Mencintaimu Adalah Takdirku

Mencintaimu Adalah Takdirku
Menikah


__ADS_3

setelah Aira ke kamarnya untuk menenangkan dirinya, ayah Aira mengetuk pintu kamarnya dan Aira mempersilahkan ayahnya masuk.


"Ai, Terimakasih karna kamu sudah mau menikah dengan tuan Arya, karna kamu dia tidak jadi membatalkan kerjasamanya dengan perusahaan kita, tapi Apa kamu yakin nak akan menikah dengan tuan arya" bertanya sambil memegang pundak Aira. Ternyata ayahnya lebih mementingkan perusahaannya dari pada Aira, dan secara tidak langsung ayah setuju dengan pernikahan ini. Dan dengan wajah yang tersenyum namun dipaksakan Aira berkata


"Aira yakin yah, tapi ayah jangan pernah berfikir bahwa Aira menikah sama dia karna Aira ingin pergi dari rumah ini" Aira menarik nafas nya perlahan lalu melanjutkan kalimatnya "tapi karna Aira yakin, dia pasti jadi imam yang baik buat Aira walaupun Aira belum mengenalnya, buktinya dia mau datang bertemu dengan ayah dan meminta izin kepada ayah untuk menikahi ku" mereka berpelukan dengan rasa yang berbeda, ayah yang senang karna perusahaannya tetap menjalin kerjasama dengan perusahaan Arya dan Aira yang bersedih karna ayahnya lebih mementingkan perusahaannya ketimbang dirinya.


"Aira calon suamimu mau menemuimu, dan dia mau menikahimu malam ini cepat pakai bajumu dan kluar" ibu tiri Aira masuk tanpa ekspresi, dan memberikan kalimat yang membuat Aira terkejut. mungkin ibu tiri Aira memang marah dan merasa pasti bebannya setelah Aira pergi bertambah banyak.


"iya Ai, sebenarnya ayah kesini untuk memberitahukan kepadamu tentang ini" sambung ayah Aira, Aira hanya tersenyum dan menganggukan kepala.


sedangkan diluar Arya sudah tidak sabar dengan pernikahan ini, Arya membayangkan wajah Aira yang polos dan tersenyum sendiri.

__ADS_1


dan Adi menyadari ternyata tuanya memang sedang jatuh cinta.


tak lama kemudian ibu turun dengan Aira, walaupun Aira hanya didandani dengan dandanan sederhana tetapi dia tetap terlihat cantik "sangat cantik" itu yang ada dalam pikiran Arya.


"baiklah mari kita mulai" kata Arya setelah Aira duduk disampingnya.


dan pak peghulu memulai akad nikah nya


senyum bahagia dirasakan Arya, Adi dan ayahnya Aira, sedangkan ibu tiri Aira tersenyum dengan paksa dan Aira masi tertunduk.


Tapi dia mengangkat kepalanya tersenyum pada laki-laki yang menikahinya tanpa berkenalan dengannya dan mencium telapak tangan laki-laki yang sekarang sudah sah menjadi suaminya itu.

__ADS_1


***


Arya dan Aira sekarang berada dirumah Arya, rumah yang besar mewah dengan hiasan-hiasan emas. sekarang mereka duduk di sofa kamar, tidak ada kata yang keluar dari mulut mereka, Arya menatap Aira, sedangkan Aira hanya tertunduk dan akhirnya Arya mau membuka suara.


"terimakasih karna sudah mau menikahiku"


Aira mengangkat kepalanya dan tersenyum ramah, dalam hatinya ia ingin bertanya, kenapa Arya mau menikahinya tetapi dia urungkan niatnya


"aku tidak akan memaksamu untuk mencintaiku karna memang kita baru ketemu, aku tadi yang menabrakmu di cafe, jujur aku menyukaimu saat itu" Arya berhenti sejenak dan bertanya pada Aira "kenapa kau mau menikah denganku?" Aira tersenyum dan menjawab "karna aku yakin, kamu pasti mau serius dengan ku, jaman sekarang jarang sekali laki-laki yang mau menikah tanpa berpacaran, sedangkan saya" Aira berhenti sejenak dan melanjutkan kalimatnya "saya.. wanita berhijab, saya hanya ingin mau pria yang datang menemui ayah saya dan meminta izin menikahi saya, walaupun kita belum berkenalan tapi aku yakin, karna kamu mau datang bertemu ayahku"


arya legah mendengar ucapan Aira, ternyata Aira menikahinya karna memang hatinya ingin, bukan karna paksaan

__ADS_1


__ADS_2