MALAIKAT KECILKU YANG HILANG

MALAIKAT KECILKU YANG HILANG
5 batu berharga


__ADS_3

Tidak lama kemudian kakek pun kembali dengan membawa ember yang di dalamnya sudah ada beberapa jenis bunga dan dedaunan, lalu kakek mengisi ember itu dengan air sampai hampir penuh.


Sementara itu nenek mulai mengelilingi batu besar itu, setelah kembali ketempat semula nenek segera mengambil timba yang berisikan dengan beberapa bunga itu, kemudian nenek segera mengisi timba itu dengan air.


" kek kakek bawa batu-batu yang kosong kan?" tanya nenek Siti pada suaminya.


"Iya nek.kakel bawa, bahkan kakek bawa semua karena kakek tidak tau mana yang dia suka nanti " jawab kakek.


"Bagus kek karena ternyata bukan satu meng menungguinya tapi 5" kata nenek


"Ha..! yang bener nek?" ucap kakek terpercaya


"Iya kek bener, awalnya pun nenek tidak percaya jik merek berkumpul dalam 1 batu tapi memang itulah kenyataannya" ucap nenek.


Setelah itu, nenek meminta batu-batu yang tadi di bawa oleh kakek, setelah menerimanya kemudian nenek seakan membacakan entah mantra atau doa apa , kemudian beliau menyiramkan air bunga yang ada ditimba ke seluruh bagian batu itu dan tidak lama setelah itu tiba-tiba batu itupun terbelah menjadi 4 bagian dan di dalamnya terlihat ad 5 batu yang berwarna sangat indah dan juga bersinar terang.


Dan tiba-tiba dari ke 5 batu itu keluar cahaya dan langsung melesat ke batu yang sebelumnya sudah di beri mantra oleh nenek, namun yang bisa menyaksikan itu hanyalah kakek dan nenek saja sedangkan yang lain tidak bisa menyaksikannya.


"Ibu, apa yang ibu lakukan tadi kenapa tiba-tiba batu ini bisa terbelah menjadi 4 bagian?" tanya Nicolas


"Apakah ibu paham tentang batu-batu seperti ini?" tanya Andrian.


"Ibu hanya membacakan suatu amalan untuk membuka batu ini, karena setelah mendengar cerita kalian jika batu ini tidak bisa di gores oleh besi sekalipun ibu menjadi curiga dengan batu ini, karena biasanya sebuah benda yang tidak dapat di ciderai oleh benda lain dia pasti di lindungi oleh hal berbau mistis dan tadi ibu mencoba membaca amalan yang pernah ibu pelajari, dan Alhamdulillah ternyata berhasil, dan perlu kalian tau jika batu itu ada yang melindungi, mereka melindungi batu-batu yang ada di dalamnya itu, Karena batu yang di dalamnya itulah yang sangat berharga, dan perlu kalian tau juga jika kelima batu itulah yang sering di incar oleh para pecinta batu, dan batu-batu itu harganya sangatlah mahal". ujar nenek.


"Berarti nenek benar-benar paham masalah batu ya nek?"banyak Rio

__ADS_1


"Nenek hanya tau sedikit masalah batu, anak nenek tidak terlalu paham, tapi nenek sedikit mengenali mereka ,yang ini merah delima, (sambil menunjuk satu-satu kearah batu-batu yang nenek sebutkan itu) yang ini zamrud, yang ini batu kecubung, yang sebelah sana itu batu bacan hijau dan yang satu itu batu zafir, mereka ini lumayan mahal harganya apalagi dengan ukuran sebesar ini, sedangkan ukuran batu yang biasa sudah jadi akik saja bisa Beratus juta harganya" ucap nenek sambil menjelaskan masalah batu-batu itu.


"Lalu kenapa batu tadi sangat keras bahkan besi pun tidak bisa melukainya?" tanya Rio


"Itu karena batu itu di lindungi oleh hal mistik, dan batu yang di dalamnya masing-masing mempunyai khodam" ucap nenek


"Khodam, khodam itu apa nek?" tanya Rio


"Khodam itu jin yang menjaga batu itu, gitu kalo Ndak salah soal ya nenek juga kurang faham masalah kayak gituan" ucap nenek


" Lalu bagai mana sekarang jika batu- itu sendiri tidak bisa di lukai bagai mana kita bisa membuatnya untuk perhiasan?" ucap Nicolas


