Menikah Dengan Sahabat

Menikah Dengan Sahabat
BAB 7


__ADS_3

Selesai makan mereka bersantai di ruang tv sambil ngobrol-ngobrol santai.


Tari menceritakan kejadian siang tadi melihat mantan kekasihnya dengan wanita lain pada Andra.


"Dra tadi gue liat Gery di jalan,dia boncengan sama cewek." tutur Tari sambil berkaca-kaca


Iya kecewa di hianati sang kekasih.


"Loe samperin gak?" tanya Andra.


"Tadinya sih gue mau samperin mereka, tapi tanggung gue naik ojol dra,lagian mereka beda arah." jawab Tari sambil terisak.


"Kenapa loe gak samperin mereka aja?siapa tau cewek si Gerry itu orang terdekat loe.


Sama-sama ngehianatin loe" dengan santainya Andra berbicara seperti itu.


"Maksud loe apa dra?" tanya Tari heran.


"Nanti juga loe bakal tau, udah gue ingetin dari dulu tapi loe tetep aja gak percaya.


Tar gue sama loe tuh berteman sejak kecil, gue sayang sama loe, loe udah kayak Ade gue sendiri.


beberapa kali gue ingetin, loe harus hati-hati sama orang di sekitar loe.


Tapi loe lebih percaya orang baru dari pada gue." jelas Andra.


flashback on


Andra sedang bertugas di tempat kerjanya,ia membantu para bawahan nya melipat baju-baju obral yang ada di rak wagon.


Karena semalam toko tempat Andra bekerja mengadakan diskon gede-gedean khusus barang yang sudah agak tertinggal modelnya di pajang semua di rak wagon, otomatis semua rak wagon hancur di serbu para konsumen pecinta diskon.


Sepuluh rak wagon semua berantakan, tidak ada lipatan baju yang tersisa.


Andra pun turun membantu karyawan melipat semua pakaian itu.


Di belakang Andra terdengar percakapan sepasang kekasih.


"Sayang aku pilih yang ini, warna nya bagus cocok buat kamu, kamu pasti akan terlihat lebih cantik." seorang lelaki memilihkan baju warna merah untuk kekasihnya


"Ah kamu bisa aja." ucap kekasihnya.


"Beneran deh." ucap lelaki itu.


Tak sengaja Andra mendengar percakapan mereka, karena obrolan mereka ambigu Andra jadi penasaran dan menengok ke arah belakang.


Alangkah terkejutnya Andra, ternyata pasangan ambigu itu adalah Gerry daaann.


Tunggu wanita itu bukan Tari, fix Gery selingkuh. Tapi sepertinya Andra pernah melihat wanita itu, tapi dimana yah? Entahlah Andra lupa.


Saat lelaki itu melihat Andra, Andra memalingkan wajahnya pura-pura tidak tahu.


Lalu ia pami pada bawahannya,ia akan bersembunyi takut kalo Gery melihatnya.


"Kalian lanjutkan saja yah,saya tinggal dulu ada urusan penting." titah nya


"Baik pak." jawab para bawahannya.

__ADS_1


Andra pergi ke gudang untuk menghubungi Tari (setiap Andra menerima telepon atau akan menelepon ketika sedang di area penjualan,karena Andra tidak ingin memberi contoh buruk pada bawahannya dan takut terjadi kecemburuan sosial karena para karyawan dan SPG/SPB tidak boleh membawa handphone ke area penjualan)


tuuuttt


tuuuuttt


Di sebrang sana Tari mengangkat teleponnya "Assalamualaikum ada apa Dra?"


"Waalaikumsalam, td gue liat Gery disini tapi sama cewek.


Gue curiga deh sama cowok loe, jangan-jangan dia selingkuh." tutur Andra.


"Loe jangan sembarang kalau ngomong dra ,orang Gery lagi di luar kota kok." jelas Tari.


"wah loe di bohongin tuh, gue liat dia dengan mata kepala gue sendiri Tar" celoteh Andra


"Loe iri kan sama gue? makanya loe cari pacar Dra,biar gak ngurusin hidup gue terus." ucap Tari marah langsung menutup sambungan teleponnya.


