
"Dia menyalakan Video por-no dari ponselnya. Dia bahkan menyalakan suaranya dengan sangat keras. Jika ada orang yang ada di depan pintu, aku yakin orang itu pasti akan mendengarnya juga. Namun untungnya hari sudah cukup malam dan semua pelayan sudah kembali ke paviliun mereka. Jika tidak, aku yakin mereka pasti akan mengira jika aku berbuat macam-macam dengannya." Miranti menyipitkan matanya. Satu hal yang menjadi perhitungan nya bahwa ia tidak pernah menceritakan masalah ini adalah kemungkinan bahwa meskipun ia menceritakan hal ini, belum pasti akan ada orang yang akan percaya. Jadi dia menyembunyikan nya di dalam hati selama ini.
Yasmin sangat terkejut mendengar cerita Miranti. Karena masalah ini bukan hanya sangat aneh, tetapi juga mencurigakan. Sepertinya. Tujuan Andika bukanlah untuk membuat sensasi yang akan merusak nama baik Miranti. Jika tidak, dia tidak akan bertindak di malam hari saat rumah dalam keadaan sepi. Tapi apa tujuannya?
Ruang kerja kakek Andra tampak elegan di setiap sisinya. Ada dua tak besar yang penuh dengan buku tebal dengan berbagai judul dan bahasa. Setelah ia resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pemimpin utama Grayson Grup dan memberikan tempatnya pada Noah yang merupakan satu-satunya cucu yang dia miliki, Kakek Andra menghabiskan hampir seluruh waktunya untuk membaca berbagai macam buku.
Akhir-akhir ini kakek Andra sedang menggandrungi tanaman hias. Jadi sekitar satu bulanan ini ruangan itu memiliki beberapa tanaman hias yang dia letakkan di beberapa tempat yang langsung membuat ruangan itu tampak lebih hidup. Namun suasana yang tercipta saat ini sama sekali bertentangan dengan suasana ruangan yang hangat.
Ketiga orang pria berbeda generasi itu duduk dengan tenang di meja kerja dimana kakek Andra yang berada di kursi utama dan Noah serta Andika berada tepat di depannya. Wajah kakek Andra terlihat serius. Begitu juga dengan Noah. Hanya Andika yang senantiasa memiliki senyum di bibirnya.
"Katakan apa yang kamu inginkan?" Ucap Kakek Andra memecah keheningan. Matanya yang awas menatap Andika dengan tegas.
"Paman, tiga hari lagi putra sulung ku, Lukas akan kembali dari luar negeri. Jadi aku berharap paman bersedia memberikan posisi di perusahaan." Ucap Andra langsung. "Lukas lulus dengan nilai tinggi. Dia juga sangat berbakat. Jika paman memberikannya posisi, aku yakin jika putraku dapat membantu Noah mengurus perusahaan." Lanjutnya segera tanpa memberikan kesempatan yang lainnya untuk menyela.
"Perusahaan sudah aku berikan pada Noah. Jadi terserah dia." Jawab Kakek Andra malas. Ia kenal keponakannya itu. Selama apa yang dia inginkan belum dia dapatkan, dia akan terus mengganggunya. Jadi biarkan saja masalah ini diserahkan pada Noah.
Niat awalnya datang ke rumah pamannya ini memang untuk meminta pekerjaan untuk putranya. Semua orang bermimpi untuk dapat bekerja di Grayson Grup. Dia adalah kerabat dekat pemilik Grayson Grup. Jadi jika putranya tidak bekerja di sana, ia pasti akan dipermalukan oleh masyarakat nantinya. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan Noah malam ini. Jadi dia tidak memiliki kesempatan untuk membujuk Kakek Andra secara pribadi. Namun ia sudah datang dan tidak mungkin mundur begitu saja. Dia harus tetap maju. Menghadapi Noah cukup sulit, namun selama berhasil membuat Kakek Andra membantunya berbicara Noah setuju untuk memberikan kesempatan. Ia yakin akan menemukan cara untuk membuat Noah setuju nanti. Namun sayangnya, bukan hanya kakek Andra tidak membantunya berbicara. Tetapi juga tidak memberinya muka sama sekali.
Jika tidak Mendapatkan jawaban yang tidak diinginkan, Andika mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
***
Setelah keluar dari ruangan Kakek Andra dan berhasil membuat Andika kesal tetapi tidak dapat meluapkan kekesalannya, Noah pergi mencari Yasmin dan Miranti. Noah sudah menebak jika mamanya pasti akan membawa Yasmin ke pinggir kolam.
Saat ia mendengar sayup-sayup suara Miranti yang sedang berbicara, Noah pun mempercepat langkahnya. Namun saat ia sudah hampir sampai, ia malah mendengar cerita lengkap yang selama ini tidak pernah ia ketahui.
Saat itu, dia sedang mencari Miranti. Lalu dia berpapasan dengan Andika dan mengatakan jika Miranti ada di dapur. Jadi dia pergi ke sana untuk mencari ibunya itu. Namun sampai di dapur ia tidak menemukan ibunya dan hanya ada paman Adi. Dari paman Adi lah Noah mengetahui jika Miranti sudah kembali ke kamarnya.
Setelah ia mengetahui jika Miranti ada di kamarnya, ia segera pergi sana. Namun dari celah pintu yang tidak tertutup dengan rapat, dia terkejut saat ia melihat Andika berada di dalam kamar Miranti. Dia tidak melihat Miranti dan hanya melihat punggung Andika yang besar di depan ranjang ibunya. Lalu saat ia akan mengetuk pintu, ia melihat jika tiba-tiba Andika membungkuk dan suara yang sangat aneh seorang wanita terdengar.
Dia hanyalah anak kecil saat itu. Namun ia mengerti jika dua orang dewasa tidak boleh tinggal di dalam kamar yang sama. Saat itulah ia mulai bergidik mendengar suara-suara yang seharusnya tidak dia dengarkan. Lalu perutnya tiba-tiba mual. Dia segera berlari ke kamarnya dan muntah hingga tubuhnya lemas. Keesokan harinya, badannya panas.
Sejak saat itulah ia mengalami reaksi yang berlebihan dengan wanita. Bahkan dia merasa jijik jika disentuh oleh mamanya.
Sekarang, setelah mendengar kejadian yang sesungguhnya, Noah merasa sangat bersalah pada mamanya.
Sementara Noah masih bingung dalam menentukan sikapnya pada Miranti, Yasmin sibuk memikirkan tujuan Andika saat itu. Noah melihatnya dari balik pintu. Ia mengerti jika Yasmin pasti sedang mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.
Noah mengambil napas dalam untuk menenangkan dirinya sebelum keluar dari tempat persembunyiannya dan memanggil Yasmin.
__ADS_1
"Yasmin."
"Oh... Sudah selesai ya?" Miranti segera menoleh dan tersenyum lembut.
Noah melihat Miranti dengan perasaan campur aduk. Selama ini ia mengetahui jika mamanya ini adalah wanita yang tangguh di balik senyumnya yang tulus. Tetapi ia tidak menyangka ternyata di balik semua itu, mamanya telah menyembunyikan luka yang mungkin dideritanya selama ini. Dan semua luka itu, kemungkinan besar karena dirinya....
*
*
Menikah Dengan Saingan Mantan Suami #34
...Terima kasih sudah mampir 😘...
...Jangan lupa Like, vote dan komen ya...👍...
...Follow juga akun Author nya....
...☘️Queen_OK☘️...
__ADS_1