Mencintaimu Adalah Takdirku

Mencintaimu Adalah Takdirku
Kejutan Untuk Arya


__ADS_3

Saat ini Aira tidak tau mau berbuat apa, akhirnya dia menuju satu ruangan, ruangan itu adalah tempat penyimpanan pakaian suaminya, ruangan itu berada di dalam kamar mereka. Kamar mereka memang sangat besar dalam kamar mereka terdapat ruangan lain diantaranya kamar mandi yang besar dan ruang pakaian.


Aira merapikan pakaian Arya dan dia kaget dengan apa yang dia lihat, dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan tanpa disadari air matanya jatuh di pipi merahnya.


Ternyata suaminya telah membelikannya baju yang sangat bagus dan pastinya sangat mahal, Aira merasa terharu karena dia tidak pernah meminta ini. Baju lengan panjang yang warnanya senada dengan hijabnya.


Dan setelah menutup lemari itu dia membuka salah satu lemari lagi dan melihat lingerie berbahan satin berbagai warna, Aira bingung kenapa Arya membelikan baju seseksi itu, dan sangat terbuka. lingerie milik siapa ini, kenapa banyak sekali, apa ini punya pacarnya gumamnya dalam hati.


***


Sementara di Aero grup, Arya sangat sibuk.


Dia menandatangani beberapa dokumen sambil membaca ulang dokumennya. HPnya bergetar, ternyata Ema.


Ema adalah seorang pembantu di rumahnya, dan ema juga yang menjadi kepala pelayan. Umurnya sekitar 46 tahun tetapi mungkin karena dia terlalu banyak bekerja keras mukanya sudah berkerut dan terlihat seperti sudah tua. Hanya Ema yang bisa menelfon nya untuk memberikannya informasi di rumahnya.


"Ada apa!"

__ADS_1


"Maaf tuan saya menggangu, nyonya besar sudah berada di rumah dan dia meminta saya untuk memanggil nyonya muda"


"Jangan suruh Aira turun, setelah saya pulang baru saya dan istri saya menemuinya"


"Baik tuan"


"Satu lagi, Jangan biarkan istri saya keluar dari kamar kunci saja kamarnya dari luar, agar dia tidak bisa keluar"


"Baik tuan" ema sedikit bingung namun dia tetap mengiakan perkataan majikannya


Jujur Arya merasa ibunya benar-benar memberikan kejutan padanya, tetap dia merasa ibunya kembali dengan cepat hanya karena dia ingin mengusir istrinya maka dari itu dia tidak ingin Aira bertemu dengan ibunya, dia takut ibunya akan merendahkan istrinya. karena dia tau betul ibunya, jika ibunya tidak menyukai sesuatu maka dia akan melakukan segala cara untuk membuat hal yang tidak diinginkannya lenyap.


Arya melanjutkan kembali apa yang ia kerjakan sedari tadi.


***


"Maaf Nyonya, Tuan Arya tidak mengizinkan nyonya untuk bertemu dengan istrinya, dia mengatakan setelah ia pulang barulah mereka berdua menemui nyonya"

__ADS_1


"ohh jadi kamu tidak mendengarkan saya! Kenapa kamu harus tanya dulu sama Arya!


Ternyata kamu berani melawan saya yah sekarang! Kamu mau saya pecat!"


"Bukan begitu nyonya, saya tidak mau nyonya memecat saya, tapi tadi sebelum tuan kekantor, tuan menyuruh saya untuk memberi tau apa yang terjadi dirumah"


Memang Arya berpesan pada Ema, Karena dia takut Aira akan merasa bosan ditempat ini maka dari itu dia meminta Ema untuk memperhatikan Aira dan jika seseorang meminta untuk bertemu dengan istrinya Ema harus bertanya dulu padanya. Dan jika ema melanggar perintah Arya maka Ema akan menyesal seumur hidup nya.


Akhirnya karena ia mendengar dari mulut Ema bahwa itu perintah dari anaknya ia bangun dari duduknya dan bergegas ke kamarnya dengan marah.


***


Sementara itu di kamar, Aira sudah merapikan pakaian suaminya dan dia ingin ke dapur untuk memasak makanan untuk suaminya.


Aira melangkahkan kakinya menuju pintu kamar, tetapi pintunya ternyata terkunci dari belakang. Aira sangat marah dia menepuk-nepuk pintu beberapa kali tetapi tidak ada jawaban.


Sementara diluar, Ema merasa menyesal karena telah mengunci pintunya tetapi dia melakukan ini karena terpaksa, jika nyonya mudanya keluar maka dia tidak akan bisa bekerja lagi disini.

__ADS_1


__ADS_2