
Hari demi hari telah dilalui oleh Alea dan juga Rangga, mereka selalu bersama-sama dalam merawat dan menjaga kedua Putri mereka.
Aktivitas yang biasa dilakukan Alea di luar seperti mengajar di tempatnya waktu itu, sekarang tidak dilakukannya lagi.Sebab dia sudah tidak ada waktu lagi untuk bekerja di luar rumah, saat ini fokusnya hanyalah ke dua putrinya.
Agar mereka berdua bisa tumbuh sehat dan berkembang sebagaimana mestinya.
setelah meninggalnya Amanda, rumah yang dulu ditempati bersama Amanda dan juga Rangga.Daat ini tidak mereka tempati, sebab Alea menolak untuk tinggal di sana.Lebih baik Alea tinggal bersama Bu Riana dan di rumah ini.
Rangga semakin hari semakin perhatian terhadap Alea, dia akan berusaha untuk menjadikan Alea wanita yang paling bahagia di bumi ini.Dia baru menyadari setelah kepergian Amanda,bahwa Alea yang sudah mengembalikan dunianya dari penuh kegelapan menjadi penuh cahaya.
Pagi yang sangat indah senyuman mentari sudah mulai menampakan wajahnya, hari ini yaitu hari libur di mana Rangga tidak pergi ke kantor.
seperti biasa Alea selalu disibukkan dengan kedua putrinya di pagi hari dengan rutinitas, memandikan kedua putrinya memberikan sarapan dan lain sebagainya. tetapi di saat hari libur Rangga tidak pergi ke kantor pasti dia juga membantu sang istri dengan semua kesibukannya, Alea sudah melarang Rangga untuk melakukan hal-hal seperti itu tetapi sang suami selalu berkata aku adalah suamimu sudah seharusnya membantu istriku mengurus anakku.
Mengurus anak dan rumah itu bukan hanya tugas istri, melainkan tugas bersama.Sebab rumah tangga itu antara suami dan istri bukan hanya istri.
Meskipun ada babysitter, tetapi Alea tidak mempercayakan anaknya kepada pengasuh sepenuhnya. Sebab dia selalu berpikir anak dan suami adalah tanggung jawab istri bukan tanggung jawab orang lain, walau bagaimanapun dalam keadaan apapun Alea selalu berusaha untuk mengerjakan dan merawat anaknya sendiri.Sebab dia selalu berpikir tidak ingin anaknya dekat dengan orang lain selain ibu dan Ayahnya.
"Ini sarapannya! "kata Rangga terhadap sang istri yang sedang merapikan barang-barang milik anaknya, dia membawakan nampan yang berisikan roti dan juga susu untuk sang istri. sebab Alea tidak akan melepaskan pekerjaannya sebelum selesai, dengan itu Rangga membawakan sarapan untuk istrinya ke dalam kamar anak-anak.
"Iya taruh aja di atas meja"jawab Alea tanpa melihat ke arah sang suami yang membawa nampan.
__ADS_1
Serangga yang mendengar jawaban alias seperti itu, dia tidak meletakkan nampan tersebut di atas meja melainkan dibawa olehnya mendekat ke arah sang istri yang sedang sibuk merapikan sesuatu.
Rangga mengambil roti dari atas nampan, lalu mengulurkan tangannya kepada sang istri dan memberi isyarat agar area membuka mulutnya.
"Apaan sih,Mas, aku kan bisa makan sendiri taruh aja dulu di situ "kata Alea.
"Nggak ada tapi-tapian, pokoknya buka mulut kamu!" perintah Rangga terhadap sang istri.
Dengan terpaksa area membuka mulutnya, suapan demi suapan roti dari tangan sang suami di lahap sampai habis. Rangga tidak membiarkan Alea dalam keadaan perut kosong sambil mengerjakan sesuatu.
