
I am coming spaghetti country
Happy Reading!!!
Bandara Soekarno Hatta
Aleisha memandang kagum pada bandara yang sangat luas dan besar tersebut. Selama ini, dia melihatnya hanya via HP atau TV, tapi ketika melihatnya secara langsung. Dia merasakan sensasi yang berbeda.
"Ba Aleisha, saya mengantar sampai sini ya.." ucap Pria yang tadi check-in pesawatnya.
"Nanti, sampainya di bandara Leornado Da Vinci, Ba akan dijemput oleh orang kami disana.." jelas Wanita itu.
"Setelah itu, Ba Aleisha akan di antar ke hotel, tempat teman lainnya.." jelas Pria itu.
"Iya, Pak. Makasih ya, sudah mengantar saya.." ucapnya
"Sama-sama,"
Pria itu lalu pamit.
Aleisha yang di tinggal sendiri, duduk dikursi untuk menunggu penerbangannya. Dia duduk sambil matanya memandang sekitarnya.
Bibirnya tak berhenti mengucap 'MasyaAllah'
Dia memuji hal-hal yang di lihat oleh matanya.
Begitu juga saat menaiki pesawat, bibirnya tak berhenti mengucap kalimat tasbih.
Memuji ke angungan tuhannya, karna menghendaki besi besar itu dapat terbang dengan membawa beban yang berat.
Seandainya, tuhannya tak menghendaki. Sesempurna apapun besi yang di rancang itu, maka tak akan bisa terbang.
###
Dalam hidupnya, ini pertama kali dirinya merasakan perjalanan panjang yang hampir enam belas jam.
Selama itu, Aleisha tak benar-benar terlelap saat tidur. Dia lebih sering terjaga. Dirinya sangat suka memandang kearah lagit saat malam hari maupun pagi hari.
Sampailah, Wanita itu di Bandara Leornado Da Vinci
Turunnya dari pesawat, Al di arahkan menuju ke bagasi untuk mengambil tasnya.
Sepanjang jalan, hanya ada orang bule yang di lihatnya. Orang-orang tersebut nampak sangat tinggi, bila di bandingkan oleh Aleisya.
Usai mengambil tasnya, dia berjalan kearah pintu keluar. Disana nampak banyak orang berdiri, sambil memegang kertas yang bertulisan di atasnya.
Diantara kertas itu dia mendapati namanya di pegang Pria setengah baya.
Wajah Pria itu, terlihat seperti orang Asia.
__ADS_1
Dia lantas melangkah medekatat kearah Pria itu. Pria itu yang di hampiri Wanita itu lantas berkata.
"Ba Aleisha!" serunya memastikan wajah di depannya dengan foto Wanita yang di kirim.
"Iya, saya Aleisha.." angguk Al mengiyakan.
Mengetahui dia mendapat orang yang benar lantas tersenyum, dia lalu memandu Wanita itu mengikutinya kearah mobil.
"Saya akan mengantar Ba, ke hotel. Disana teman-teman Ba telah menunggu.." beritahunya.
Al menganggukinya. Wanita itu mengikuti langkah si Pria yang berjalan perlahan.
Perjalanan yang ditempuhnya dari Bandara ke penginapan, sekitar satu jam.
Selama perjalanan Aleisha memandang kearah luar jendela. Dia memperhatikan setiap tempat yang dilewatinya.
Sampai di hotel, Aleisha diantar sampai ke depan kamarnya.
Sebelum Pria setengah baya pergi, dia mengatakan bahwa jam sebelas, mereka akan melanjutkan perjalan ke kota Roma melihat beberapa bangunan disana.
Mendengar kata "Roma" tidak asing bagi Aleisya, pasalnya dia sangat mengenal kota tersebut.
Dua Kota yang kata hadist Rasulullah akan ditahklukan oleh umat Islam. Yang pertama adalah Kontatinopel, kota yang memiliki benteng sepanjang 20 km. Selama delapan abad umat Islam berjuang menakhlukannya. Akhir atas seizin Allah dengan kekuatan Pasukan Al Fatih, mereka dapat menahlukannya.
Sekarang, tinggalah kota Roma yang menunggu di takhlukan oleh umat Islam.
Dia lalu berjalan pelan kedalam sampai ke ruangan besar. Disana terdapat dua ranjang ukuran sedang.
