
Setelah drama yang mereka perankan itu selesai akhirnya mereka pulang dengan membawa banyak pertanyaan di dalam kepala mereka.
Sekarang kita kembali ke Rio dan mamanya, disana di ruangan rahasia Rio. Kiara dan Rio sedang serius berkutat dengan benda yang didapat Rio dari orang asing tadi dan juga dengan komputer yang ada di hadapan mereka, saat ini Rio sedang mengawasi sang mama yang sedang memindah isi data yang ada di dalam benda itu dengan hati-hati supaya tindakan mereka tidak di ketahui oleh lawan mereka, entah apa yang di lakukan oleh para hacker seperti mereka author pun tidak faham.
Setelah semua data berhasil mereka salin entah apa lagi yang di lakukan oleh Rio terhadap benda itu sehingga jejak mereka tidak seorangpun mengetahui dan juga mereka masih bisa memantau alat itu jika alat itu di fungsikan lagi oleh mereka, jadi Rio tau pergerakan mereka lewat alat itu, apa mungkin seperti menyadap hp gitu ya yang di lakukan Rio, ahh entahlah author Ndak ngerti, apa kata Rio lah yang penting ceritanya terus lanjutttt iya kan betul?!
Setelah selesai semuanya merekapun keluar dari ruangan itu, namun ada pertanyaan yang di lontarkan oleh Kiara kepada Rio.
"Sayang, kapan kamu membuat ruangan itu, kenapa mama sama papa tidak pernah tau saat kamu membuatnya?,"
"E m m m itu ma, saat Rio didalam kamar selam hampir satu bulan waktu itu sebenarnya Rio sedang mengerjakan tempat rahasia Rio itu, dan di bantu juga dengan Abang ganteng dan kakak cantik ( masih ingatkan siapa Abang ganteng dan kakak cantik yang di maksud rio? ybs betul sekali mereka adalah robot ciptaan Rio yang berbentuk seperti manusia asli yang berwajah ganteng dan cantik, maka dari itu Rio memanggil Abang ganteng dan kakak cantik.)
"Apa papa sudah tau tentang ruangan itu?" tanya Kiara lagi.
"Belum ma, untuk saat ini yang tau tentang ruangan itu hanyalah Rio dan mama, suatu saat nanti Rio akan kasih tau papa tapi untuk saat ini biarlah kita berdua dulu yang tau." ucap Rio.
"Baiklah kalau begitu ayok segera kita berkumpul dengan yang lain mama rasa mereka pasti sudah pulang juga." ucap Kiara.
Akhirnya mereka berdua berjalan menuju ke ruang keluarga dan di sana sudah berkumpul anggota keluarga yang lain juga. Disaat kedua orang tersebut berjalan mendekati mereka, tatapan Andrian dan Anton seakan penuh dengan pertanyaan, Rio yang menyadari tentang hal itu kemudian langsung bertanya.
__ADS_1
"Ada apa pa, bang sepertinya ada sesuatu yang ingin di tanyakan apakah ada hal yang penting?" tanya Rio sambil mendudukkan diri di sofa.
"Pak, lebih baik bapak dulu yang tanya nanti baru Anton" ujar Anton.
"Kamu saja dulu ton, biar sisanya nanti papa yang tanya sama dia" ucap andrian sambil menunjuk ke arah Rio dengan dagunya.
"Baiklah pak, begini Rio, Abang punya satu pertanyaan yang dari tadi sebenarnya ingin Abang tanyakan sama kamu," Anton.
"Apa itu bang, katakan saja?" Rio.
"Tentang anak yang tubuhnya besar itu, apakah benar dia mahluk penghuni pulau ini, dan kalau iya sejak kapan kamu mengenalnya? tanya Anton kepada Rio.
"Bagai mana kamu membuat benda sekecil itu nak? tanya Andrian.
"Sebenarnya ukuran aslinya sama seperti sebelumnya, lalu Rio kecilkan dengan alat yang biasa kita gunakan dan hasilnya seperti ini sesuai dengan yang kita inginkan." Rio.
