Menikah Dengan Saingan Mantan Suami

Menikah Dengan Saingan Mantan Suami
Bab 35. Datang Untuk Bekerja


__ADS_3

***


Andika tinggal di sebuah rumah di ibukota. Awalnya dia memiliki bisnisnya sendiri. Namun setelah melihat kesuksesan Grayson Grup yang saat itu di bawah kepemimpinan Papa Noah, ia merasa sangat iri. Namun saat ia ingin mengajukan kerjasama dengan sepupunya itu, sepupunya mengalami kecelakaan dan meninggal sehingga membuat saham dan bisnis Grayson Grup menjadi kacau.


Setelah Grayson Grup hampir jatuh, ia menjauh sejauh-jauhnya. Namun dia tidak menyangka jika kakek Andra dan Miranti pada akhirnya dapat membalikkan keadaan dan membawa kembali Grayson Grup menjadi perusahaan yang besar.


Ia tidak terima karena ia merasa kalah dibandingkan dengan wanita dan orang tua. Itulah mengapa ia melakukan berbagai cara untuk menjatuhkan perusahaan yang baru saja kembali berdiri tegak itu. Namun apa yang dia lakukan tidak hanya tidak berhasil tetapi malah membuat perusahaan nya sendiri yang mengalami kejatuhan satu demi satu.


Setelah perusahaannya sendiri bangkrut, ia pun mulai menempeli Grayson Grup dan meminta pekerjaan di sana hingga saat ini ia telah berhasil mendapatkan lima persen saham di sana.


Sampai pada tahap ini ia memiliki keinginan untuk menjadikan perusahaan itu miliknya. Sejak dulu ia selalu berusaha untuk menggantikan Miranti untuk memimpin perusahaan.


Sekarang, dengan bantuan dari Lukas, putranya, ia berharap langkahnya akan semakin nyata.


Hari ini ia tidak berharap jika bahkan Noah tidak akan memberinya muka dan memberikan posisi tinggi untuk putranya. Bahkan saat ia menyebutkan kepemilikan lima persen saham pada keponakannya itu, Noah tidak hanya tidak menganggapnya sama sekali dan justru menghina putranya.


Hari ini putra kebanggaannya pulang. Jadi dia meluapkan kembali kemarahnnya pada Noah.


"Papa, tolong jangan marah lagi. Jika dia ingin aku ikut wawancara, aku akan lakukan. Aku akan membuktikan jika aku mampu. Papa tenang saja." Lukas yang sejak tadi duduk tenang saat memperhatikan papanya yang marah-marah berdiri dan menepuk bahu Andika.


"Baiklah kalau kamu bilang seperti itu. Hanya saja aku tidak menyangka jika Noah bahkan tidak memberiku muka. Aku sudah bertahun-tahun bekerja di sana. Ikut membesarkan perusahaan itu. Tapi apa yang aku dapatkan? Posisiku paling tinggi hanyalah sebagai kepala bagian! Awas saja jika dia hanya akan memberimu posisi yang rendah! Aku akan mengajukan keluhan pada paman Andra." Andika masih tidak dapat menahan amarahnya.


"Papa tenang saja. Aku kenal Noah sejak kecil. Meskipun dia membenci seseorang, dia tidak akan pernah menutup mata pada kemampuan seseorang. Aku yakin jika dia menyadari kemampuanku, dia tidak akan ragu untuk menempatkanku di posisi yang tinggi. Papa tunggu saja."

__ADS_1


"Ya ya ya. Aku percaya padamu. Besok datanglah ke perusahaan. Aku akan menyuruh orang untuk mengantarmu."


Di hari yang sama dengan kedatangan Lukas ke perusahaan, Yasmin juga datang ke perusahaan. Setelah memastikan Nisa dapat menghandle semua roti di toko, ia akhirnya dapat dengan tenang pergi ke perusahaan. Bukan semata-mata untuk bekerja, namun lebih pada menjalankan rencana yang telah disusun oleh Noah untuknya selama ini.