Salah satu ranjang nampak terdapat pakaian, sedang ranjang satunya nampak kosong. Aleisha lantas berjalan kearah ranjang tersebut.
Dia meletakkan tasnya disamping ranjang lalu merebahkan tubuhnya keatas ranjang.
"Aaahhhh empuknya.." gumamnya. Dia merasakan tubuhnya yang pegal karna terlalu lama duduk.
Mendengar suara pintu terbuka, mata Aleisha yang terpejam lantas kembali terbuka.
Dia lalu segera bangun dari ranjang.
Saat berdiri, dia mendapati teman sekamarnya berjalan ke arah ranjang sebelah dengan handuk di kepalanya.
"...assalamu'alaikum.." salam Al pada sosok Wanita itu.
Wanita itu lalu menengok ke arah Wanita di atas kasur. Dia terdiam sejenak lalu tersenyum tipis.
"..wa'alaikumsalam, kamu Aleisha.." ucapnya.
Aleisya menganggukkan kepala mengiyakan sambil tersenyum ramah.
"Aku Rika, salam kenal.." ucapnya yang lalu kembali ke aktivitasnya.
__ADS_1
Aleisya tersenyum,mengetahui teman sekamarnya lumayan ramah.
Mengetahui kamar mandi telah kosong, dia lantas membuka tas untuk mengambil peralatan mandi serta pakaian.
# # #
Tepat jam sebelas, mereka telah berada di dalam bis.
Aleisha memilih duduk di bangku paling belakang karna bangku di depan telah penuh.
Walau saat ini Aleisha sangat cape serta mengantuk. Dia tetap memilih untuk pergi ke Roma, tempat yang ingin di datangi. Karna sayang jika dirinya jauh-jauh ke Italia hanya untuk pindah tempat tidur.
Selama di bis, Al kadang memfoto setiap pemandangan yang menarik untuknya.
Hanya butuh satu jam kurang, sampailah bis itu. Di tempat wisata pertama yang mereka kunjungi, Collesseum. Tempat tersebut merupakan bangunan terbesar dan terkenal yang ada di Roma.
Disana, Aleisha mengambil beberapa foto bangunan tersebut. Dia terlihat exited melihat bangunan yang sangat besar itu. Tempat tersebut juga sangat ramai di kunjungi wisatawan.
Perjalanan selanjutnya, mereka pergi ke Campe de' Fiori. Tempat itu merupakan area berbentuk persegi panjang, bangunan tersebut berada di sebelah selatan Piazza Novona.
Pada siang hari, Campe de' Fiori di gunakan sebagai pasar. Tentu, membuat mereka, para turis dari Indo ini segera berhamburan ke pasar untuk melihat-lihat ataupun belanja.
Tak terasa, sore datang. Mereka melanjutkan perjalanan ke Piazza Novona untuk menonton festival yang akan di adakan sore itu dan juga trio air mancur yang berada di alun-alun.
Selama perjalanan, Bibir Aleisya tak henti-hentinya tersenyum. Dia merasa bahagia memandangi beberapa tempat tersebut. Dia menjadikan perjalanannya ini untuk memperkuat imannya dan mengagungkan kebesaran sang pencipta.
Awan berwarna biru langit, yang siang tadi menemani perjalanan turis Indo itu kini berubah menjadi gelapnya malam.
Hal tersebut, tak membuat Piazza Novona sepi tetapi semakin ramai. Karna festival yang sedang di adakan.
Aleisya dan beberapa turis Indojuga mulai akrab, khususnya pada Rika teman sekamarnya.
Awalnya, mereka melihat Aleisha yang pakaiannya seperti pasti tidak asik untuk di ajak bicara. Tetapi, setelah beberapa saat kenal, mereka mengetahui Wanita itu orangnya sangat asik dan mereka merasa nyaman.
"Waahhhhh keren sekali pertunjukannya.." ucap Rika sambil matanya tak henti menatap kearah pertunjukan akrobat.
"Iya, masyaAllah keren.." sambung Aleisha yang juga melihat kearah pertunjukan itu.
# # # # # # # # # #
Terimakasih sudah membaca cerita ini...
Jangan lupa juga baca cerita
FRIEND AFTER MARRIAGE dan Uhibbuki
Tekan like, koment berkaitan cerita dan vote supa SMIM semangat membuat lanjutan ceritanya...
Salam hangat SMIM
__ADS_1