
Waktu bergulir begitu cepat, hari-hari yang dilalui Alea seperti biasanya tanpa kehadiran sang suami di sampingnya.Semenjak kehamilan Amanda Rangga sudah tidak ada waktu lagi untuk Alea, setiap harinya Alea selalu ditemani sang mertua.Bahkan pergi ke tempat mengajar pun Alea hanya di antara sopir, tidak ada lagi perhatian dari Rangga sebelumnya bahkan untuk menanya kabar Alea pun sudah tidak.
Saat ini usia kandungan Alea sudah memasuki bulan ke-7.Perutnya sudah terlihat semakin buncit, dia duduk di kursi taman kota sambil mengelus perutnya sambil berkata"jangan khawatir kamu akan kekurangan kasih sayang, ibu akan memberikan kasih sayang seutuhnya untuk kamu "kata Alea sambil mengelus perutnya dengan perlahan, sebab dari pertama dia mengandung tidak pernah merasakan tangan Rangga mengelus perutnya punggungnya yang merasa sakit bahkan saat dia ngidam pun tidak pernah bilang apa maunya terhadap Rangga.Da hanya memendamnya sendiri apa yang dia rasakannya, sebab inilah keputusannya jadi apapun yang terjadi dia harus menerimanya sendiri tanpa harus melibatkan orang lain di dalam kehidupannya.
bahkan satu-satunya orang yang dulu sangat dekat dengannya yaitu dokter firman sekarang sudah tidak ada kabar lagi entah pergi ke mana laki-laki itu setelah Alea menikah dengan Rangga.Bahkan Dea juga ikut pergi luar negeri dengan alasan untuk menempuh pendidikannya di sana.
Alea pernah meminta izin terhadap Bu Riana, untuk kembali ke rumah orang tuanya.Sebab walau bagaimanapun seorang ibu adalah tetap ibu yang mengandung dan melahirkannya dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang.Selama Alea mengandung dia merenung dan merenung, bahwa tidak ada seorang ibu pun yang sengaja melukai perasaan anaknya.
*****
"Ayo cepetan,Mas, katanya mau main di taman kota Gani sudah tidak sabar tuh ingin segera pergi!" ajak Amanda terhadap Rangga yang sedari tadi belum juga siap untuk berangkat ke taman.
"Tunggu sebentar ini kan masih pagi juga, mau ngapain sih pergi ke sana "jawab Rangga dengan malas, dia tidak mau pergi ke sana sebab Rangga tidak terlalu menyukai tempat-tempat ramai seperti itu.Tetapi Amanda entah kenapa setelah dia hamil sangat menyukai tempat-tempat bermain anak, apalagi Gani sangat bahagia jika diajak ke tempat bermain.Bagi Amanda tidak ada kebahagiaan yang lain selain kebahagiaan Gani, Amanda tidak pernah menganggap bahwa Gani adalah hanya anak dari madunya.
Dengan rasa malasnya Rendra bangun dari duduknya, lalu menuju lemari pakaiannya dan mengambil baju ganti, setelah beberapa saat Rendra sudah rapi dan berganti pakaian lalu mengambil kunci mobil yang tergeletak di atas nakas.
"Ayo kita berangkat "aja ke Rangga terhadap Amanda yang sedang bermain bersama Gani, perut Amanda juga semakin membesar.
__ADS_1
Keluarga kecil itu berjalan perlahan untuk segera keluar dari rumah, setelah berada di luar Rangga membuka pintu kendaraan dan mempersilahkan Amanda untuk masuk.
Rangga sudah siap untuk memacu kendaraannya menuju tempat tujuan, dengan perlahan Rangga menyalakan mesin kendaraan roda empatnya.Setelah beberapa saat Rangga menginjak gas dengan perlahan, kendaraan melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan area pekarangan rumah.
Sepanjang perjalanan Amanda selalu berbicara panjang lebar terhadap Rangga, hingga pada akhirnya ada perkataan Amanda yang membuat Rangga tidak suka.
