MALAIKAT KECILKU YANG HILANG

MALAIKAT KECILKU YANG HILANG
Pertemuan kakek dan nicolas.


__ADS_3

Alhamdulillah, udah bisa buka aplikasi lagi, untuk semuanya mohon maaf ya kalau beberapa hari ini tidak bisa up date, karena beberapa hari ini jaringan di tempat aku gangguan, terhalang oleh jaringan makanya tidak bisa update, sekali lagi mohon maaf ya untuk semuanya 🙏🙏🙏


"Bang!!!!" mereka berdua kompak memanggil Andrian dengan suara yang kencang sehingga membuat Andrian dan Anton terkejut.


"Ada apa sih?! Ndak usah teriak-teriak ngapa, santai bro" ucap Andrian dengan santai lalu duduk di dekat Anton.


"Santai-santai bagai mana bisa santai jika kami, paman dan bibinya di cuekin, sedangkan dengan kawannya dia seperti itu, sangat hangat, apakah seperti itu memang putra Abang itu.?" Nicolas dengan rasa sebal bertanya kepada Andrian.


Sedangkan Andrian yang ditanya hanya cuek dan lebih memperhatikan arah kapal yang mereka tumpangi dari arah monitor yang ada di situ.


"Maaf pak, maaf sebelumnya jika saya ikut bicara, kalau soal adik saya itu memang begitu jika dengan orang-orang yang jarang bertemu dan tidak begitu akrap dia memang seperti itu, tapi jika telah lama kenal dengan dia dan kita sering berkomuni kasi dengan dia maka dia akan bersikap lebih hangat dari sebelumnya." Anton pun menjelaskan pada Nicolas.


"Kenapa anda memanggil dia adik, siapa anda sebenarnya?" tanya Nicolas.


"Saya, saya hanya anak yang sangat beruntung karena telah di pertemukan dengan bapak dan ibu sehingga sekarang saya dan keluarga saya sekarang ada di sini, jika kami tidak bertemu mungkin saat ini nasib kami sekeluarga akan tetap menjadi keluarga yang selalu kelaparan dan kesusahan, berkat kebaikan merekalah saat ini saya sekeluarga bisa hidup mewah tidak perlu makan nasi sehari sekali" ucap Anton dengan mata berkaca-kaca.


Andrian pun dengan penuh kasih menyentuh bahu Anton dan mengusapnya dengan penuh kasih sayang.


"Sudah kamipun beruntung bertemu kalian keluarga kami jadi ramai berkat ada kalian" ucap Andrian.


"Jadi dia yang Abang ceritakan waktu itu?" tanya Nicolas.


"Iya benar, mereka yang aku ceritakan waktu itu, kami Memang sangat beruntung bertemu dengan mereka semua" ucap Andrian.


"Maaf sebelumnya jika kedatangan kami merepotkan mu nak" ucap Nicolas.


"Tidak pak saya tidak pernah merasa direpotkan, justru saya merasa senang karena bapak bisa bertemu kembali dengan keluarganya yang telah lama hilang" ucap Anton sambil tersenyum "Perkenalkan nama saya Anton." sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


"Nikolas" menjabat tangan Anton.


"Angel" menjabat tangan Anton.

__ADS_1


Setelah sesi perkenalan mereka selesai merekapun ngobrol dengan santai, namun saat Andrian kembali memperhatikan layar monitor dia di kejutkan dengan adanya speed boat yang seakan sedang mengejar mereka.


"Nak kita cepat cari tempat aman, lalu segera hilangkan jejak" ucap Andrian.


"ada apa pak?" tanya Anton.


"Kamu lihat ini " ucap Andrian sambil menunjuk kearah monitor.


Anton Pun paham maksud ucapan Andrian barusan kemudian diapun segera mencari tempat yang menurutnya aman, kemudian dia segera menghilangkan jejak seperti yang di minta oleh Andrian, Anton Pun paham apa yang harus dia lakukan untuk menghilangkan jejak.


Lima belas menit kemudian speed boat itupun sampai ketempat mereka saat ini berada, karena mereka tidak bisa menemukan keberadaan kapal yang di naiki Andrian sekeluarga mereka terus melajukan speed boat itu, namu tidak berapa lama setah itu speed boat itu kelihatan berputar-putar seakan mencari sesuatu.


Sementara orang yang mengendarai speedboat itupun merasa heran karena kapal yang mereka ikuti tiba-tiba menghilang.


