi sampai tapi sekolah tak kunjung dia lihat walau sudah berlari kencang.
Sudah sampai dan memang benar dugaan itu sekolah sudah ditutup dan jalan kekuarnya adalah memanjat tembok sekolah.
Memanjat diding ?? Itu sudah dia lakukan tiga kali sejak sekolah disini atau mungkin sudah lebih jika dihitung dari awal sekolah disini.
"Kau baru datang ??" ujar ifan dari bawah diding yang santi panjati.
"Sialan kamu!! ngapain disana !! Jangan lihat aku menyingkir!! aku ceburin kamu " pekik santi.
Ifan menyingkir dan santi turun dari sana "kenapa telat ??" tanya ifan .
"Kesiangan !! Sudah aku mau ke kelas kamu jangan coba coba bolos yaa !!" pekik santi lalu berjalan namun langkahnya terhenti oleh tarikan tangan ifan.
"Jangan lewat sana disitu para osis lagi mencari orang yang diluar kelas " ujar ifan. Santi langsung menurut dan bertanya apa yang harus dia lakukan sekarang.
"Yaa kita tunggu disini dulu sampai mereka pergi " jawabnya lalu kembali duduk di tempat yang tadi.
"Kalian berdua ngapain masih disini saat jam masuk !!" teriak salah seorang pria berjas khasnya seorang osis disana.
"Hhaaaah dia osis ??" .......
ππ²ππ»ππ³π±π±
**Stay with meee ........
Aku trima semua hadiah kalian kalau ada yang mau beri hehehe
Makasi πΆππ€**
__ADS_1