MENDUNG DI ATAS LUKA

MENDUNG DI ATAS LUKA
Part


__ADS_3

Hari ini kebenaran tentang masalalu Alea akan segera terungkap


Di sebuah gedung tua terlihat seseorang sedang berusaha untuk melepaskan tali yang mengikat tangan nya.


"Lepaskan aku, kalian macam-macam dengan ku... tunggu pembalasan ku" Jamin berteriak sekencang-kencang nya.


"Bisa diam nggak kamu! " kata seseorang yang berjaga untuk mengamankan Jamin agar tidak melarikan diri.


"Kalian telah melakukan kriminal akan ku laporan pada polisi" kata Jamin sambil berusaha untuk lepas dari tali yang mengikat di tangan nya.


"Jika kamu bisa, maka laporkan kami" jawab penjaga.


"Kalian semua brengsek! " maki jamin


"Yang lebih brengsek itu kamu, tega kau renggut satu-satunya yang paling berharga pada seorang gadis sampai dia depresi. Kamu ingat di mana letak salah mu... " kata sang penjaga sambil menampar pipi Jamin bolak-balik, sungguh dia juga merasakan kesal terhadap Jamin apalagi Rangga. Kemarahan nya sudah mencapai ubun-ubun.


"Sebenarnya kalian ini siapa, dan siapa yang ku renggut kesucian nya... jangan Fitnah kalian,bisa di laporkan kasus pencemaran nama baik" jawab Jamin yang tidak mau kalah.

__ADS_1


"Yang akan di laporkan itu kamu, yang sudah mencabuli anak orang sampai hamil" kata penjaga sambil mentoyor kepala jamin.


"Saya semakin tidak mengerti dengan kalian" kata Jamin.


Di saat mereka sedang berbincang pintu telah terbuka, dan ke marahan sudah terlihat jelas di mata Rangga.


Dia mendekat ke arah jamin langsung satu bogem mentah mendarat di wajah jamin, terlihat sudah mengeluarkan darah dari sudut bibirnya.


"Buka ikatan nya, saya ingin melihat seberapa kuat dia bisa melawan Rangga Wijen" kata Rangga memerintahkan penjaga untuk melepaskan ikan yang melilit di tangan Jamin.


Dengan cepat jamin membalas pukulan Rangga, naasnya gerakan sudah terbaca oleh Rangga dan hasil nya dia yang tersungkur di lantai.


Jamin berusaha untuk bangkit dan Rangga membiarkan nya, Dia akan membalas kembali pukulan Rangga. Lagi-lagi gagal, Rangga semakin membabi buta menghajar Jamin terus menerus hingga jamin terkapar di lantai yang sudah bersimbah darah.


"Obati dia terlebih dahulu lalu serahkan terhadap polisi, jangan lupa kasih kabar istrinya jika suami yang telah menghamili anaknya hingga depresi! " kata Rangga terhadap penjaga, dia pergi meninggalkan tempat tersebut untuk segera kembali ke rumah.


Rangga keluar dari gedung tua, lokasi tersebut terbilang sangat jauh dari perumahan warga apalagi dari tempat tinggal nya.

__ADS_1


Tidak sulit bagi Rangga untuk mengungkap sebuah kebenaran, hari ini terungkap sebuah kebenaran yang selama ini dia tidak ingin mengetahui nya. Tetapi semesta memberi jalan agar Rangga mengetahui kebenaran.


Rangga sudah berada di dalam kendaraan, dia langsung tancap gas untuk segera sampai di rumah.


Perjalanan yang di lalui secepat kilat, Rangga mengemudi dengan kecepatan tinggi.


Lagi pula jika berkendara di malam hari membuat kita ingin tancap gas habis-habisan, sebab jalanan yang sepi dan kendaraan yang melintas hanya sedikit.


Rangga sudah tiba di rumah, dia langsung keluar dari dalam kendaraan lalu segera menuju rumah.


Pintu terbuka, Rangga di kagetkan dengan seorang wanita yang berdiri di depan pintu.


"Darimana baru pulang jam segini? " tanya Amanda terhadap sang suami.


"Banyak kerjaan jadi aku lupa ngabarin" jawab Rangga terhadap sang istri.


"Sampai larut malam seperti ini" kata Amanda.

__ADS_1


"Sudah lah aku bersih-bersih dulu yah! " kata Rangga sambil pergi berlalu meninggalkan istrinya yang masih memantung.


__ADS_2