
Beberapa detik,menit,hingga jam berlalu polisi,ambulans akhirnya tiba disana karna salju yang turun cukup banyak dan mempersulit perjalanan mereka.
Setelah sampai sana dengan sigap mereka melakukan tugasnya ,sementara polisi mengidentifikasi bahwa orang lansia yang sedang mabuk itu kehilangan kendali dan menabrak mereka berdua,.
Tohoku sudah melarang lansia untuk mengemudi di jalanan ini bahkan sudah mengelurkan surat dan ketentuan .jalanan ini juga sering menjadi tempat kecelakaan maut terjadi.
Pak dirman yang sudah lansia itu mati di tempat dan pengandara mobil satunya langsung dibawa ke rumah sakait.
Beberpa saat menelusuri jurang hingga mereka bertemu dengan pak purnomo dan rismawati ,mereka masih dalam kedaan hidup namun dengan luka bakar yang benar benar parah apalagi pak purnomo.
Dengan sisa tenaganya dia berusaha berbicara agar berita dirinya kecelakaan tak tersebar samapi ke telinga anaknya
"Pak pak tolong jangan beritahu saya siapa sebenarnya kepada orang yang huh meliput kejadian ini pak saya huh huh mohon " ujarnya dengan suara kecil.
"Baik pak saya akan berusaha sekuat tenaga agar nama bapak dan ibu tak bocor" ujar salah satu petugas.
Dengan bantuan budarsono berita itu tak sampai di indonesia ,walau samapai pun tak menyebutkan nama nya hanya:
[Sesorang pengusaha Indonesia mengalami kecelakaan maut di jepang,tohoku]
°°°°°°°°°
di rumah sakit.
Budarsono tak menyangka ada adiknya di dalam mobil itu dia menangis melihat adik kesayangannya terbaring di rumah sakit.
Keduanya sama sama dalam kedaan yang parah bahkan luka bakarnya sudah tergolong stadium akhir.
"Risma kenapa kau ikut dengan suamimu ini aku hanya mau membunuhnya aku iri dengan kekuasaanya ,perusahaan, aku muak dia terus berpura pura kasihan denganku aku muak aku kesal dengannya tapi aku tak bermaksud berbuat begini kepadamu aku......" keluhnya melihat adiknya terbaring lemah di rumah sakit tiba tiba telfon masuk dan menyuruhnya datang ke kantor.
__ADS_1
Budarsono tersenyum melihat semua dewan dewan itu sedang menunggu keputusannya. Dia ingin membiarkan adik iparnya bertahan beberapa hari tersiksa menahan luka bakar sebelum meninggal.
Purnomo membuka matanya perlahan menahan sakit ditubuhnya agar bisa terbangun ,tapi hatinya tak kalah sakit mendengar orang yang selalu dia bela malah menghianatinya.
Sadar akan hal selanjutnya dan sadar akan dirinya tak bisa disembukan dari seberapa buruk api melahapnya.
Dia mengambil sebuah buku dan mengisinya dengan semua isi hatinya kepada kedua anaknya di Indonesia yang pasti akan sulit lagi hidup tanpanya.
Dia menceritakan betapa bagusnya jepang berharap suatu hari anaknya bisa berkunjung ke sana dan melihat makam kedua orang tuanya ,mengenang kenangan buruk,kesal,sengang yang pernah mereka lewati di masa lalu.
Tak ada satupun cerita yang menceritakan bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi , tadi ketika mendengar cerita kakak iparnya membuat dirinya takut anaknya itu terkena masalah jika menuntut pada pamanya yang sekarang menjadi orang egois.
Sambil meneteskan air mata dia langsung menelfon sekertarisnya agar datang ke rumah sakit tanpa sepengetahuan siapapun sambil membawa sebuah surat serfitikat rumahnya yang di Indonesia yang dia percayakan pada sekertarisnya, dan surat pernyataan bahwa rumah itu sekarang adalah milik anaknya santi.
****
"Lisa aku minta tolong kau ubah pasword atm ku yaa lalu tolong kirimkan henfon ,sertifikat dan kartu itu ke Indonesia , kau harus benar benar mengirimnya ke anakku kau tau kan??" pinta purnomo sambil berbicara tersengal sengal.
"Lisa ,hanya itu bantuan terakhir yang aku minta dirimu setelah ini kau harus mencari bos baru jangan pernah kau bekerja diperusahaanku lagi ,sekarang mereka pasti sedang berebutan posisi karna kecelakaan ini...... Aku mohon lakukanlah tugas terakhirmu dengan benar tanpa kesalahan agar aku bisa pergi dengan tenang " pintanya lagi sambil merintih kesakitan tak sanggup menahan sakit tubuh dan hatinya.