"Sebenarnya batu-batu itu tidaklah berbentuk utuh sebesar itu, mereka hanyalah batu kecil yang di kumpulkan menjadi satu dengan sebuah mantra, dengan mantra pembuka mungkin batu itu bisa di pisahkan,tapi yang membuat nenek bertanya-tanya dari tadi siapa gerangan orang yang telah menanam batu-batu itu di sini?" ucap nenek


"Maksud nenek, ada orang lain selain kita yang tinggal di pulau ini? tanya Anton


"Bagai mana nenek bisa tau jika mereka ini sudah di sini sangat lama?" tanya Anton


"Dari ukuran batu dan juga dari mantra pelindung yang melindungi batu ini, karena mantra itu hanya orang-orang dulu yang punya, dan orang-orang sekarang tentu saja tidak akan memilikinya, jangankan memiliki percaya saja mereka sudah bisa di bilang tidak ada lagi yang percaya tentang hal seperti itu" ucap nenek


"Lalu sekarang bagai mana, apa yang akan kita lakukan dengan batu-batu itu?" tanya Andrian


"Sekarang lebih baik kita amankan dan kita bikinkan mereka ini tempat khusus yang tertutup, kakek takut suatu saat akan ada orang yg tidak sengaja mendatangi tempat ini"


"Baiklah kalo begitu batu-batu ini bisa kita bawa dulu ke dalam rumah baru kemudian kita bikinkan mereka tempat khusus, kan tidak mungkin mereka kita tinggal di sini saat ini" ucap Andrian yang kemudian di setujui oleh semua yang ada di sana.

__ADS_1


"Anton tolong ambilkan alat yang biasa kita gunakan untuk memindahkan barang-barang sepertinya alat itu cukup mampu untuk kita pakai memindahkan batu ini" ucap kakek


Kemudian Antonpun segera meninggalkan tempat itu dan bergegas menuju ke arah di mana biasanya dia meletakkan alat-alat buang membantunya beraktifitas setiap hari. Dan tentu saja alat-alat itu di buat oleh Rio.


Setelah kelima batu itu selesai mereka pindahkan karena hari memang sudah menunjukkan waktu menjelang sore mereka segera membersihkan diri mereka masing-masing dan rencananya mereka akan membuat ruang khusus untuk batu esok hari, karena tidak mungkin mereka akan membuat ruangan itu di malam hari.


Saat mereka tengah asik mengobrol tiba-tiba alat komunikasi Yang ada pada Nicolas berbunyi, dengan sigap Nicolas segera mengambil benda itu dan siapa yang menghubunginya malam-malam seperti ini, dan ternyata yang menghubunginya adalah anak buahnya dari pusat, langsung saja Nicolas menerima panggilan itu karena dia yakin jika ada hal penting yang akan di sampaikan oleh anak buahnya itu.


"Ya, ada apa ?" ucap Nicolas


"( Maaf Pak jika saya mengganggu liburan bapak, ini karena ada pergerakan yang mencurigakan dari lawan yang sudah lama kita intai)" terdengar jawaban dari sebrang sana karena memang sama Nicolas di loudh speaker jadi semua bisa mendengarkan hal itu.


"Menuju ke arah mana mereka sekarang?" Nico


"(Kamipun masih belum mengetahui dengan jelas tujuan mereka karena kami tidak bisa membuka pengaman pada alat yang di pasang oleh ibu Angel)." sontak Nicolas memandang pada sang adik yang hanya dapat balasan dengan cengiran dan tangan yang di tangkupkan di depan dada.


"Baiklah besok saya akan kembali ke markas dengan Bu Angel sekarang terus awasi pergerakan mereka saja, setelah saya datang baru nanti bisa kita putuskan tindak. apa yang harus kita lakukan"


"Baik pak laksanakan!!"


Kemudian panggilan pun di akhiri


"Angel sebaiknya kita bersiap dari sekarang besok pagi kita akan kembali ke markas kamu dengar sendiri kenapa kata mereka barusan?!"


"Siap pak laksanakan!" jawab Angel

__ADS_1


Sementara itu Rio yang mendengar situasi yang seperti itu segera mengaktifkan layar monitor yang memang hanya di pakai untuk memantau keadaan baik sekitar pulau maupun wilayah negara, karena memang dia mempunyai jaringan itu, dan jangan lupakan jika Rio juga masih anggota mereka bahkan dia merupakan salah satu orang yang di segani di sana.


__ADS_2