Mencintai Sahabat Sendiri

Mencintai Sahabat Sendiri
MenSahSen Episode 55


__ADS_3

Aku baru saja menyelesaikan pendidikan S1 ku, dan aku berniat untuk membuka usaha sendiri karena ingin mandiri, aku selalu dituntut untuk menjadi penerus perusahaan papa, dan sejujurnya aku tidak berminat.


Namun seperti biasa, papa memaksa aku untuk mengambil S2 dan juga S3 di Luar Negeri, aku sempat menolak karena alasan terbesar adalah aku tidak ingin jauh dari Cina, namun apalah daya, papa tetap bersikeras dan aku tak bisa menolaknya.


Aku berpikir apakah aku akan menyatakan perasaanku sekarang kepada Cina, dan meminta dia untuk menungguku kembali dari LN. Tapi lagi lagi pikiran buruk bahwa justru Cina akan menjauhiku ketika tau kebenaran dari perasaanku selalu menjadi pemenangnya.


Aku sangat menyayanginya, karena itulah aku takut jika dia membenci aku ketika dia tau jika aku mencintainya, dia akan berpikir rasa cinta akan merusak persahabatan yang selama ini berjalan baik.


Di Bandara saat aku akan berangkat, aku sangat tidak rela melepas pelukanku dengannya, aku takut dia memiliki kekasih, aku takut dia melupakanku, dan masih banyak ketakutan-ketakutan lainnya yang selalu menghantuiku.


Saat di LN aku menjalani hari hari dengan tidak bersemangat, saat kami disana, aku memutuskan hubunganku dengan Rika tanpa sepengetahuan orang tuaku, dan anehnya Rika pun menyetujuinya, jujur saja aku sangat senang karena aku merasa terbebas dari dia. Tapi dia memberi syarat jika berakhirnya hubungan ini hanya kami berdua yang tau, aku tak mengerti apa alasannya tapi aku mengiyakan karena bukan masalah besar pikirku.


………

__ADS_1


Setelah aku menyelesaikan S2 dan S3, aku kembali ke Indonesia


Disaat aku pulang ke Indonesia, aku baru mengerti alasan Rika tidak ingin ada yang tahu jika kami sudah putus hubungan, dikarenakan ternyata dia sedang hamil dan anak itu adalah anak dari pacarnya setelah dia putus denganku, pacarnya orang Belanda yang saat ini masih menyelesaikan studi nya.


Dia merengek meminta aku untuk menikahinya hanya selama dia hamil lalu bercerai saat anaknya lahir, karena pacarnya tidak mau menikahinya sebelum menyelesaikan studi. Dan untuk menutupi kehamilannya diluar nikah dari keluarga besarnya.


Awalnya aku jelas menolak karena permintaannya kali ini sangat tidak masuk akal, namun dia selalu memiliki cara untuk membuatku tak berkutik yaitu dengan mendekati orangtuaku. Akhirnya aku mengiyakan keinginannya karena orangtuaku memaksa, namun aku memiliki syarat jika pernikahan ini jangan sampai ada yang tahu apalagi Cina. Aku berniat menyembunyikan ini hanya sampai anak Rika lahir dan kami bercerai.


Setelah drama pernikahan yang hanya dihadiri pihak keluarga, akhirnya aku mulai menghubungi Cina lagi.


Aku sangat tidak sabar untuk bertemu dengannya setelah sekian lama. Aku mengajaknya bertemu, namun lama aku menunggu dia tak kunjung datang.


Dengan gusar aku menunggu hingga menghabiskan beberapa gelas minuman. Tak sabar untuk lebih lama menunggu, aku bergegas untuk menemui Cina di rumahnya.

__ADS_1


Namun ketika aku mengetuk pintu, Ernan membuka pintu lalu langsung memukul aku dengan mengucapkan kata kata kasar, dia juga berkata aku tidak gentle karena selalu mempermainkan kakaknya dan menarik ulur hubungan. Namun aku hanya diam menerima pukulan dari Ernan, karena aku sadar atas kesalahan yang ku perbuat selama ini.


Saat suasana sudah mulai mereda, aku mengajak Cina untuk keluar, aku ingin menjelaskan semuanya kepadanya.


Namun lagi lagi belum sempat aku menjelaskan apapun, telpon berbunyi dan aku melihat mama memanggil, mama memberitahu jika Rika mengalami pendarahan. Dengan berat hati aku ijin kepada Cina untuk pulang karena ada hal mendesak.


Lagi lagi aku menghilangkan kesempatanku untuk memperbaiki hubungan dengan Cina.


Beberapa minggu berlalu dan terbesit ide dibenakku, aku mengirim pesan kepada Cindy dan Raya untuk mengadakan acara reuni kecil kecilan yang akan membuat aku bisa berduaan dengan Cina ku.


Mereka pun menyetujuinya. Saat reuni berlangsung, aku menunggu waktu yang tepat untuk bisa mengajaknya mengobrol. Aku sudah susah payah menciptakan momen romantisku dengan Cina, namun saat baru dimulai, si Putra b*doh tiba tiba datang menghancurkan momen yang ku tunggu tunggu itu. Dan dengan malu Cina berlari ke kamarnya


Namun keinginanku untuk bersamanya sudah sangat membara, aku mengetuk pintu kamarnya dan tak lama pintu terbuka.

__ADS_1


Segera aku masuk ke dalam kamarnya dan berbaring, namun aku baru teringat jika aku harus mengirimkan email kepada papa malam ini juga.


__ADS_2