Mencintaimu Adalah Takdirku

Mencintaimu Adalah Takdirku
Sampai kapan


__ADS_3

Setelah satu jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di kediaman Wardana.


Ananya yang sedari tadi banyak bicara, sekarang sedang tertidur di dalam mobil karena kelelahan.


"Kamu mau ngapain?" Tanya Aira karena melihat tangan kekar suaminya hendak menggoyang tubuh Ananya.


"Aku mau bangunin dia, udah sampai di rumah masa molor terus" Jawab Arya kesal.


"Jangan di bangunin. Kasian dia, dia pasti kelelahan karena perjalanan panjangnya" balas Aira sambil menengok ke arah adik iparnya


Arya yang mendengar itu hanya mengerutkan kening


"Sayang, kalau gak di bangunin terus dia harus tidur di dalam mobil?"


"Yah enggak lah Ya, masa tidur dalam mobil Kamu Gendong dia dong, kasihan dia" jawab Aira.


Arya yang mendengar itu akhirnya hanya menuruti kemauan istrinya.


Arya menggendong adik kecilnya ala bridal style dan melangkah ke dalam rumah.


Di dalam rumah terlihat Belinda sedang menunggu putri kesayangannya dan mukanya langsung murung karena putrinya tertidur.


Harapannya untuk bercerita banyak dengan putrinya pupus, tetapi dia maklum karena pasti anaknya kelelahan. Itu pikirnya.

__ADS_1


Tetapi dia juga bahagia karena melihat putranya yang sekarang sedang tidak bersahabat dengannya masih menyayangi adiknya.


"Yahh, dia bobo" kata Belinda dengan wajah penuh kecewa


"Kita bawa dia kekamar yuk" Ajak Belinda dan mengacuhkan Aira. Karena maksudnya kita adalah dia dan putranya tanpa ada orang lain.


Aira yang mendengar itu akhirnya pamit untuk ke kamar.


"Aku juga mau ke kamar dulu mah"


" Ya aku duluan yah" sambungnya lagi


"Iya kamu duluan gih, nanti aku nyusul" jawab Arya.


Setelah sampai di kamar, Arya melepaskan gendongan dari tubuh Ananya dengan sangat pelan dan hati-hatu ke atas kasur agar adiknya tidak terbangun. Arya sedikit menahan nafasnya, karena takut adiknya terusik.


Dengan penuh perjuangan, akhirnya tubuh Ananya tertidur di kasur dengan sempurna.


Arya melangkahkan kakinya keluar dari kamar Ananya, karena jujur di dalam dirinya entah kenapa dia tidak ingin bicara banyak dengan mamanya, dia merasa kecewa karena mamanya tidak mengiyakan pilihannya.


"Arya tunggu. Mama mau bicara"


Arya menghentikan langkah nya dan berbalik menatap mamanya, mama yang dulu disayanginya dan sekarang juga dia tetap menyayanginya walaupun hati kecilnya merasa sangat sakit karena perlakuannya terhadap istrinya.

__ADS_1


"Kenapa mah?" Tanya Arya singkat.


"Sampai kapan kamu akan kayak gini ke mama?


Sampai kapan kamu marah sama mama?


Mama sayang sama kamu makanya mama kayak gitu ke dia, mama cuman gak mau anak mama di permalukan sama dia. Dia gak ngerti apa-apa soal style, soal kecantikan, dia gak ngerti Arya. Kalau kamu jalan sama dia ketemu sama kolega bisnis kamu, mereka akan tertawakan kamu.


Dan kamu tau kalau derajat kita beda sama derajat dia.


Arya mama cuman gak mau nanti saat ketemu sama teman-teman sosialita mama, mereka tertawakan mama. Pasti mama sangat malu." Jelas Belinda panjang lebar.


Inilah alasan kenapa dia tidak menyukai menantunya. Dia sebenarnya hanya takut satu hal, yaitu di permalukan menantunya di depan Teman-teman sosialita nya karena stylenya.


Dunia memang benar-benar aneh sekarang.


Ada orang yang ingin memperbaiki dirinya karena malu dengan Tuhannya atas kesalahan apa yang dilakukannya selama ini.


Tetapi ada juga orang yang memperbaiki riasan nya, perhiasannya pakaiannya hanya karena tidak ingin malu dan terlihat kurang di depan teman-teman nya.


"Sudah Cukup mah, cukup aku yang rasain. Jangan biarkan orang lain merasakannya juga"


ℍ𝕒𝕝𝕝𝕠 𝕜𝕒𝕜𝕒𝕜-𝕜𝕒𝕜𝕒𝕜 😊 𝕁𝕒𝕟𝕘𝕒𝕟 𝕝𝕦𝕡𝕒 𝕝𝕚𝕜𝕖, 𝕜𝕠𝕞𝕖𝕟, 𝕕𝕒𝕟 𝕧𝕠𝕥𝕖.

__ADS_1


𝕆𝕔𝕙𝕖𝕪 ℂ𝕙𝕒𝕪𝕖𝕟𝕘 😊🖤


__ADS_2