MALAIKAT KECILKU YANG HILANG

MALAIKAT KECILKU YANG HILANG
Singkat amat ceritanya.


__ADS_3

Kini giliran Andrian yang di tuntut untuk bercerita kisah mereka bisa sampai di pulau itu dan bisa bertemu dengan keluarga kakek Umar.


"Jadi begini, sebelumnya aku kan sudah cerita sama kalian jika aku mau berangkat kerja ke sebuah pulau dan mengalami kecelakaan dalam perjalanan dan akhirnya kami terdampar di pulau ini, dan untuk pertemuan aku dengan kakek itu mungkin kebetulan entah memang sudah takdir dari Tuhan kami bisa bertemu, saat kami belanja di pulau di mana kami menjemputmu tadi kami bertemu dengan Anton dan akhirnya kami bertemu dengan keluarganya, saat kita ajak pindah ke sini Alhamdulillah mereka mau, begitu ceritanya" ucap Andrian


"Singkat amat ceritanya bang?" ucap angel.


"Kalo di ceritakan dari awal mula takut pembaca nanti bosan jika harus ke cerita awal iya kan he he he" ucap Andrian sambil nyengir.


"Sudahlah yang penting kita sekarang sudah berkumpul kembali, dan kita semua dalam keadaan sehat, sekarang kalian berdua beristirahat karena hari sudah sore, kita lanjutkan nanti malam kita ngobrolnya sebaiknya kita bersihkan diri dulu." ucap Andrian pada semua.


Lalu semua orangpun membubarkan diri dari ruangan itu dan menuju ke kamar masing-masing, kecuali Nico dan angel. Andrian yang melihat kedua adiknya masih Santai di sofa merasa heran.


"Kenapa kalian berdua masih uduk di situ apa Kalian tidak mau membersihkan diri dan istirahat" tanya Andrian.


"Bang, kami harus membersihkan diri dan beristirahat di mana sedangkan Abang saja tidak menunjukkan di mana kamar kami" ucap Nicolas.


"Ya ampun....," sambil menepuk kening "Abang sampai lupa, ayo Abang tunjukkan kamar kalian" Andrian.


Andrianpun akhirnya berjalan menuju lantai 2 rumahnya untuk menunjukkan kamar untuk kedua adiknya. sesampainya di depan pintu kamar itu Andrianpun berhenti.


"Nah ini kamar untuk kalian berdua, kalian bisa menempatinya kalian tinggal pilih mana yang akan kalian tempati, sekarang Abang mau bersihkan diri dulu nanti keta ketemu lagi di bawah, tapi jika kalian mau istirahat dulu juga tidak apa-apa istirahatlah besok kita bisa keliling kebun kami" ucap Andrian kemu Dian diapun berlalu meninggalkan tempat itu.


...****************...

__ADS_1


Keesokan harinya, mereka mulai melakukan aktifitas seperti biasa, namun kali ini Rio dan Andrian mulai membuat kebun tanaman yang mereka bawa dari negara x.


"Kita akan membuat apa bang, kenapa banyak sekali bahan-bahan ini?" tanya Nicolas.


"Kita akan membuat kebun untuk tanaman yang baru kami dapatkan dari negara x, kemarin itu, karena di sana cara Budi dayanya seperti ini dan suhunya pun di atur sesuai kebutuhan perkembangan tanaman ini" ucap Andrian.


"Memangnya apa fungsi tanaman itu sampai di perlakukan seistimewa itu?" Nicolas.


"Wah kalau itu Abang tidak tau, kalau itu bagian Rio yang faham, abang hanya membantu supaya tanaman itu bisa tumbuh dengan baik karena hanya itu yg bisa Abang lakukan, selebihnya masalah kegunaan tanaman itu Rio yang tau semuanya." ucap Andrian.


"Hem...., jika dia yang menginginkan tanaman ini di Budi dayaka. Basti tanaman ini sangat bermanfaat, sekarang di mana anak Abang itu? kenapa dari tadi aku tidak melihatnya sama sekali?" tanya Nicolas.


" jika dia tidak ada di luar, berarti dia ada di dalam kamarnya, entah apa lagi yang dia buat kali ini, kita lihat saja kejutan apa lagi yang akan dia berikan untuk kita" ucap Andrian.


