
"Sekarang bagaimana pak, apa yang akan kita lakukan?, berarti orang itu bukan pak Bimo karena pak Bimo ada di sini, lalu siapa sebenarnya dia, kenapa wajahnya begitu mirip dengan pak Bimo dan pak Bimo pun mempunyai tanda yang sama persis dengan yang ada pada orang itu " tiba-tiba pak Danu bertanya pada Nicolas dan mengutarakan pemikirannya yang kurang lebih hampir sam adegan Nicolas dan juga Angel.
"Lebih baik kita selidiki dulu masalah ini, tapi saya minta jangan sampai ada yang mengetahui tentang hal ini kecuali kita bertiga, karena ini sangat berbahaya jika diketahui orang lain bisa-bisa rencana kita akan gagal semua"
"Baik pak, kami akan merahasiakan ini dari siapapun"
"Angel, bagai mana perkembangan di sana saat ini?"
"Jika di lihat dari drone 1 para pekerja yang bertugas di dapur mulai ada yang melakukan aktifitas mereka, tapi belum ketahap pengolahan"
"Bagus, lanjutkan misi seperti rencana sebelumnya, dan ingat selalu waspada dan hati-hati"
"Baik pak"
Mereka kembali melakukan kegiatan mereka masing-masing, Nico berusaha fokus dengan gambar tanda yang mereka temukan ada di balik punggung pak Bimo dan orang yang ada di pihak lawan, dia bingung harus mencari tau dengan apa masalah tanda itu karena dia sendiri belum pernah melihat tanda seperti itu, apa benar jika itu hanya sebuah tanda lahir? tapi kenapa bisa sama persis dengan yang di miliki oleh orang lain bahkan, wajah dan bentuk tubuh pun bisa sama, lagi-lagi pikiran itu muncul di benak Nicolas.
"Apa yang harus aku lakukan dengan tanda ini?, coba aku cari saja lewat internet siapa tau ada"
Kemudian Nicolas segera mengotak Atik benda pipih yang sedang dia pegang, dan mengetikkan sesuatu di sana, setelah sesaat dia menunggu dan melihat hasil pencariannya, dia sangat kecewa karena di situ tidak bisa menemukan tanda seperti yang dia cari.
"Bagai mana ini, kenapa begitu sulit menemukan tanda ini, sebenarnya ini tanda apa tidak mungkin tanda lahir" kembali kata-kata itu dia gumamkan oleh Nicolas
"Apa sebaiknya aku tanya saja sama si bocah tengil itu ya, tapi... apa kata dia nanti, masak masalah kayak gini saja harus minta dia yang menyelidiki, tapi jika bukan minta tolong sama dia Sama siapa lagi aku minta tolong, sedangkan angel juga sedang sibuk dengan tugasnya saat ini" Nicolaspun merasa pusing sendiri.
Tiba-tiba Danu datang dan mengagetkannya
"Maaf pak, ada yang perlu saya laporkan"
"Kenapa kamu tiba-tiba muncul kayak setan seperti tadi sih Nu?! bikin kaget orang saja!"
"Maaf pak, karena ada situasi yang genting jadi saya lupa tidak mengetuk pintu terlebih dahulu"
" Memangnya situasi penting seperti apa ?"
"Begini pak" Danu Pun menjelaskan secara singkat dan terperinci
"Baiklah sekarang kita kesana, kita lihat situasi di sana, sebenarnya apa yang terjadi sampai timbul keributan seperti itu"
__ADS_1
"Laksanakan pak"
"Tapi tunggu sebentar saya akan menemui Angel dulu"
"Baik pak"
Nicolaspun berlalu menuju ke ruangan di mana ada angel yang sedang melakukan tugas yang diberikan kepadanya.
" Bang..., ada hal aneh lagi di sana bang"
"Hal Aneh apa?, tapi nanti saja kita bahas aku kesini mau memberi tahumu jika aku akan keluar sebentar karena ada hal darurat yang terjadi di luar sana"
"Hal darurat apa bang?"
"Aku Juga belum tau, Abang keluar dulu dan lanjutkan pekerjaanmu saat ini"
"Baik bang"
Nicolaspun segera berlalu keluar ruangan itu dan segera bergabung dengan Danu yang sudah menunggunya
"Ayo kita kesana"
"Segera turunkan mayatnya namun harus hati-hati, jangan sampai ada yang menyentuhnya menggunakan tangan tanpa sarung tangan, kita akan mengadakan otopsi."
