MALAIKAT KECILKU YANG HILANG

MALAIKAT KECILKU YANG HILANG
Ledakan misterius


__ADS_3

Saat sampai di pulau Andrian dan Rio masih melihat ada sebuah kapal yang ada di bibir pantai, kemudian Rio mengarahkan kendaraannya ke air terjun dan dia langsung menerobos air terjun itu, karena di balik air terjun itu Rio sudah membuat ruang rahasia yang di depannya seperti sebuah gua yang menghadap langsung ke arah air terjun itu dengan pintu masuk yang tidak terlalu lebar, karena mereka pernah tinggal sementara di sana maka gua itu juga sudah di modif oleh Rio dan papanya, namun di balik dinding gua itu terdapat sebuah ruangan yang cukup luas .


Karena kendaraan mereka di lengkapi dengan segala alat keamanan maka kedatangan merekapun tidak di ketahui oleh orang-orang yang ada di kapal itu. Setelah memasuki ruang rahasia itu Rio segera menyimpan kembali kendaraannya ketempat koleksinya.


dan mereka segera memasuki ruangan yang menghubungkan dengan rumah mereka yang ada di atas.


Saat mereka sampai di rumah semua orang yang ada di dalam rumah itu terkejut kecuali Kiara, karena Rio telah memberi tanda jika mereka sudah ada di pulau itu.


"Akhirnya kalian datang juga, mama sedikit khawatir dengan keadaan ini" ucap Kiara .


"Maafkan kami ma, kami terlambat pulang karena ada panggilan darurat sehingga kami harus segera ke markas besar, dan selanjutnya mama tau sendiri apa yang terjadi di sana" Rio menjelaskan kepada mamanya , namun Kiara bisa memakluminya.


"Tidak apa-apa sayang, untung saja disini pun masih terkendali, kalau tidak mama pasti meretas semua keamanan yang ada di sini yang telah kamu buat, agar mama bisa meng aktifkannya." ucap Kiara .


Sementara Andrian yang mendengar percakapan ibu dan anak itu merasa terkejut dia tidak pernah menyangka jika istrinya bisa meretas data, ya memang Kiara selama menikah dengan Andrian dia meninggalkan semua pekerjaannya sebelumnya dia adalah seorang hacker yang handal namun tidak ada seorangpun yang mengetahuinya hanya satu sahabatnya yang tau kemampuannya itu, dan Riopun awal mula Kiara lah yang mengajari tentang komputer dan tidak di sangka kepandaian mama dan papanya seolah-olah semua terserah oleh otak Rio, bahkan otaknya berkembang melebihi orang dewasa pada umumnya. kecerdasannya melampaui batas manusia normal.


Selama ini Rio mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya atas apa yang dia lakukan.

__ADS_1


"Pa, bisa papa keluarkan barang yang kita beli, di negara A kemarin, aku akan segera mengerjakannya supaya pesanan atasan segera selesai" Rio meminta bahan pokok pembuatan suplemen di keluarkan oleh papanya. Andrian pun segera mengeluarkannya


"Nak, Pakah bahan ini cukup untuk pembuatan suplemen sebanyak itu? bukankah kamu bilang kita akan mencari bahan di negara lain, itu berarti bahan ini masih kurang, bagai mana kamu bisa menyelesaikannya jika bahannya kurang, sedangkan kita tidak tau di negara mana lagi yang menyediakan bahan baku ini" ucap Andrian.


"Papa tenang saja bahan ini cukup bahkan lebih dari cukup untuk Rio buat suplemen pa, karena Rio sebenarnya hanya membutuhkan sekitar 10 kg saja setiap bahannya, dan kita memiliki 50kg bahan bakunya" ucap Rio


"Bukankah kamu bilang waktu di negara A kita membutuhkan bahan pokok sekitar 1000kg setiap bahannya?" Andrian bertanya dengan heran.


