
"mengambil sayuran ,bumbu dan bahan bahan lainnya.
"Tuk tuk tuk tuk ,suara pisau saat santi sedang memotong sayuran dan terdengar samar samar suara deringan telepon santi
"Biarin aja deh lagian palingan itu sopia "
"Lah ini bahan bahanya kan sudah aku potong semua ,kok aku jadi lupa mau buat apa ya ,huh sekarang naik lagi deh buat ambil itu resepnya "
.
.
"Aaa sekarang aku baru ingat jadi ini aku mau buat nasi goreng sama mi pakek sayur ,cuma ini aja kok aku lupa sih "
"Dreeeet drett " suara telepon di atas kasur santi terdengar dan dia langsung mengangkatnya.
"Halo ada apa ??"
"Santi coba kamu turun sebentar aku mau mampir nih " suara sopia terdengar lewat telepon dan santi langsung turun dan membukakan pintu.
"Kok kalian datang kesini sambil cemberut gitu sih "kata santi saat melihat sopia dan lidya di depan rumahnya sedang duduk .
"Kau tidak mempersilahkan aku masuk?" kata lidya.
"Oooh iya ,ayo masuk tapi ini tidak terlalu malam sampai harus masuk untuk berbicara " kata santi yang langsung membuat kedua mata teman temannya tertuju padanya.
"Kalian tahu tadi aku sedang masak loh " kata santi.
"Kau masak apa ?? ,orang tuamu tidak di rumah ? "Tanya sopia.
"Aku masaaaaak nasi goreng sama mi pakek sayur !!! "
"Cuma itu ?? " tanya lidya sambil duduk di sofa ruang tamu itu bersama sopia.
"Nggak cuma itu kok aku masih banyak punya resep resep makanan lainnya ,tapi sayangnya aku males masak "
"Tunggu dulu ya aku ambilin buku resepnya nanti kita bisa makan bersama !!" kata santi lalu berlari ke kamarnya.
.
.
"Indah juga ya rumahnya santi aku pikir dia orang biasa biasa saja " kata lidya saat santi sedang pergi ke kamarnya.
"Kau pikir begitu?? ,kenapa? ""Tanya sopia.
"Soalnya kan dia tidak sering pamer pamer apapun ,dia sekolah ya memang benar benar sekolah ,dia juga tidak pernah cerita tentang suatu hal terkait rumah atau bahkan keluarganya." ujar lidya.
"Dia emang begitu ,dia itu orang yang sulit untuk di dekati bahkan aku saja yang sudah lebih dahulu mengenalinya tidak tahu semua tentang masa lalunya, setiap kali aku tanya dia selalu mengganti topik pembicaraan " kata sopia.
"Wah seru ya bicaranya ?!" kata santi saat sedang menuruni tangga.
"Ini dia aku sudah bawa bukunya kalian pilihlah jangan ragu ragu "
"Tapi kau punya cukup bahan makanan ? " tanya lidya.
"Kayaknya ada " jawabnya.
"Biar aku aja yang pilih yaa !! Tadi kau bilang mau masak apa ?"tanya sopia.
"Nasi goreng sama mi pakek sayur "
"Yap kita makan itu aja tapi aku mau makan cemilan buat menemani kita buat tugaaas "kata sopia dengan nada yang tinggi
"Jadi kalian kesini mau buat tugas ??"
"Hehhehe iya soalnya aku nggak ngerti kalau di ajarin sama lidya" kata sopia.
"Aku sudah berusaha membuatnya mengerti tapi dia tidak mengerti juga " ujar lidya.
"Lidya kan selalu punya cara buat tugas yang simpel tapi rumit benget " kata santi.
__ADS_1
"Aku masak dulu ya nanti kita lanjutkan mengobrolnya.
" aku ikut yaa "kata lidya.
"Ayo ,sopia kau tidak ikut ?? "Tanya santi.
"Tidak,, aku mau nonton tv dulu"jawabnya.
.
.
.
"Kau sudah potong sayuran yaa? "
"Iya tadi aku sudah potong tapi lupa mau ngapain dulu jadinya aku ambil resepnya dulu" kata santi lalu teringat bahwa di buku resepnya itu juga tersimpan catatan hariannya "semoga saja sopia tidak lihat dan sibuk menonton tv "kata hati santi.
"Ayo kita masak ,aku bisa kok masak dikit dikit " kata lidya sambil mengambil minyak rencanannya mereka mau membuat nasi goreng terlebih dahulu.
.
.
Saat nasi goreng dan dan mi sayurnya itu sudah siap mereka lalu membuat cemilan yaitu hot dog dan beberapa cemilan yang santi siapkan untuk menemani mereka membuat tugas.