"Lalu bagai mana dengan kapal-kapal mereka yang tiba-tiba meledak sendiri tidak mungkin kan orang bayangan itu juga yang melakukan?" tanya Andrian lagi
"Kalau itu, memang bukan bayangan itu yang melakukannya, tetapi senjata yang memang sudah Rio persiapkan ditepi pantai, dan saat Rio melihat kedatangan mereka maka senjata-senjata itu telah Rio aktifkan, dan dengan perintah Rio maka senjata itu akan menyerang mereka, namun tidak akan ada yang tau di mana Rio meletakkan senjata-senjata itu". ucap Rio.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu, namun ada satu lagi yang membuat papa masih penasaran, sebenarnya benda apa yang kamu kasihkan kepada mereka itu apakah benda itu tidak berbahaya jika di tangan mereka?" tanya Andrian .
"Papa tenang saja benda itu hanya benda mainan yang Rio kasih sinyal frekuensi dengan sinyal yang biasa di pakai oleh anggota kita, tapi dalam jarak tertentu sinyal itu tidak akan aktif lagi dan satu lagi pa di sana Rio pasang alat pelacak jadi kita dan pusat akan bisa mengetahui di mana markas mereka jika mereka kembali ke markas."
Penjelasan yang Rio berikan akhirnya membuat mereka semua mengerti, termasuk juga author terjawab sudah pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala author, kalo pembaca apa ada yang masih mau di tanyakan? Rio akan siap menjawab asal sesuai alur cerita yang di bikin author hehehe.
...****************...
Tiga hari sudah berlalu, setelah kejadian itu Rio telah lebih banyak menyiapkan keamanan untuk pulau itu, karena pulau itu tidak begitu luas, maka tidak sulit bagi Rio untuk memasang banyak alat untuk memantau keadaan di pulau yang mereka tempati itu.
Setelah semua di rasa aman oleh Rio dan dapat di pantau dari rumah maka Rio kembali meneliti tumbuhan yang dia bawa dari negara A, Rio selain ahli menciptakan barang-barang elektronik dan mesin dia juga bisa menciptakan berbagai jenis produk dari tanaman-tanaman yang ada di sekitarnya dan semuanya aman tanpa efek samping asal sesuai anjuran Rio.
Kali ini setelah Rio selesai meneliti fungsi dan kegunaan tanaman itu saat masih basah,saatnya dia meneliti fungsi tanaman itu saat kering apakah ada perubahan atau sama dengan sewaktu basah, dan ternyata banyak perbedaan yang dia dapatkan, saat basah dari getah,sari dari batang, akar, bunga, ,bahkan buahnya banyak kegunaan yang bisa Rio dapatkan sedangkan saat kering bahan itu bisa dibuat senjata, jika di olah dengan benar.
Saat ini Rio sedang meneliti getah dari tanaman itu, di sana dia mencampurkannya dengan serbuk daun yang sudah dia keringkan dan dia haluskan, karena serbuk itu bisa di buat senjata maka dia mencoba untuk mencampurnya dengan getah yang berfungsi sebagai racun, namun bisa juga getah itu sebagai obat atau penawar racun bila di satukan dengan bahan yang sesuai.
Dengan hati-hati Rio meneliti semua bahan-bahan itu sehingga dia mendapatkan enam manfaat dari tumbuhan itu empat bisa di gunakan untuk manusia dan hewan sedangkan dua untuk tumbuhan. setelah semuanya selesai Rio segera membersihkan diri dan beristirahat, dua hari Rio berada dalam ruangan rahasianya berkutat sendiri meneliti semua bahan-bahan itu.
Saat Rio terjaga dari istirahatnya, dia segera keluar kamarnya, penemuannya kali ini membuat dia sangat bersyukur, karena dari satu jenis tumbuhan dia bisa menghasilkan enam jenis bahan yang sangat berguna, dan dia ingin memberikan kabar bagus itu kepada seluruh keluarganya. Namun saat dia sedang melangkahkan kakinya tiba-tiba ada panggilan dari jam tangan yang sedang di pakainya, siapa kira- yang sedang menghubungi Rio melalui jam tangannya itu? penasaran atau ingin tau kita tunggu aja kelanjutannya.
__ADS_1