MENDUNG DI ATAS LUKA

MENDUNG DI ATAS LUKA
Part 31


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu hari ini adalah Alea menikah dengan Rangga, meski Alea berat untuk menerima tetapi apalah daya selain menerima nya dengan lapang dada.


Alea mengenakan kebaya putih, terlihat sangat cantik memakai kebaya tersebut.


Semua orang menyambut dengan senyuman pernikahan ini, tetapi ini hanya di hadiri oleh orang-orang terdekat. Termasuk Ibu nya Alea juga ikut hadir di pernikahan ini meskipun rasa kecewa masih ada, tetap dia adalah ibunya Alea.


Alea duduk di pelaminan bersama dengan Rangga, tidak terbayang kan sebelum nya dia akan menjadi istri ke dua. Dulu dia selalu bermimpi bahwa suatu hari nanti dia akan bertemu dengan sang pangeran yang membuat hidup nya bahagia, ternyata bersama dokter Firman hanya kebahagiaan sesaat tidak untuk selamanya.


Dokter Firman mengajak Alea, untuk kabur dari pernikahan ini dan mereka akan menikah tetapi Alea tidak ingin mengecewakan semua orang yang sudah menyayangi dirinya.


Amanda terlihat sangat bahagia melihat Alea bersanding dengan suaminya, entah itu bahagia sesungguhnya atau hanya pura-pura semata. Tetapi wajah Alea terlihat jelas bahwa dia tidak bahagia dengan pernikahan ini begitu juga dengan Rangga. Selama acara berlangsung Rangga tidak lepas menatap Amanda, bahwa dia tidak menghiraukan keberadaan Alea yang ada di sampingnya.


Waktu bergulir begitu cepat acara sudah selesai,semua orang sudah pulang ke rumah masing-masing. Hanya tinggal beberapa lagi yang belum pulang termasuk Bu Riana dan juga Pak Wijaya.


Mereka sedang duduk sambil melepaskan rasa lelah setelah seharian berada bersama orang banyak, sehingga tidak ada waktu istirahat walau hanya sejenak.

__ADS_1


Alea tidak menginginkan pernikahan di adakan di hotel dan pesta, tetapi Amanda yang mempersiapkan nya dia bilang ke Alea bahwa pernikahan satu kali untuk seumur hidup jadi biar terkesan indah di dalam pernikahan Alea.


"Kita pulang yah Pak" Ajak Bu Riana terhadap sangat suami.


"Iya, nanti tunggu sopir terlebih dahulu Papa nggak sanggup jika harus mengendaradi mobil" jawab Pak Wijaya.


"Dea sudah pulang yah tadi bareng sama Amanda" kata Bu Riana.


"Baru saja berangkat"


"Mama pamit dulu yah sama Alea, takut dia nyari nanti" kata Bu Riana, dia akan menemui Alea terlebih dahulu sebelum pulang.


Setelah beberapa saat Bu Riana untuk menuju kamar yang di tempati Alea, dia akan berpamitan bahwa akan pulang.


Bu Riana sudah sampai di depan pintu kamar yang di tempati Alea, langsung mengetuk pintu.

__ADS_1


Pintu sudah terbuka, Alea sudah berganti pakaian dengan menggunakan pakaian rumahan yang selalu di gunakan seperti biasa nya.


Rangga masih di luar kamar, dia enggan untuk berada di kamar yang sama bersama Alea.


"Masuk Ma... " Alea mempersilakan Bu Riana untuk masuk terlebih dahulu.


"Nggak usah, Nama cuma mau bilang akan pulang sekarang... kamu baik-baik di sini kalau ada apa-apa kasih kabar " pesan Bu Riana terhadap Alea.


"Iya... apa aku antar Mama ke luar" kata Alea.


"Nggak usah, kamu istirahat saja sudah pasti lelah setelah seharian berdiri" tolak Bu Riana, malah menyuruh Alea untuk istirahat m


"Hati-hati di jalan, kabarin kalau udah sampai" kata Alea.


"Mama pulang sekarang yah" pamit Bu Riana sambil cium pipi kiri kanan Alea.

__ADS_1


Bu Riana pergi meninggalkan kamar Alea, Alea masih berdiri di depan pintu.


Saat dia akan Masuk ke dalam kamar tiba-tiba ada orang memanggilnya.


__ADS_2