"Pa, jika Rio mengatakan kita memerlukan 10kg pasti kita akan di kasih hanya 5kg saja, karena Rio melihat bahan baku mereka bisa di bilang melimpah maka Rio berkata kita memerlukan bahan baku yang bukan sedikit, dan akhirnya kita dapat bahan baku yang lebih dari yang kita butuhkan sebenarnya., sekarang mendingan papa teliti kandungan tanah Yang ada di sana dan bandingkan dengan tanah di sini,apa yang perlu di perbaiki dengan tanah di sini juga tekstur tanahnya pa sekalian, kita akan membudidayakan sendiri tanaman itu disini." ucap Rio pada papanya.


"Baiklah nak akan papa kerjakan" ucap Andrian.


Karena sisa waktu untuk membuat pesanan dari pusat pertahanan itu tinggal 4 hari lagi Rio segera masuk ruangannya kemudian dia mengeluarkan alat pembuat suplemen yang sudah berhasil di selesaikan nya waktu di markas besar. dengan cekatan Rio menakar bahan-bahan yang akan dia buat menjadi suplemen itu, dalam waktu 2 jam dia sudah berhasil menyiapkan seluruh bahan Yang akan dia gunakan dengan ukuran yang tepat, kemudian dia menghaluskan seluruh bahan-bahan itu satu persatu, dalam proses penghalusan Rio memerlukan waktu yang lumayan lama karena banyaknya bahan yang perlu dia haluskan.


Dalam waktu 14 jam akhirnya Rio berhasil menghaluskan seluruh bahan itu, dia hanya berhenti saat perutnya merasa lapar dan dia harus segera mengisinya, dan juga saat dia ke kamar kecil, selai dua hal itu Rio tidak pernah meninggalkan pekerjaannya sampai akhirnya pekerjaannya selesai. Dalam waktu dua hari dua malam akhirnya Rio selesai mengerjakan pekerjaannya itu semua selesai lalu dia kemas dengan rapi, kemudian dia mengirimkan pesan ke markas melalui saluran khusus, supaya informasi penting tidak akan pernah bocor kecuali ada orang dalam yang membocorkannya.


Saat ini situasi di pulau itu sudah aman karena orang-orang asing yang masuk ke pulau itu dua hari setelah Rio memasuki ruangannya merekapun sudah pergi. Kini Andrian dan istrinya sedang menunggu anak mereka, tidak berapa lama Riopun keluar dari ruangannya.

__ADS_1


"Bagai mana pa? apakah ada banyak perbedaan unsur tanah kita dengan tanah Yang ada di negara A itu pa?" tanya Rio dengan harap-harap cemas.


"Perbedaan ada, tapi tidak terlalu banyak, hanya membutuhkan beberapa pupuk organik, dan papa rasa kamu juga bisa membuat sendiri pupuk itu, karena bahannya papa rasa ada di pulau ini." ucap Andrian dengan tenang.


"Syukurlah kalau begitu, pa bisa minta tolong siapkan lahan untuk penanaman tanaman itu, nanti kita cari bahan untuk penutup tanaman itu seperti sisi negara A Riopun akan mengatur suhunya g cocok untuk tanaman itu" Rio meminta tolong kepada papanya untuk mencarikan lahan yang tepat untuk menanam tanaman itu.


"Baiklah nanti akan papa Carikan lahan yang bagus bersama kakek, oh iya nak berapa suhu yang cocok untuk tanaman-tanaman itu?" tanya Andrian.


" untuk suhu tanaman itu memerlukan suhu yang sama pa sekian koma sekian derajad " ucap Rio. " Oh iya pa, bisa minta tanaman baru yang akan Rio teliti?"


"Ada di laboratorium papa, papa letakkan di tempat yang sesuai dengan habitatnya." ucap Andrian.


"Baik pa Rio akan ambil sedikit untuk memeriksanya dan Rio akan mengambil dua helai akarnya untuk sempel basah dan keringnya nanti" ucap Rio dengan santai.


Saat mereka sedang berbincang tiba-tiba terdengar ledakan yang sangat besar,


"Buuuuuuummmmm

__ADS_1


Rumah merekapun ikut bergetar bertiga sangat terkejut lalu mereka saling menatap satu sama lain seolah-olah bertanya ada apa, dan suara apa yang terdengar barusan. kemudian Rio segera meng aktifkan monitor yang ada di sana.


Suara ledakan apa sebenarnya yang baru saja terdendar kita ikuti di bab selanjutnya.


__ADS_2