MALAIKAT KECILKU YANG HILANG

MALAIKAT KECILKU YANG HILANG
Kendaraan untuk panam dan bibi


__ADS_3

Baiklah jika paman berjanji tidak memotong kata-kata saya nanti maka akan saya jelaskan dengan cepat tapi jika paman memotong kata-kata saya maka saya tidak akan mau membantu paman mencarikan solusi jalan keluarnya, bagaimana?" ucap Rio


"Oke baiklah kalau begitu paman setuju" ucap Nicolas


"Begini,


Pertama : karena di markas ada mata-mata maka paman hubungi orang kepercayaan paman di sana untuk menangkap mata- itu jadi mereka tidak akan tau dengan kedatangan paman nanti.


Kedua : Paman suruh anak buah paman untuk menyambung kembali kabel yang telah mereka putuskan supaya saya bisa mengaktifkan dengan sempurna perisai pelindung itu.


Ketiga : jika paman mau kembali sekarang maka Rio sudah menyiapkan kendaraannya untuk paman dan bibi." bagai mana


"Lalu bagai mana anak buah paman disana bisa mengenali mata-mata itu?"


" Mereka berdua yang satu berkulit putih agak gemuk rambutnya agak pirang dan dia di bagian penjaga senjata, yang satu lagi berkulit sawo Mateng berambut ikal dan di bagian mata kirinya ada tanda bekas luka dia di bagian penjaga keamanan." ucap Kiara.


"lalu untuk kabel yang mereka putus bagai mana kami akan bisa mengetahuinya terletak di mna kabel itu?" tanya Nicolas


"Kabel itu berada tepat di atas pintu masuk ruang utama dan kabel itu berwarna hijau" ucap Rio.


" Baiklah kalau begitu aku akan segera menghubungi anak buahku yang Memang bisa diandalkan menangani semua itu, dan angel siapkan keperluan yang akan kita bawa kita harus segera tiba di markas dengan segera" ucap Nicolas


"Baik bang laksanakan" ucap angel


kemudian Nicolas segera.menghubungi anak buahnya yang Memeng benar-benar sudah tidak bisa di ragukan lagi kinerjanya, setelah semua selesai mereka segera berkumpul kembali di ruangan itu.


"Baiklah sekarang kami berdua akan pamit pulang dulu, kami akan selalu merindukan kalian semua" ucap Nicolas sambil memeluk satu persatu orang-orang yang ada di situ.


"Iya bang, apakah suatu saat nanti kami masih bisa berkunjung kesini lagi?" tanya angel.


"Tentu saja bisa, kenapa tidak disini juga rumah kalian, kami semua senang dengan kehadiran kalian di sini" ucap Kiara


"Kalian hati-hati ya jaga diri kalian berdua jaga kesehatan kalian kami akan selalu mendoakan keselamatan dan kesuksesan kalian dari sini" ucap sang kakek


"Trimakasih semuanya sekarang kami pamit dulu" ucap Nicolas


kemudian mereka berjalan menuju ruang rahasia di mana Rio meletakkan koleksi kendaraannya dan di ikuti dengan Rio dan andrian, setelah sampai mereka benar-benar merasa takjub dengan apa yang mereka saksikan.


"Baiklah ini kendaraan untuk paman dan bibi, kendalinya ada di dalam" ucap Rio

__ADS_1


"Tapi paman tidak bisa mengendalikannya " ucap Nicolas


" Paman tidak perlu repot dan bingung karena semua sudah Rio program di sana paman tinggal masuk lalu paman tekan tombol on dan star maka kendaraan ini akan melaju sendiri ketempat tujuan paman, karena di sana sudah Rio program juga tujuan kendaraan ini maka dari itu di tidak akan kemana-mana, dia pasti akan tepat di tujuannya, dan jika paman ingin menyimpan kendaraan ini paman tinggal tekan tombol merah maka kendaraan ini akan berubah menjadi kecil seperti yang lain ini, dan jika paman ingin mengubahnya menjadi seperti saat ini maka paman bisa menekan tombol yang kuning ini, di dalam pun ada tombol seperti ini jika saat paman berkendara dan paman ingin kendaraan paman tidak di sadari oleh yang lain paman bisa tekan tombol seperti yang Rio jelaskan tadi, paham paman ?." ucap Rio


"Panam paham trimakasih untuk semuanya dan maaf jika selama di sini kami merepotkan "


"Kamu Itu berkata apa? kalian berdua tidak ada yang merepotkan untuk Abang justru jika bisa Abang minta kalian untuk tetap tinggal di sini tapi itu tidak mungkin karena tugas kalian sudah menunggu " ucap Andrian


"Baiklah kami kembali kemarkas dulu, selamat tinggal" ucap Nicolas kemudian mereka berpelukan lagi seperti teletubles.


"Iya, selamat jalan, dan sampai jumpa lagi nanti di lain waktu kami akan selalu merindukan kalian berdua" ucap Andrian


Akhirnya mereka pun berpisah, Nicolas dan Angel segera memasuki kendaraan mereka yang telah di siapkan oleh Rio, kendaraan itu berbentuk seperti burung hantu


Setelah kepergian Nicolas dan Angel Rio dan Andrianpun segera kembali ke rumah mereka. sesaat kemudian Rio segera menuju ke alat di mana monitor masih menyala kemudian dia segera mematikannya.


