Menikah Dengan Saingan Mantan Suami

Menikah Dengan Saingan Mantan Suami
Bab 19. Pesta Pernikahan


__ADS_3

Resepsi pernikahan Yasmin dan Noah diadakan di sebuah hotel mewah. Bukan hanya tamu yang datang menghadiri acara, namun beberapa wartawan juga terlihat di pintu masuk hotel untuk meliput. Sebelum acara dimulai, akan ada jumpa pers resmi yang akan disampaikan langsung oleh Noah mengenai pernikahannya. Sejak awal mereka memang tidak berniat untuk menyembunyikan pernikahan mereka. Bahkan semua orang di seluruh negeri harus mengetahui jika dia telah menikah dan wanita itu adalah Yasmin.


Setelah Yasmin pergi, semua karyawannya terkejut karena menemukan undangan yang ditumpuk di meja dapur. Awalnya Yasmin ingin memberikannya langsung pada mereka, namun karena Noah yang datang secara tiba-tiba ia tidak sempat dan hanya meletakkannya di sana. Hari ini, toko tutup. Selain memberikan undangan, Yasmin juga memberikan voucher pada mereka untuk membeli gaun di sebuah butik untuk menghadiri pestanya. Sejak sore hari, kelima orang itu sudah sampai di hotel tempat berlangsungnya acara. Mereka berharap mereka akan menemui Yasmin sebelum acara. Namun ternyata Yasmin tidak dapat menemui mereka karena dia juga harus bersiap-siap dengan tampilan istimewa nya malam nanti. Tetapi Yasmin sudah mengutus orang untuk menjamu mereka sebelumnya sehingga mereka merasa jika mereka sangat beruntung memiliki bos seperti Yasmin yang sangat perhatian.


Malam mulai menjelang. Para tamu mulai memenuhi tempat resepsi. Meja dan kursi yang disiapkan sudah hampir penuh terisi. Tamu yang hadir dalam acara resepsi adalah orang-orang terpilih dari ibukota dan sekitarnya. Paling banyak adalah para pengusaha yang merupakan rekan bisnis dan kenalan Noah. Yasmin tidak memiliki banyak teman dan keluarga, jadi hanya beberapa orang saja yang dia undang. Dan satu undangan, ia kirimkan ke rumah lamanya yang saat ini diambil alih oleh Sammy.


Malam ini, Sammy datang bersama dengan Marsya. Yang perutnya sudah terlihat buncit. Karena ia akan menghadiri pesta pernikahan mantan istri suaminya, malam ini ia tampil maksimal. Untung saja sebelumnya ia sudah memesan gaun pesta yang sesuai dengan ukurannya saat ini sehingga ia tidak perlu repot memesan gaun dalam waktu yang sangat singkat.


Marsya memandangi kemegahan hotel tempat berlangsungnya acara dan merengut kesal. Meskipun saat ini statusnya adalah istri sah Sammy, namun Sammy masih belum memberinya pesta pernikahan.


"Sayang, lihatlah pesta pernikahan Yasmin. Kenapa dia mendapatkan pesta yang begitu mewah sedangkan aku tidak?" Rengek Marsya menarik ujung jas Sammy ketika mereka baru saja masuk.


"Apa kamu mau semua orang tahu bagaimana kamu mendapatkan suami?" Mendengar sindiran Sammy, Marsya menutup rapat mulutnya. Meskipun biasanya orang-orang yang berada di bisnis ini tidak suka ikut campur dengan urusan pribadi orang lain, namun mereka akan diam-diam bergosip di belakang mereka. Terutama para istri pengusaha ini.


"Huh! Kalau begitu kamu harus janji padaku setelah anak ini lahir, kamu harus mengadakan pesta pernikahan yang lebih mewah dari ini." Dengus Marsya kesal.


"Iya. Kamu tenang saja." Sammy menjawab sekenanya. Lalu melirik jam tangannya dan mengeluh. "Sudah hampir waktunya. Kenapa Noah belum kelihatan?" Gumamnya pelan. Ia memindai seluruh ruangan dan menyadari bahwa semua tamu undangan bukanlah orang biasa. Jika bukan karena undangan yang Yasmin kirimkan ke alamatnya, mungkin ia tidak akan memiliki kualifikasi untuk hadir. Tiba-tiba ia memikirkan apa hal baik yang dimiliki Yasmin sehingga mendapatkan suami seperti Noah. Yasmin memang wanita yang cantik dan juga pintar. Namun ia terlalu kaku dan serius akan semua hal yang membuat orang cepat bosan. Hah! Kita lihat sampai kapan pernikahan itu akan berlangsung.