"Sudah kenyang, habiskan saja sama kamu belum makan juga kan!"tanya Alea sambil menatap lekat wajah suaminya yang semakin hari terlihat semakin ganteng di mata Alea, meskipun sudah tidak lagi muda.
"Habisnya ini nanggung, sebentar lagi akan selesai.Anak-anak juga akan tidur, makanya aku nanti saja sarapannya setelah semuanya selesai.Lagi pula kalau sarapan anak-anak belum tidur itu rasanya seperti dikejar-kejar sama rentenir,enggak tenang "jawab Alea.
"Tapi kan ada mereka yang menjaganya, kamu tidak perlu merasa bahwa mereka itu akan mengganggu waktu kamu sedang makan "
"Pokoknya aku nggak akan makan sebelum anak-anakku tenang, kenyang dan tertidur dengan pulas"kata Alea
"Ya sudah terserah kamu saja gimana nyamannya, yang penting sekarang ini habiskan dulu rotinya dan ini susunya!"Rangga menyodorkan segelas susu kepada Alea.
...****************...
__ADS_1
Di tempat lain
Di negara yang berbeda.
Setelah memutuskan pergi ke luar negeri, Dea tidak pernah kembali ke negara asal.Dengan alasan dia belum menyelesaikan tugas kuliah yang ada di sana.Dia akan kembali setelah semuanya selesai sesuai dengan keinginan Dan harapannya, tidak ada yang mengetahui bahwa dia sedang menyembunyikan sesuatu dari keluarga besarnya.
Tanpa sepengetahuan dari keluarga besar, saat ini Dea sedang mengandung.Dan usia kandungannya saat ini sudah memasuki bulan kesembilan.Sebab usia kandungan Dea dan juga Alea itu tidak beda jauh, hanya saja Alea pada saat itu melahirkan di usia tuju bulan.
Saat ini wanita hamil itu sedang duduk sambil menatap lurus ke depan.Dalam hatinya yang paling dalam dia ingin kembali dan berada diantara keluarga yang sangat menyayanginya.Tetapi belum ada keberanian di dalam dirinya untuk menghadapi kedua orang tuanya dan juga Rangga,yang pasti sudah sangat kecewa dengan keadaannya pada saat ini.Dengan harapan keluarga Dea bisa menjunjung tinggi martabat keluarga, tetapi saat ini dia sudah menghancurkan harapan itu semua, dengan mengandung di anak di luar nikah.
Hidup sebatang kara di negara orang tanpa ada anggota keluarga di sampingnya, dalam keadaan mengandung.
jika ditanya bagaimana perasaan Dea pada saat ini, jujur dia merasa sangat sedih hancur terpukul itulah perasaan yang digambarkan oleh diri dia pada saat ini.
tetapi apalah daya, hidup harus terus berjalan tidak ada gunanya juga mengeluh dan tetap terpuruk dalam keadaan saat ini, dia hanya bisa menyemangati diri sendiri agar tidak terus mengeluh dalam keadaan saat ini.
demi bayi yang ada di dalam kandungannya, dalam keadaan apapun dia harus kuat menerima kenyataan pahit ini.Bahwa sang ayah tidak mau bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya pada malam itu, bahkan ayahnya dengan terang-terangan sudah memperingati Dea agar menggugurkan kandungan tersebut.Tetapi dengan keras kepalanya Dea mempertahankan anak tersebut sampai saat ini.
Dea bangkit dari duduknya, dia berjalan perlahan untuk pergi ke dapur.Sebab rasa haus sudah menguasai dirinya, dengan perlahan wanita itu melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah untuk menuju dapur.
setelah berada di dapur, tangan Dea bergerak perlahan membuka lemari pendingin.Untuk mengambil botol yang ada di dalamnya yang berisikan air mineral, Dea meneguk minuman itu dari botol hingga tersisa sedikit lagi. Setelah rasa haus itu hilang, Dea berjalan kembali ke depan guna mengalihkan rasa nyeri yang ada di pinggang dan perutnya.
__ADS_1