"Lidya tahun lalu kau dapat juara satu di kelas yaa?? " tanya santi saat lidya sibuk menggoreng hot dog terakhirnya.
"Iya " jawabnya singkat.
"Lidya ??"
"Uuum ada apa sih "
"Kenapa kamu bisa pinter sih ??" tanya santi.
"Aaaa pertannyaan apaan tuh ??"
"Nih nih semuannya sudah siap ayok kita makan bersama sama ,santi kamu bawa nasi gorengnya aku bawa yang ini .itu cemilannya kita makan nanti saja " kata lidya yang mengubah pembicaraan dan langsung pergi ke ruang tamu sambil membawa makanan.
"Iiih kok aku di cuekin sih,huh lagian aku juga pinter sih tapi dikit " ujar santi sendiri .
"Santi tadi pertannyaanku kok tidak kau jawab !" kesal sopia saat santi datang membawa makanan.
"Pertanyaan yang mana ?"tanya santi.
"Orang tuamu mana ??"
"Ooo itu mereka sedang makan malam di luar ,kenapa ??"
"Gak ada apa apa kan ?" tanya sopia.
"Ya gak lah ,emang makan malam harus ada apa apa ?" jawab santi.
.
.
.
Makanan yang mereka siapkan sudah habis dan sudah saatnya membuat tugas yang harus dibawa besok !!
"Aku bawa piring ini dulu yaa terus aku nanti aku bawa cemilannya"kata santi lalu beranjak pergi sambil membawa piring .
"Santiiii!! Santtiiii "teriak sopia.
"Ya ada apaan sih teriak teriak gitu ,kalau ini jatuh semua kan bahaya " jawaban santi yang tidak dimengerti oleh keduannya.
"Maksudmu rumahmu yang akan jatuh ?"tanya lidya.
"Bukan ,,ini barang barang yang ku bawa kan banyak " jawab santi.
__ADS_1
"Sini aku bantu bawa " ujar lidya.
"Ada apa ?" tanya santi lagi.
"Itu telpon mu berdering terus " ucap sopia ,dan santi langsung mengecek teleponnya yang katanya berdering.
" kenapa tidak kau angkat ?? Eeeh kau bohong yaa ?? Nggak ada tuh yang telepon dari tadi !! Kata santi.
"Siapa bilang yang telepon dari sana "
"Terus yang mana "?
"Ituuu telepon rumahmu yang berdering!!" Kata sopia sambil menepuk jidatnya.
"Oooh biarin aja deh lagian udah berlalu."
"Ayo sekarang kita buat tugas !! " kata santi sambil mengeluarkan buku bukunya.
"Semangat "
"Semangat"
"Semangat " ujar santi sambil mengunyah kacang yang dia bawa untuk cemilan.
"Santi aku sudah selesai di halaman yang ini jadi aku buat halaman ini yaa "kata sopia.
"Aku udah ngerti gara gara dekat dengan lidya " lanjutnya.
"Ya ya ya aku akan buat yang ini dulu " jawab santi.
.
.
Beberapa menit mereka memulai untuk mengerjakan tugas dan langsung terganggu ketika telpon rumah berdering.
"Kalian lajutkanlah aku akan angkat telponya" ujar santi.
"Haloo ,siapa yaa? "Kata santi lalu duduk di lantai di dekat meja telepon itu.
"Ini mama "
"Mama ? "Kata santi yang berpikir itu benar benar ibunya dan tersadar dia memiliki ibu lain juga.
"Ooo iya ada apa ?" tanya santi.
"Apa kau mau pesan makanan ? Kau pasti lapar kan ? " ujar ibu tirinya itu.
"Tidak ,aku sudah mamasak tadi"jawab santi.
"Uum ..."
"Yaaa,, kau mau apa?"
"Tidak ada ,hanya saja di rumah ada dua temanku yang datang .aku harap kau tidak keberatan"
"Wah benarkah ?? Kalau begitu aku tidak akan menggangu kalian ,kalian bermainlah dulu kami akan pulang larut jika begitu haha "ujarnya.
"Jika begitu lebih baik jika kalian tidak pulang " kata santi langsung menutup telponnya.
"Ada apa ?"tanya sopia
"Tidak ada "
"Jika kalian ingin menginap juga tidak apa apa "
"Benarkah !!!,tapi aku tidak bisa tidur tanpa gulingku " kata lidya yang merasa sedih.
"Aku juga ingin menginap di sini tapi akhir akhir ini ayah dan ibuku selalu memintaku tidur di rumah dan pulang lebih awal"
"Ya sudah kalau begitu ,kita buat tugasnya aja dulu "kata santi sambil menutupi rasa sedihnya.
__ADS_1