Setelah mayat itu di turunkan, Nicolas segera mengambil secarik kertas Yang terselip di ikat pinggang orang itu, dan segera membuka kertas itu siapa tau di situ ada petunjuk yang bisa menunjukkan siapa orang yang telah melakukan pembunuhan sekeji itu kepada anak buahnya.
Saat membuka kertas itu ternyata disana ada sebuah pesan, pesan itu berbunyi (SECEPATNYA SERAHKAN *SEBUAH TANDA YANG PERNAH MEREKA LIHAT DI BALIK PUNGGUNG BIMO* JIKA TIDAK SATU OERSATU ANAK BUAH KALIAN AKAN AKU HABISI" begitulah pesan yang tertera di sana.
Saat membaca pesan misterius itu Nicolas baru sadar jika Bimo tidak nampak diantara mereka, kemana dia?, Nicolas pun segera bertanya pada anak buahnya yang ada di sana.
" Diantara kalian semua siapa pertama kali yang menemukan kawan kita ini disini?" sambil menunjuk ke arah jenazah yang sedang di persiapkan di naikkan ke tandu.
"Saya sama pak Bimo pak" tiba-tiba salah satu anak buahnya berbicara.
"Lalu pak Bimo sekarang ada di mana, kenapa dia tidak nampak di aini?" tanya Nicolas dengan sedikit emosi.
"Lapor pak beliau mengejar orang yang telah melakukan kejahatan ini pak, kebetulan saat pak Bimo keluar dari markas untuk memenuhi panggilan bapak tadi beliau segera menyuruh kami semua untuk berkumpul, karena ada hal penting Yang akan di sampaikan oleh beliau, dan saat kami di absen ternyata Aman tidak ada di antara kami akhirnya saya dan pak Bimo berinisiatif untuk mendatangi tempat dia sedang melaksanakan tugasnya malam ini, saat kami akan sampai di pohon ini, kami melihat Aman sedang terburu-buru berjalan ke arah kami, seperti ada sesuatu yang ingin dia sampaikan, tetapi sesaat kemudian tubuhnya nampak berhenti dan melayang naik ke atas pohon, kami berdua terkejut dan Sampi di Sini kami melihat orang itu sedang menyiksa aman dengan melukai tubuhnya ini, kami kaget sampai kami tidak sempat menyelamatkan nyawanya, saat orang itu mengetahui keberadaan kami dia segera kabur, dan pak Bimo segera mengejarnya, tapi ada yang aneh dengan orang itu pak, sepertinya dia seorang ninja, jika di lihat dari pergerakannya yang sangat lincah dan ringan dalam melompati setiap Dahan kayu, Satya seperti melihat film Naruto di dunia nyata" orang itupun menceritakan semua kejadian itu dengan detail, dan ternyata nama korban itu adalah Aman.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu, silahkan urus jenazah kawan kit ini dengan baik, saya aka. menyelidiki semua ini"
Merekapun seger membawa jenazah itu pergi, begitupun dengan Nicolas dia dan Danu segera menuju ke markas untuk menyelidiki kasus itu.
Sesampainya mereka di markas mereka segera masuk keruangan di mana Angel berada.
"Bagai mana bang apa yang terjadi?"
"Anak buah kit ada yang di bunuh oleh orang misterius, dan saat ini orang itu sedang di kejar oleh bimo"
" Di bunuh?! apakah dia di gantung bang?"
"Iya, bagaiman kamu bisa tau kejadiannya"
"Hal itulah yang tadi ingin Angel kasih tau sama abang, tapi kok bisa berbarengan ya?"
"Maksud kamu?"
"Aku menemukan kasus serupa di pihak musuh kita bang dan di mayat korbannya diselitkan sepucuk surat, tapi sayangnya aku tidak bisa membaca tulisan yang ad di sana "
"Apakah suratnya seperti ini" kemudian Nicolas menyerahkan kertas yang dimbilnya dari ikat pinggang jenazah anak buahnya tadi.
"Iya bener sekali bang, apakah Abang sudah membaca isi pesan di surat itu?"
"Sudah"
"Apa isinya bang?"
"Dia meminta kita segera menyerahkan " sambil menunjuk ke arah kertas yang terpampang gambar seperti tanda lahir itu
" Apakah penyerangnya sudah tertangkap?
" Nampaknya belum bang, karena waktu kejadian. tidak ad ayang menyadarinya dan mayatnya Baru saja di temukan."
" Siapa sebenarnya orang misterius ini?, pak Danu sepertinya kita harus lebih waspada sebelum orang itu tertangkap, dan semoga saja pak Bima segera bisa menangkapnya"
" Bapak benar sekali"
__ADS_1
Siapa orang itu sebenarnya ya? author jadi penasaran