"Mas, jika aku pergi untuk selamanya dan meninggalkan anak kita jadi kamu harus bisa merawatnya dengan baik dan kamu jaga Alea dengan baik jangan pernah kamu sia-siakan dia titik sebab dia sudah mengorbankan hidupnya demi keluarga kita "kata Amanda sambil menatap lekat wajah Rangga.
Seketika Rangga menghentikan kendaraannya dengan rem mendadak.
"Aku tidak akan kemana-mana, hanya saja umur kan tidak ada yang tahu siapa tahu besok atau lusa aku sudah tidak ada lagi di samping kamu.Maka,aku sudah menitip pesan terhadap kamu untuk menjaga anak kita dan Alea, agar kamu mengingatnya terus. Jadi aku ingatkan dari sekarang terhadap kamu "kata Amanda terhadap sang suami, yang raut wajahnya sudah berubah.
"Sudahlah kalau bicara jangan ngawur, aku tidak suka dengan apa yang kamu katakan tadi titik jangan ulangi kata-kata seperti itu! "kata Rangga sambil menginjak gas kembali.
Sepanjang perjalanan pun tidak ada percakapan lagi diantara keduanya, mereka larut dengan pikiran masing-masing.
Perjalanan yang mereka lalui sudah lumayan lama, akhirnya kendaraan sudah berhenti di tempat tujuan mereka yaitu taman kota.
__ADS_1
Gani sudah merasa senang meskipun belum turun dari dalam kendaraan, akhirnya Amanda keluar terlebih dahulu sambil membawa Gani.Setelah berada di luar Rangga pun langsung menyusul keduanya dan mengambil alih Gani dari gendongan Amanda.
Mereka berjalan beriringan, untuk segera menuju tempat bermain anak-anak sebab Gani sangat menyukainya bermain di sana.
Baru juga mereka akan melangkahkan kaki untuk menyeberangi jalan, fokus Amanda terhadap salah satu wanita hamil yang akan menyeberang, dan melihat ke arah lain ada mobil yang melaju dengan kecepatan.
Tanpa pikir panjang lagi Amanda langsung berlari, dan berteriak sambil mendorong perempuan tersebut ke pinggir jalan dan akhirnya suara teriakan dari orang-orang di sekitar pun terdengar.
Seketika Rangga mematung di tempat di mana dia berdiri pada saat ini ketika melihat istrinya terpental tertabrak mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Rangga baru tersadar ketika Gani menangis histeris entah kenapa apakah ada ikatan batin antara Amanda dan juga Gani.Rangga sambil menggendong Gani berjalan perlahan melangkah ke arah di mana Amanda sudah bersimbah darah.
wanita yang diselamatkan oleh Amanda tidak lain adalah Alea , wanita itu bangun dari pinggir jalan setelah terjatuh didorong oleh Amanda.Dia tidak bisa berkata apapun saat melihat wanita yang menyelamatkannya itu tertabrak mobil, Alea belum menyadari bahwa yang menyelamatkannya adalah Amanda. Tubuhnya masih terasa lemas dan kaku, Lea bangun dengan perlahan meskipun dia merasa kesakitan.Lalu berjalan dengan menyeret kaki yang merasa sakit untuk segera mendekat ke arah kerumunan orang yang sedang berusaha menolong Amanda akan segera di naikkan ke mobil milik Rangga, sebab jika menunggu Ambulace datang itu membutuhkan waktu yang sangat lama.
Setelah mendekat ke arah kerumunan orang tersebut, dia melihat Gani yang sedang digendong oleh Rangga.Lalu Alea memanggil sang suami "Mas "kata Alea sambil berurai air mata dan tubuhnya merasakan gemetar saat dia menyadari bahwa yang tertabrak dan menyelamatkan dirinya adalah Amanda.
Saat itu juga Alea tidak sadarkan diri dan ambruk di jalanan pada akhirnya tubuh Amanda dan juga Alea sudah berada di dalam mobil milik Rangga, dan dibantu beberapa warga yang ada di sekitar untuk membawa mereka ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
__ADS_1