"Kenapa di matikan nak? tanya Andrian


"Rio akan mengeceknya dari dalam kamar Rio saja pa supaya Rio bisa lebih konsentrasi dan tidak mengganggu aktifitas yang lain" ucap Rio


"Baiklah kalau begitu dan untuk yang lain sekarang sudah hampir menunjukkan pukul 7 malam kita makan malam dulu atau bagai mana?" tanya Andrian


"Kami belum lapar nak, kita tadi makan siangnya kan sudah lewat waktu jadi sekarang masih belum lapar, biarlah nanti jika kita lapar kita bisa ngambil sendiri-sendiri seperti biasa" ucap kakek


Mereka memang begitu jika makan malam mereka jarang sekali makan malam bareng karena sering masih merasa kenyang dan akhirnya mereka makan jika masing-masing jika mereka merasa lapar.


Merekapun akhirnya menyalakan tv untuk menyaksikan acara favorit mereka.Sementara Rio dia lebih asik berkutat dengan alat-alat dan monitor Yang ada di dalam ruangan rahasianya.


...****************...


Sementara itu di tempat lain khususnya di dalam kendaraan Dimana saat ini Nicolas dan Angel berada, mereka berdua sangat kagum dengan kendaraan yang mereka naiki saat ini dari desain dan peralatan yang lengkap yang ada di situ.


"Gila memang macan kecil itu, kepandaiannya melebihi kita-kita orang dewasa, beruntung sekali bang Andrian memiliki anak seperti dia" ucap Nicolas.


"Iya Abang benar lihat saja desain kendaraan ini dan bahan yang di pakai ini nampaknya bukan bahan yang biasa di pakai untuk kendaraan pada umumnya, tapi ini sepertinya dari bahannnn"


"Dari bahan apa?"


"Dari bahan , tunggu bang, sepertinya Angel kenal bahan ini tapi mana mungkin bahan dari kayu bisa di buat jadi seperti ini, luar biasa memang anak itu"ucap Angel

__ADS_1


"Apa maksudmu, bahan dari kayu bagai mana?"


"Sudahlah bang di jelaskan sampai kapan pun Abang tidak akan paham, Angel saja masih tidak percaya dengan ini semua, bisanya anak itu menciptakan semua ini?"


Saat mereka merasa heran dan kagum, tiba-tiba layar monitor yang ada di sana menyala mereka merasa heran karena mereka tidak merasa menyentuh sesuatu pun untuk menyalakan monitor itu, dan di layar monitor nampak wajah Rio yang muncul di sana.


"Paman, bibi apa kalian bisa memonitor? ucap Rio


"Ya kami disini ada apa?"


"Rio lupa memberi taukan jangan sampai Paman atau bibi menekan tombol yang bergambar senjata karena itu pengendali senjata yang ada di kendaraan itu jika paman atau bibi tekan takutnya senjata itu akan menyerang sasaran yang salah karena belum di pastikan arah serangannya" ucap Rio


"Baiklah trimakasih informasinya" ucap Nicolas


"Dan satu lagi, anda berdua akan segera sampai di Markas dan pantau lah lewat monitor ini bibi taukan apa yang harus bibik lakukan?" tanya Rio


"Apa?, kami hampir sampai? secepat ini? wau magic, oke bibi tau tugas bibi" ucap angel kemudian beralih ke depan monitor dan peralatan yang ada di sana


"Oke begitu saja dari saya, salam" ucap Rio kemudian mematikan monitornya.


Dan kini tinggal angel yang berkutat dengan alat-alat yang ada di situ tak lama kemudian muncul di layar jalur yang mereka lewati karena kendaraan mereka terlalu cepat sampai-sampai mereka tidak tau apa saja yang sudah mereka lalui, saat Angel memperhatikan kecepatan kendaraan itu dia sangat terkejut karena kecepatannya bukan lagi perjam tetapi permenit.


"Pantas saja " ucap Angel


"Apanya yang pantas dek?" tanya Nicolas


"Pantas saja kita begitu cepat sampai ke markas bang, Abang bisa lihat sendiri berapa kecepatan kendaraan ini, bukan perjam lagi bang tapi per menit, Abang bisa bayangkan bagaimana cepatnya kendaraan ini melajukan"


"Iya kamu benar tapi kenapa kita tidak merasakannya y dek?"


"Itu berarti kendaraan ini memang sudah di disain dengan sedemikian rupa bang sampai-sampai kita yang ada di dalam tidak akan merasakan getaran sama sekali, luar biasa sekali bocah itu."


"Iya kamu benar, biarpun menyebalkan tapi sangat luar biasa dia"


"Lihat bang kita hampir sampai di titik pendaratan"


"Iya kamu benar, baiklah kalau begitu kita siap-siap biasanya kendaraan jika melaju kencang maka saat berhenti akan menimbulkan getaran yang dahsyat apa lagi kendaraan ini lajunya tak bisa di toleransi lagi"


Namun ketika Nicolas baru selesai bicara layar monitor sudah tidak bergerak lagi dan di sana hanya menampilkan sisi luar bagian belakang dari markas mereka. Mereka berdua saling pandang

__ADS_1


" Sudah sampai?" mereka berdua serempak berucap dan hanya satu yang bisa mereka berdua ucapkan yaitu


Luar biasa


__ADS_2