MENDUNG DI ATAS LUKA

MENDUNG DI ATAS LUKA
Part 39


__ADS_3

keesokan harinya, seperti biasa rutinitas keluarga ini yaitu selalu sarapan bersama di meja makan sambil berbincang-bincang sejenak bersama anggota keluarga yang lainnya. sebab saatnya di pagi hari bagi mereka kumpul bersama anggota keluarga yang lain di saat ini juga kedekatan antara keluarga sangat dirasakan di keluarga ini. Sebab mewajibkan anggota keluarganya untuk menikmati sarapan bersama, tidak akan ada yang keluar rumah sebelum sarapan.Itulah aturan yang ditegakkan di rumah ini dari dulu.


Setelah selesai sarapan,Alea membereskan piring-piring kotor untuk dicuci.


Hari ini jadwal Rangga menginap di rumah Amanda, sebab mereka sudah membagi hari saat di rumah Alea dan juga Amanda.


Setelah selesai merapikan peralatan yang telah digunakan untuk sarapan, Alea pergi ke depan dan mengantar Rangga sampai di teras bahwa suaminya akan berangkat ke kantor dan pulang dari kantor langsung ke rumah Amanda, Lea biasa saja saat mendengar Rangga akan menginap di rumah Amanda.Sebab bagi dia pernikahannya dengan Rangga yaitu tidak ada rasa cinta atau yang lainnya tujuannya menjadi istri kedua di pernikahan yang kedua Rangga yaitu untuk balas budi.


"Hati-hati,Mas... jangan lupa kabarin kalau sudah sampai kantor! "pesan Alea terhadap sang suami, dia berusaha menjadi istri yang baik.


" Kamu juga hati-hati di rumah, jika mau pergi ke tempat mengajar bawa sopir saja!.Nanti sore aku nggak bisa jemput kamu soalnya mau langsung pulang ke rumah Amanda, lagi pula malamnya kita akan pergi keluar "kata Rangga terhadap Alea.


"baiklah tidak apa-apa aku bisa berangkat sendiri juga nggak usah menjemputnya juga lagian hari ini juga aku ada janji sama Marwah akan pergi keluar juga, kita sudah lama juga nggak ngobrol lama sama teman-teman yang lain.Katanya ada reuni kecil-kecilan itu juga kalau kamu mengizinkan "kata Alea, niatnya ingin meminta izin terhadap suaminya.


"jika kamu mau pergi ke sana pergi saja nggak apa-apa kok ditemenin sopir ya" Rangga mengizinkan Alea untuk pergi menemui teman-temannya.

__ADS_1


"Terima kasih" jawab Alea sambil tersenyum tipis ke arah sang suami yang sudah siap untuk berangkat bekerja.


"Ya sudah kalau begitu aku pamit berangkat dulu ya" kata Rangga.


"iya "jawab Alea dengan singkat..


Setelah berpamitan terhadap sang istri, Rangga langsung menuju kendaraan yang antar yang akan mengantarkan dia ke tempat bekerja.


Alea masih berdiri di teras hingga kendaraan yang membawa sang suami tidak terlihat lagi, setelah kendaraan itu tidak terlihat.Akhirnya Alea masuk kembali ke dalam rumah, dia juga akan mempersiapkan aktivitasnya di hari ini.


Alea berjalan perlahan melangkahkan kakinya untuk segera menuju kamarnya, sebab dia juga harus mempersiapkan semuanya.


Alea sudah berada di dalam kamarnya, dia merapikan barang-barangnya dan mengambil pakaian kotor yang telah digunakan Rangga dan juga dirinya. dia bawa ke tempat cucian sebelum berangkat beraktivitas di luar rumah dia harus membereskan pekerjaan rumahnya terlebih dahulu, yaitu mencuci pakaian suaminya dan merapikan yang lainnya.Dia punya prinsip meskipun ada pelayan di rumah ini baju suami dan yang lainnya keperluan suaminya tidak mau dilakukan oleh pelayan. Sebab itu sudah menjadi kewajiban sang istri, di atas kepentingan lainnya yaitu mengurus suami lebih utama.


Di saat Alea sedang membawa keranjang pakaian kotor, dia dipanggil oleh sang mertua.

__ADS_1


"itu kamu bawa apa?" tanya Bu Riana terhadap Alea.


"Ini semua pakaian-pakaian kotor yang akan aku cuci, Ma" jawab Alea terhadap sang mertua.


"kenapa harus kamu yang mencucinya!, di sini kan banyak para pelayan, buat apa Mama membayar mereka semua jika menantu Mama harus mengerjakan itu semua "kata Bu Riana sambil menatap lekat wajah Alea.


"Tapi kan ,Mas Rangga itu suami aku,Ma, sudah kewajiban seorang istri mengurus suaminya. bukan para pelayan "jawab Alea sambil tersenyum tipis ke arah sang mertua.


"Nanti kamu kelelahan jika harus mengerjakan semuanya sendiri, belum lagi ke tempat mengajar terus mengerjakan hal lain.Jika kamu sakit nanti bagaimana? Mama tidak mau kamu sakit.Biarkan hal seperti itu dilakukan oleh para pelayan"kata Bu Riana.


"Ya sudah tidak apa-apa,Ma,ini cuma sedikit, aku juga nggak bakal sakit hanya mencuci baju Mas Rangga.Kecuali aku mencuci baju satu RT baru aku sakit "jawab Amanda dengan nada bicara yang pelan, dia berusaha memberikan pengertian terhadap sang mertua.Bahwa pelayanan istri untuk suaminya itu sangat penting, meskipun itu hanya sebuah pakaian.


"Ya sudah terserah kamu saja, awas kalau sampai sakit!, Mama tidak akan memaafkan mu dan tidak akan membiarkanmu melakukan apapun "kata Bu Riana sambil meninggalkan Alea yang masih berdiri menenteng keranjang pakaian.


Setelah mertuanya pergi, Alea melanjutkan langkahnya untuk pergi ke belakang dan mencuci seluruh pakaian kotor yang sudah ditangannya.

__ADS_1


__ADS_2