Tidak seperti sebelumnya dimana Yasmin datang sendirian, dia datang bersama dengan Noah di pagi hari. Mereka berdua berangkat bersama sejak dari rumah.


Saat para karyawan melihat Noah datang bersama dengan Yasmin, semua orang segera heboh. Apalagi saat mereka melihat penampilan Yasmin yang terlihat formal hari ini. Sepertinya, Yasmin akan ikut bekerja.


"Apakah tuan dan nyonya sedang memainkan peran Presdir Yang Kejam Dan Sekretarisnya?" Perkataan yang sembarangan diucapkan oleh seorang karyawan wanita segera tersebar di grub chat karyawan.


Namun dua orang yang sedang menjadi topik pembicaraan justru tidak terpengaruh sama sekali dan tidak pernah mengetahu hal ini. Kedua orang itu sedang berada di dalam ruangan Noah. Bersama dengan Evan dan seorang pria lainnya. Di atas meja di depan mereka beberapa dokumen tertumpuk rapi.


"Jadi seperti itu tuan, nyonya." Ucap Surya setelah selesai menjelaskan semua pekerjaannya pada Yasmin.


"Baiklah. Aku sudah mengerti." Ucap Yasmin menganggukkan kepalanya. Ia sudah pernah terjun ke dalam dunia bisnis selama bertahun-tahun, hal semacam ini baginya cukup mudah.


"Sudah tuan. Kebetulan hari ini mereka meminta pertemuan untuk mengajukan rencana kerja mereka." Jawab Evan membaca catatan di MacBook nya.


"Bagus. Ini waktu yang tepat." Noah mengangguk. "Sayang, apa kamu sudah siap?" Lanjutnya sambil bertanya pada Yasmin.


"Tentu saja. Aku sudah tidak sabar." Jawab Yasmin penuh semangat.


"Baiklah. Evan, atur pertemuan ini."

__ADS_1


"Baik tuan." Evan segera keluar untuk mengerjakan tugasnya.


Setelah Evan keluar, Yasmin dan Surya kembali berdiskusi. Noah kembali ke tempat duduknya untuk bekerja.


Sementara semua orang sedang sibuk bekerja, Lukas datang. Dia turun dari mobilnya dengan penuh percaya diri. Berhenti beberapa saat dan menatap gedung tinggi di depannya dengan angkuh seakan gedung itu adalah miliknya setelah ia menyerahkan kunci mobilnya pada security untuk membantunya parkir.


Semua orang yang melihat perlakuan khusus tersebut segera berbisik-bisik untuk menebak identitas pria itu. Selama ini hanya Noah, Evan dan Andika yang memiliki hak khusus untuk membiarkan seorang security memarkirkan mobilnya. Bahkan para petinggi perusahaan masih harus memarkirkan kendaraan mereka sendiri. Jika laki-laki tampan itu melakukannya, pasti memiliki identitas yang tidak biasa. Tentu saja semua pengaturan itu sudah diatur oleh Andika demi putranya itu.


Setelah menatap gedung yang tinggi dan kokoh itu, Lukas segera melangkahkan kakinya masuk ke dalam kantor.


"Tuan Lukas, tuan Andika menyuruh saya untuk datang menjemput." Ucap seorang pria yang datang menghampirinya begitu ia masuk.


Setelah ada orang yang datang menjemputnya, Lukas semakin percaya diri. Dia berjalan di depan pria itu dengan angkuh. Berbeda dengan Noah yang hampir tidak pernah menunjukkan senyumnya di depan umum, Lukas justru sebaliknya yang tampak selalu tersenyum. Ia juga tidak segan menyapa beberapa karyawan wanita yang berpapasan dengannya. Apalagi ditambah wajah Lukas yang tampan, membuat semua orang membicarakannya. Para karyawan wanita yang saat ini telah menemukan sosok suami impian mereka.


*


*


Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #35


...Terima kasih sudah mampir 😘...


...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...

__ADS_1


...Follow juga akun Author nya....


...☘️Queen_OK☘️...


__ADS_2