"Aneh kemana kapal itu perginya ya? apa kamu tidak melihat kemana kapal itu melaju tadi?" tanya salah seorang dari mereka, kita sebut saja si A.


"Tidak, perasaan aku tadi kapal itu berjalan lurus dan tidak berbelok sama sekali" jawab orang yang satunya, si B.


"Lalu kita bagai mana ini, apakah kita terus mencari kapal itu apa kita kembali lagi saja?, jika kita terus keliling di sini aku takut kita akan kehabisan bahan bakar perahu ini.? si B


"Iya juga, kalau begitu kita kembali Saja dari pada kita kehabisan bahan bakar, aku takut kita terombang ambing di sini nanti bisa berbahaya kita nanti" A


"Tapi yang membuat aku lebih takut kalo kita sampai terdampar di pulau yang sekarang sedang hangat di perbincangkan orang" B


"O... maksudmu pulau yang katanya angker itu kah?" A


"Iya pulau mana lagi, aku yang dengar cerita orang-orang saja udah takut, jangan sampai kita terdampar di sana " B.


"Kalau gitu Ayo cepat kita kembali dan segera laporkan kepada pak bos" A


Akhirnya kedua orang itu segera melajukan speed boat mereka untuk meninggalkan tempat itu.

__ADS_1


Sementara di dalam kapal Andrian dan yang lainnya setelah mereka menyaksikan speed boat itu pergi meninggalkan tempat itu mereka bernapas dengan lega, setelah speed boat itu sudah benar-benar jauh mereka melajukan lagi kapal yang mereka tumpangi itu ke arah yang sebelumnya mereka tuju.


Setelah menempuh waktu yang cukup lama merekapun akhirnya tiba dipulau yang mereka tempati, saat kapal itu memasuki pulau itu awalnya Andrian dan angel merasa terkejut karena kapal yang mereka tumpangi masuk kehutan dalam pandangan mereka, tapi tak seberapa lama setelah itu mereka merasa kagum karena dalam pandangan mereka saat ini yang nampak adalah sebuah pelabuhan yang tidak terlalu besar tapi pelabuhan itu ada di dalam pulau itu.


"Wau, pulau yang luar biasa bagai mana di dalam pulau seperti ini ada pelabuhan kapalnya bang? apakah Abang yang membuat pelabuhan ini?" tanya Nicolas.


"Bukan, bukan Abang yang membuat pelabuhan tapi anakku, dan alat-alat yang dibuatnya juga di bantu oleh robot yang selalu siap membantunya." ucap Andrian.


"Lalu sekarang ada di mana Anak itu?" angel pun bertanya.


"Entah, tadi dia bilang mau istirahat menemani kakek" Anton pun menjawab pertanyaan itu


"Sebaiknya kamu kamu panggil dia nak sama kakek karena kita sudah tiba, kita segera turun dan pulang kerumah" ucap Andrian.


"Baik Pak" antonpun segera melangkah meninggalkan tempat itu, namun dia kembali mendekati Andrian "kalau bapak mau duluan bapak sama saudara bapak duluan saja biar Rio dan kakek nanti bareng dengan saya" ucap Anton kemudian.


"Baiklah kalau begitu kami duluan, kita ketemu nanti di rumah ya?!" ucap Andrian dan mereka segera melangkah meninggalkan tempat itu menuju tempat di mana kendaraan mereka berada.


Antonpun kemudian melangkah menuju kedalam dimana Rio dan sang kakek sedang beristirahat.


"Kakek, Yo, kita sudah sampai ayok kita segera turun bapak dan yang lain sudah jalan duluan" ucap Anton.


Akhirnya mereka pun turun dari tempat itu, lalu mereka menuju ke mobil mereka namun tidak dengan Rio, dia berjalan keluar kapal itu dengan jalan kaki, setelah sampai di pelabuhan diapun segera mengambil kendaraan pribadinya yang dia simpan ditempat itu.


...****************...


Akhirnya mereka semua sampai di rumah dengan selamat, namun saat kakek memasuki rumah tiba-tiba Nicolas memanggil kakek dengan suara yang cukup kuat, sehingga membuat orang-orang yang ada di situ terkejut mendengarnya.


"Bapak?!, anda bapak Umar kan?" tanya Nikolas sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan mendekati kakek Umar.


Bagai mana Nicolas bisa mengenal kakek Umar apakah Memang sudah kenal lama apa karena kebetulan? kita tunggu kelanjutannya.

__ADS_1


__ADS_2