"Pak... ,, aku akan melakukan tugasku ini dengan baik ,tak akan ada lagi kesalahan ,,pak aku sudah menganggapmu ayahku kau bahkan tak pernah marah saat aku mengacaukan kerjasamamu dengan klien .....aku juga akan menuntut hakmu di perusahaan ini ,kau yang membangunnya dengan jerih payah tapi kenapa mereka malah senang melihatmu seperti ini !!" pekik lisa tak mau kehilangan sosok penyelamat hidupnya.
"Lisa ,,jangan!!! lakukan apapun aku tak mau anakku ikut bergulat dalam persaingan bisnis yang tak menyehatkan seperti itu" teriak pak purnomo takut anaknya akan sengsara ketika berbisnis di usia muda.
"Baik pak ,,kalau begitu aku permisi, kau harus istirahat dengan benar huu mungkin saja ada keajaiban untuk bapak yang baik hanti ini....aku akan selalu berdoa agar bapak baik baik saja ,,tidap bapak harus baik baik saja " ujar lisa menahan tangisnya langsung pergi tanpa melihat bos nya itu.
Lisa langsung pergi mengganti pswoord atm milik bosnya itu dia tau hal apa yang membuatnya melakukan itu ,bersaing di dunia bisnis yang kejam ini sangat susah bahkan orang yang paling kita sayangi bisa menghianati kita itu kenapa dia takut.
Lisa tak bisa berbuat apa apa mendengar penjelasan dokter yang juga tak bisa berbuat apa apa lagi terhadap pak purnomo.
__ADS_1
Dokter bilang semua badanya telah terbakar bahkan bisa dibilang badanya sudah matang hanya tersisa organnya saja yang masih berfungsi. otaknya masih bisa berpikir,jantungnya masih berdetak ,mulutnya masih bisa bicara dan bernafas tapi semakin lama itu akan menghilang dan hingga akhirnya dia akan meninggal.
Saat lisa melakukan tugas terakhir dari bosnya tak ada satupun pikiran jahat melintas pada pikiranya , dia melakuka ini semua benar benar tulus atas kebaikan yang pernah dia dapatkan selama bekerja disana.
*****
Dua hari berlalu dan ucapan dokter benar adanya mereka berdua tiada dan langsung di makamkan disana .
Santi dan dimas masih tak tahu keadaan orang tuanya di jepang mereka hanya berpikir kalau orang tuanya sibuk ,dan berita kecelakaan itu tak dia anggap ayahnya karena dua hari yang lalu membalas pesanya bahkan mengiriminya sebuah pesan suara dengan suara yang ceria dan bahagia.
Santi tak tau seberapa besar kekuatan yang hatus dikumpulkan ayahnya agar bisa bicara ceria dengan luka bakar yang terasa seperti di neraka.
Setelah selesai pemakaman mereka budarsono yang rakus kekuasaan itu langsung mengadakan rapat bilang kalau dirinya pemilik perusahaan sekarang bahkan dia langsung menunjukkan sebuah wasiat palsu yang juga berisi tanda tangan palsu.
Mereka semua percaya karna tak pernah menjumpai pak purnomo saat di rawat di rumah sakit. Ada juga sebagian yang ragu bekerja sama lagi denga sikap dan kepribadian dubarsono yang buruk itu.
Tapi Budarsono meyakinkan semua rekan kerja sama dan kliennya bahwa tak ada lagi yang disebut buntung menjalin kerja sama denganyaa melainkan untung.
Begitulah mulut manis, kata licik dan sikap piciknya menghasut orang orang perusahaan ,bahkan tak satupun di antara mereka yang curiga akan dalang di balik kematian pak hadi purnomo.
Hanya karna pelakunya seorang lansia yang sedang mabuk mereka tak memikirkanya dan mengiklaskannya.
Bahkan mereka sibuk menjilat dan menyenangkan pak budarsono agar dapat jabatan yang tinggi di perusahaan itu.
🌅🌇🌆
"Sayang sekarang semua masalahnya sudah selesai tapi kau tak boleh mengeluarkan santi dari sekolah itu melainkan juga menjadikanya bonekamu selanjutnya ,,hidupnya sudah benar benar hancur bahkan ayah sudah menghilangkan orang tuanya dari dunia ini " ujarnya lewat telepon dengan tatapan puas menatap keindahan kota jepang di atas sebuah hotel mewah.
🏯🏭
__ADS_1