"Yah di kasih tau gak percaya,nanti kalau ada apa-apa meweknya ke gue." gerutu Andra


Flashback off


"Udahlah dari pada loe galau mending keluar cari angin" ajak Andra


"Kemana?" tanya Tari


"Ke alun-alun yuk? di sana banyak mood booster loe, biar loe gak galau lagi." tawarnya.


"Boleh" Tari setuju.


"Tapi pake motor loe aja yah biar sat set." ijin Andra


"Ambil Hoodie gue sekalian Tar." teriak Andra


"Nih tangkap!" Tari melempar Hoodie milik Andra ke arahnya tapi Hoodie itu meleset ke arah wajahnya Andra.


Andra menekuk wajahnya "Gak sopan loe yah sama suami."


"Oppss maaf." mohon Tari sambil menangkupkan kedua tangan di dadanya 🙏


"Ya udah yuk berangkat keburu malam." ajak Andra


Mereka memakai Hoodie couple, sengaja Tari Andra membeli Hoodie itu di tempat kerja nya.


Hoodie keluaran terbaru di salah satu brand ternama, tujuan Andra membeli Hoodie itu ingin couple dengan sahabatnya itu.


Sampai di alun-alun mata Tari berbinar kala melihat jajanan kesukaannya,ia langsung berjalan menuju deretan gerobak.


"Bang cilok 5rb yah bumbunya campur aja." pesan Tari, lalu ia beralih ke gerobak cilor, cimol dan cireng isi.


semua jajannya terbuat dari Tapioka tapi orang Sunda biasa menyebutnya Aci, Tari memang gemar sekali memakan yang berbahan dari Aci.


Ia tersenyum senang membawa jajanannya itu, sambil berjalan ke arah Andra yang sedang duduk di kursi Taman.


Jajanan Aci benar-benar mood booster nya Tari, lihat saja yang tadinya ia galau tiba-tiba mood nya berubah 180 derajat.


"Mau gak dra? enak nih." tawar Tari sambil makan cireng isi.

__ADS_1


"Gak ah, takut nanti lengket di usus gue jajanannya Aci semua" tolak Andra.


"Bener nih? gue abisin loh." seru Tari.


"Yasudah abisin aja, gue mau beli minum dulu. Loe mau minum apa?" tawar Andra.


"Air mineral aja." jawab Tari.


Andra berjalan menuju gerobak khusus menjual aneka minuman, Andra membawa satu air mineral pesanan Tari dan satu teh persegi untuknya


dan membayarnya.


"Semuanya jadi berapa bang?" tanya Andra.


"Sepuluh ribu mas." jawab pedagang itu.


"Ini bang." Andra menyerahkan uang sepuluh ribu rupiah pada pedagang minuman itu.


"Makasih mas." pedagang itu menerima uang dari Andra.


Sampai di tempat tadi mereka duduk,Andra menghampiri Tari dan duduk di samping istrinya itu.


Andra membukakan tutup air mineral milik Tari dan menyerahkannya.


"Nih minum dulu." titahnya


Tanpa jawaban Tari menerimanya dan meminumnya


glek glek glek.


"Pulang yuk, gue ngantuk." ajak Tari


"Yah baru aja gue minum, ya sudah yuk." ucap Andra.


mereka berjalan menuju parkiran,dan menumpangi motornya.


tidak memakan waktu lama menempuh perjalanan ke rumah mereka karena jarak alun-alun ke rumah mereka cukup dekat.


sampai di pekarangan rumah mereka,Andra memarkirkan motornya,Tari membuka kunci rumahnya dan mereka masuk.


"Jangan langsung tidur, ambil wudhu dulu gih! kita sholat isya berjamaah." perintah Andra


Tari mengangguk dan melakukan perintah Andra, mereka menunaikan ibadah sholat isya berjamaah.


selesai sholat Tari membuka melipat mukena dan sejadah mereka.


Lalu iya membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang berukuran sedang tak lupa menyimpan guling sebagai pembatas.


Andra pun menyusulnya membaringkan tubuhnya di samping Tari.


Ia menatap lekat istrinya


"Tar boleh gak gue minta sesuatu?"


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2