__ADS_1


Sammy masih larut dalam lamunannya saat seseorang berkata bahwa Noah dan Yasmin sudah datang.


Semua mata tertuju pada pintu di samping dimana Noah dan Yasmin muncul. Untuk acara resepsi pernikahan mereka, mereka tampil serasi. Yasmin mengenakan gaun pesta panjang berwarna biru muda. Dengan bagian bawah gaun yang lebar membuatnya tampak seperti seorang putri suatu kerajaan. Apalagi dengan tiara yang menghiasi rambutnya yang ditata dengan indah yang membuat penampilan nya semakin terlihat sempurna.


Tangan kiri Yasmin menggamit lengan kokoh Noah yang malam ini memakai jas hitam dengan kombinasi warna biru muda dan tak ketinggalan kemeja biru muda yang serasi dengan gaun yang dikenakan oleh Yasmin malam ini. Keduanya berjalan berdampingan seperti seorang putri dan pangeran.


Ketika keduanya mulai masuk, satu persatu orang mendatangi mereka untuk sekedar menyapa atau mengucapkan do'a kebahagiaan untuk mereka. Tak jarang mereka juga memuji keserasian antara keduanya. Setelah berdiri di samping Noah cukup lama, Yasmin mulai lelah. Apalagi ia harus memasang senyum yang hampir membuat bibirnya kaku.


Setelah beberapa waktu, Sammy dan Marsya juga datang untuk menyapa. Tentu saja itu karena Sammy yang ingin mengajukan kerjasama atas nama kenalan lama. Pada hari biasa, ia tidak dapat menemui orang yang disebut 'kenalan lama' ini meskipun ia mau. Jadi dia tidak akan melewatkan kesempatan yang baik ini. Dan karena ini pulalah ia memaksa Marsya untuk ikut bersamanya padahal istrinya itu tidak bersedia datang pada awalnya.


"Noah, selamat atas pernikahanmu ya." Noah mengernyit. Ia bahkan tidak ingat jika ada orang seperti Sammy di dalam hidupnya. Namun ia memanggilnya dengan akrab. Justru yang di kenali dari Sammy adalah bahwa pria ini adalah pria bo-doh yang telah menyia-nyiakan istri seperti Yasmin. "Ehem. Mungkin kamu sudah lupa, dulu kita pernah di fakultas dan kelas yang sama di kota B." Sammy berdehem menghilangkan canggung sebelum segera menjelaskan.


"Mm. Ya." Jawab Yasmin menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu seharusnya aku berterima kasih karena dia telah melepaskanmu kan?" Noah mengerucutkan bibirnya sambil bertanya.


"Tentu saja. Jika tidak, bagaimana bisa kita bisa bersama dengan mudah?" Yasmin bekerja sama dengan baik. Ia mengeratkan oeku6 pada lengan kokoh Noah saat ia menempelkan tubuhnya pada pria yang saat ini telah sah menjadi suaminya. Matanya juga sama seperti Noah yang terlihat lembut dan penuh cinta.

__ADS_1


Sammy sangat terkejut melihat bagaimana kedua orang ini bermesraan di depannya. Apalagi Yasmin. Sejak kapan ia begitu centil? Bukankah selama ini dia adalah wanita yang sangat kaku? Yang lebih membuatnya tidak nyaman adalah tatapan mata Yasmin saat menatap Noah dengan penuh cinta. Dulu, Yasmin juga pernah memandangnya dengan cara seperti itu. Saat ia melihat Yasmin menatap Noah dengan penuh cinta, hatinya terasa aneh.


Marsya yang berada di samping Sammy tentu saja menyadari ada sesuatu pada Sammy. Dan sebagai seorang wanita yang berpengalaman dengan berbagai ekspresi laki-laki, tentu saja mengetahui jika cinta yang sedikit demi sedikit dirasakan Sammy namun belum disadarinya kali ini memberontak. Jika hal ini dibiarkan begitu saja, tidak menutup kemungkinan jika Sammy pada akhirnya akan menyadari jika sebenarnya dia mencintai Yasmin. Ia menggerakkan giginya.


*


*


*


Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #19


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...


...Follow juga akun Author nya....

__ADS_1


...☘️Queen_OK☘️...


__ADS_2