"Wah... kak, Bu, ini sayur sama buahnya bagus dan sehat semua ya?" angel


"Iya ini semua berkat kerja keras bapak dan ibu" ucap Kiara.


"Ah... kamu itu bisa saja nak, jika tidak ada kalian ibu dan bapak tidak mungkin bisa seperti ini saat ini, pasti ibu sekeluarga masih mengandalkan Antok untuk makan sehari-hari seperti waktu itu, kamu juga sudah tau keadaan ibu sekeluarga waktu itu, sampai kalian datang sang mengangkat kehidupan kami sampai saat ini" ucap sang nenek kemudian sesat terdiam beliau mengingat masa lalu kembali sehingga nampak jelas di wajah tuanya raut kesedihan yang mendalam.


"Ibu..., sudah ya jangan di ingat masa lalu yang sudah jauh kita tinggalkan sekarang kita menatap masa yang akan datang saja." ucap Kiara.


"Iya buk , kakak benar apalagi sekarang kita sudah berkumpul semua walaupun nanti aku dan bang Nico akan tinggal jauh dari sini tapi sesempat mungkin jika kami ada waktu luang kami akan berkunjung kesini lagi." angelpun ikut menenangkan wanita berumur itu.

__ADS_1


"Jadi kamu mau meninggalkan ibu lagi nak?" tanya nek Siti.


"Ya... bagai mana ya Bu, kami berdua punya tanggung jawab kepada negara ini, jadi ya terpaksa kami nanti meninggalkan tempat ini untuk kembali ke tempat kerja kami, tapi saya janji akan sering menemui ibu dan bapak nantinya apalagi sekarang kami udah tau bapak dan ibu ada di sini bersama keluarga Abang Andri." ucap angel.


"Sudahlah, sekarang ayuk kita petik buah dan sayur Yang Akan kita hidangkan nanti," ucapan kiarapun mengakhiri perbincangan mereka .


Merekapun memetik buah dan sayur yang mereka perlukan, Angel memetik buah jeruk, apel, anggur dan mangga dia memetik tidak banyak hanya beberapa buah yang sekiranya akan termakan nantinya dia berfikir jika terlalu banyak sayang kalau sampai terbuang.


Sementara nenek Siti memetik sayur terong, daun ubi, kol, bunga kol, dan wortel beliaupun tidak memetik banyak hanya secukupnya yang akan mereka olah untuk menu makan siang , malam dan tentu untuk besok paginya karena besokpun mereka akan kembali ke kebun itu.


Karena kebun sayur dan buah mereka tidak jauh dari rumah maka mereka memetik sayur pun tidak banyak karena bisa di ambil sewaktu-waktu jika perlu.


Sementara Kiara dia dan kedua adik Anton menuju kolam ikan untuk menangkap ikan, karena mereka ramai merekapun menangkap ikan sebanyak sepuluh ekor.


Setelah semuanya dirasa cukup maka merekapun kembali pulang, namun di perjalanan angel melihat sebuah tanaman yang menarik perhatiannya, dan diapun melangkah mendekati tanaman itu, dia sangat kagum melihat tanaman itu bisa tumbuh dengan subur di daerah situ karena dia tau manfaat tanaman itu dan tanaman itu termasuk tanaman yang susah di dapatkan.


"Wau sangat menakjubkan, bagai mana tumbuhan ini bisa ada di sini? apakah sengaja di tanam apa tumbuhan liar di sini luar biasa, apakah boleh nanti tanaman ini aku minta untuk aku bawa ke markas ya jadi aku tidak perlu jauh-jauh mencari bahan untuk obat-obatan yang akan aku buat." angelpun bergumam sendiri sambil memperhatikan tanaman itu.


Namun saat dia ingin menyentuh tanaman itu tiba-tiba sebuah suara menghentikan gerakan tangannya.


"Hentikan! jangan berani-berani menyentuh tanaman itu tanpa memakai sarung tangan."


Suara yang begitu tegas itupun menghentikan gerakan tangan angel .

__ADS_1


Siapakah orang yang menghentikan kegiatan angel? kita tunggu di bab berikutnya y.🙏🙏🙏


__ADS_2