Mencintaimu Adalah Takdirku

Mencintaimu Adalah Takdirku
Menyesal


__ADS_3

Arya kembali ke kamar sambil memikirkan adiknya, ternyata sakit hati adiknya belum sembuh seutuhnya. Dan sekarang dia mengerti kenapa adiknya tidak ingin kembali, ternyata karena ingin melupakan kenangan menyakitkan itu.


Sesampainya di kamar dia melihat istrinya sedang duduk di ranjang sambil membaca novel yang dia suka, Aira melihat suaminya masuk dengan wajah lusuh, entah apa yang terjadi. Pikir Aira.


"Kamu kenapa Ya?" tanya Aira khawatir


Tanpa menjawab pertanyaan istrinya, dia langsung tidur di paha istrinya itu. Aira kaget tapi hanya diam karena dia tau suaminya sekarang sedang kacau, entah apa yang membuatnya kacau.


Arya memeluk perut istrinya erat, tangan Aira mengelus rambut suaminya halus.


"Ada apa sayang? Cerita sama aku" tanya Aira, ini pertama kalinya ia memanggil suaminya sayang agar suaminya bisa cerita.


Aira merasa pahanya berair sekarang, dan mendengar suara suaminya sedang terisak.


"Cerita sama aku dong Ya, jangan buat aku khawatir" bujuk Aira agar suaminya mau bercerita.


"Aku gak bisa jadi kakak yang baik Ai, dia masih sakit hati sampai sekarang. Aku salah karena mendukung mama. Aku salah Ai" Arya masih terisak sambil membenamkan wajahnya di perut istrinya.


Aira yang merasa bingung hanya mengelus rambut suaminya sambil menenangkan suaminya. Jujur saat ini Aira binggung, pertanyaan dalam hatinya adalah Arya mendukung mamanya dalam hal apa, apa yang membuat adik iparnya sakit hati.

__ADS_1


Flashback On


"Selamat siang nona, maaf Pak Arya sedang tidak ingin di ganggu" kata sekertaris Arya menahan Ananya.


"Tapi aku mau ketemu sama dia" sambil menangis meminta kepada sekertaris kakanya itu.


"Maaf tapi.... "


Sebelum sekertaris itu menyelesaikan kalimatnya, Ananya menerobos masuk ke ruangan kakaknya sambil terisak.


Ananya menangis sejadi-jadinya didepan Arya, sekarang dia butuh bantuan kakaknya untuk menjelaskan kepada mamanya agar dia bisa kembali kepada Danish.


"Mas, bantu Anya mas, Anya gak mau putus sama Danish, bantu Anya menjelaskan kepada mama agar mama mau mengizinkan Danish sama Anya bersama mas" sambil terisak meminta bantuan kakaknya.


Arya tau dari mamanya, karena tadi mamanya menelfon dan menceritakan semuanya kepada Arya dan Arya merasa itu benar.


Arya tidak percaya akan cinta. Menurutnya cinta hanya akan membuatnya menjadi budak cinta.


"Tapi Anya sayang sama dia mas. Anya cinta sama dia" Ananya makin terisak.

__ADS_1


"Stop bilang cinta Anya, kamu masih kecil. Urus kuliah kamu dengan benar baru bilang cinta.


Sekarang kamu pulang, beresin barang-barang kamu. Mas akan antar kamu ke bandara, kamu akan pindah ke luar negri" Tegas Arya.


Tanpa kata kata lagu, Ananya keluar dari kantor kakaknya. Air matanya tak bisa dihentikannya sekarang, dia merasa dunianya hancur sekarang. Hanya karena derajat, mamanya menghancurkan hubungannya dan kakaknya menyetujui perkataan mamanya.


Flashback off


Aira mengelus rambut suaminya lembut, setelah mendengar cerita suaminya Aira merasa suaminya sangat-sangat salah, tetapi dia hanya diam dan tidak ingin menambah penyesalan suaminya, sedangkan Arya sekarang masih terisak di paha istrinya.


"Sudah Ya, Ananya tidak akan marah sama kalian lama-lama karena dia orang baik, mungkin dia masih sakit hati, Tetapi kan ada kita yang siap buat hilangin rasa sakit hatinya. Walaupun aku tau tidak akan mudah, tetapi kita harus coba untuk mengobatinya." Kata Aira terus mengelus rambut suaminya.


"Terimakasih sayang" Arya berdiri dari tidurnya dan memeluk istrinya.


"Kamu harus janji sama aku, kalau mama Minta kamu pergi jangan pernah menyetujuinya. Janji sama aku Ai" minta Arya


Entah mengapa Dia takut apa yang dialami Ananya terjadi juga padanya dan istrinya. Didalam dirinya dia tidak mau kehilangan istrinya.


"Iya aku janji sama kamu, aku tidak akan pergi" Jawab Aira.

__ADS_1


Pasangan itu lama berpelukan, setelah Aira merasa suaminya agak tenang akhirnya Aira melepaskan pelukan suaminya


ℍ𝕒𝕝𝕝𝕠 𝕜𝕒𝕜𝕒𝕜-𝕂𝕒𝕜𝕒𝕜 𝕛𝕒𝕟𝕘𝕒𝕟 𝕝𝕦𝕡𝕒 𝕝𝕚𝕜𝕖 𝕕𝕒𝕟 𝕍𝕠𝕥𝕖 𝕪𝕒𝕙 😊


__ADS_2