Love In Italia

Love In Italia
Sosok tak di sangka


__ADS_3

Tekan vote, like dan coment.


Sosok tak di sangka


Happy Reading!!!


Di suatu ruangan, nampak seorang Pria berbadan besar dengan iris mata berwarna biru duduk sambil menelpon dengan seseorang di sebrang.


"Apa kamu sudah menemukannnya?" tanyanya dengan suara berat.


"Sudah, Tuan.." jawab suara di sebrang.


"Saat ini, Tuan Dominic sedang berada di Indonesia.." beritahu orang tersebut.


"..Indonesia!" kagetnya.


"Iya Tuan, dari anak buah saya. Mereka mengikuti Tuan Dominic di Negara tersebut.." jelasnya.


"..baiklah, terus ikuti dia. Jangan sampai kehilangannya!" perintah Pria bermata biru.


"Baik, Tuan Antonio!" serunya.


Pria bermata biru itu lalu mematikan HPnya. Dia benar nafas lega, kadatang dia tak habis fikir dengan Dominic, Bosnya. Bisa-bisanya Pria itu pergi ke Negara tersebut tanpa sepengetahuannya.


Kadang dia bingung dengan Tuannya yang suka tiba-tiba menghilang. Untung saja dia memberikan mata-mata untuk membuntuti Pria itu.


Walau pernah sekali, Pria itu lolos dari penglihatan mata-matanya.


🎶🎶🎶🎶🎶🎶


Ponselnya kembali bunyi, di gesernya tanda telpon.


"Tuan, pesawat telah siap!" seru suara di sebrang.


"Baiklah, aku akan kesana.." balasnya yang kemudian mematikan HP.


Pria itu lantas beranjak dari kursi lalu berjalan ke arah pintu.


Di Negara lain, Dominic nampak sedang duduk sambil matanya menatap ke layar pipih miliknya.


Di arahkan matanya ke arah luar Resto yang nampak sudah gelap.


Sudah sekitar empat jam dirinya di tempat itu. Tapi dia belum juga bertemu dengan orang yang di carinya.


Di alihkan kembali kempalanya ke layar pipihnya yang saat ini menayangkan berita internasional terkait. Ekonomi, Politik dan lainnya.


Dari tempatnya duduk, Pria itu merasakan ke hadiran seseorang mendekat ke arahnya.


Tek

__ADS_1


Pria itu melirik sekilas ke arah cangkir yang ada di depannya. Cangkir kopi yang entah sudah ke berapa kali sejak dia duduk.


"Silahkan, Tuan.." ucap suara itu lembut.


Pria itu tak memberikan Respon apapun dia masih dengan posisi yang sama dengan mata melihat ke arah benda pipihnya.


Kembali lagi Pria itu merasakan pergerakan dari Wanita yang mengantar kopinya.


Dari sudut matanya dia mendapati tangan Wanita itu mengambil cangkir kosong miliknya.


"Saya ambil ya Tuan, cangkir kosongnya.." ucapnya kembali.


Pria itu terdiam sejenak lalu membuka bibirnya.


"Tunggu!" perintahnya pada Wanita yang hendak pergi itu.


"..iya Tuan.." balas Wanita itu yang terlihat tubuhnya berbalik ke arah dirinya.


Pria itu lalu menatap tajam wajah Wanita itu. Wanita yang mencegatnya tadi saat dirinya masuk.


"Can you speak English? (Bisa Bahasa Inggris?" Tanyanya menatap mata hitam itu.


"..yes, I can Sir.." jawab Wanita itu.


"Apakah Alano sudah datang?"


Pria itu lalu mengalihkan kepalanya.


"Sepertinya hari ini dia tidak akan datang.." batinnya yang melihat malam yang sudah larut.


"..tapi sepertinya, Tuan Alano akan datang. Untuk waktunya saya tidak tau, Tuan.." jelasnya.


Pria itu kembali melihat ke arah mata Wanita di depannya. Dia menganggukkan kepala paham.


"..kalau begitu saya pamit, Tuan.." izinnya kemudian yang Pria itu acuhkan.


Seperginya Wanita itu. Di arahkan matanya mengikuti Wanita itu yang menghampiri dua Wanita yang sejak tadi menatap ke arah dirinya.


* * *


Tik tok tik tok tik tok


Cklek


Pintu depan terbuka, menampilkan sosok Pria bule dan beberapa Pria bule lainnya.


Tap tap tap tap tap


Alano dan teman-teman bulenya terdiam. Mereka memperhatikan sosok Pria setinggi 193 cm yang berhenti di depan mereka. Dengan wajah yang tertutup masker.

__ADS_1


"Sudah lama ya," ucapnya yang lalu mengangkat kepalanya.


"Alano.." lanjutnya menatap Pria yang terdiam itu.


"...Tu..tuan Dominic.." gumamnya dalam hati. Dirinya sungguh kaget mengetahui sosok itu.


Dia terdiam di tempat, Alano tak menyangka Pria itu ada di tempat ini dan juga tepat di hadapannya.


"..tapi.." batinnya yang memperhatikan sosok di depannya yang sendirian.


Pria bule bernama Boby nampak bingung, kenapa temannya ini diam dan kelihatan ketakutan dengan sosok di depan.


"Alano, siapa orang itu.." bisiknya.


"..Tuan Dominic, silahkan.." tunjuknya ke arah tangga.


Di ajaknya, Pria bernama Dominic itu ke lantai dua.


Boby nampak tak asing dengan nama yang di dengarnya barusan.


"Albern, Dario apa kalian merasa tak asing dengan nama yang di sebutkan Alano?" tanyanya pada dua Priandi belakang.


"Kalian dengar tidak sih!" kesalnya yang lalu melihat ke arah belakang.


Di dapatinya kedua temannya yang juga terdiam di tempat dan nampak kaget.


"Hei kalian kenapa sih?" tanyanya bingung.


Dario menelan menelan salivanya lalu melihat ke arah orang di depannya. "..Boby, beliau Tuan Dominic yang sering di bicarakan Alano.." katanya mengingatkan temannya ini.


"...Dominic.." gumamnya yang seketika mengingatnya.


"..maksudmu, Tuan Dominic yang itu.." kagetnya.


"Iya.." angguk Dario yang merasa sahabatnya ini benar-benar pelupa.


"..ayo kita ke atas.." ucap Albern menyudahi percakapan dua bule itu.


# # #


Terimakasih sudah membaca cerita ini...


Jangan lupa juga baca cerita


FRIEND AFTER MARRIAGE


Tekan like, koment berkaitan cerita dan vote supa SMIM semangat membuat lanjutan ceritanya...


Salam hangat SMIM

__ADS_1


__ADS_2